Berita Terkini
Trending Tags

Kerja Sama Perhutani dan Kejari Magetan, Harapan Baru untuk Kelestarian Hutan dan Kehidupan Warga

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
  • visibility 35
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madiun menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Magetan dalam bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madiun menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Magetan dalam bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun). Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut berlangsung di Rumah Makan Mbah Djoe Resort, Kecamatan Plaosan, Magetan, Senin (22/09/2025).

Kerja sama ini tidak hanya sebatas urusan hukum antarinstansi. Lebih dari itu, langkah ini menjadi bagian dari upaya melindungi hutan sekaligus masyarakat yang hidup di sekitarnya.

Administratur KPH Madiun, Panca Putra M. Sihite menjelaskan, wilayah kerja KPH Madiun mencapai 31.184 hektare, dengan 1.797 hektare berada di Kabupaten Magetan, meliputi Kecamatan Lembeyan dan Parang, serta tujuh desa. Kawasan tersebut tidak hanya menyimpan kekayaan kayu jati, tetapi juga menjadi tumpuan hidup warga.

“Hutan bukan sekadar soal kayu. Ada banyak potensi yang bisa dikembangkan bersama masyarakat, mulai dari sistem silvikultur, agroforestri, hingga agrokultural. Karena itu, kami butuh dukungan hukum agar pengelolaan hutan tetap legal dan memberi manfaat bagi warga sekitar,” terang Panca.

Ia menambahkan, keberadaan masyarakat di sekitar hutan sangat penting sebagai mitra dalam menjaga kelestarian. Namun tantangan tetap ada, salah satunya praktik illegal logging. “Dengan adanya dukungan Kejari, kami lebih percaya diri menghadapi persoalan hukum yang muncul di lapangan,” lanjutnya.

Kepala Kejari Magetan, Yuana Nurshiyam menegaskan bahwa peran kejaksaan juga mencakup bantuan hukum di bidang perdata dan tata usaha negara. Menurutnya, kerja sama ini bertujuan agar pengelolaan hutan berjalan transparan dan tidak menimbulkan kerugian negara.

“Kami siap membantu Perhutani dalam urusan perjanjian maupun kontrak agar pekerjaan sehari-hari berjalan lancar. Semakin luasnya kebutuhan lahan untuk pertanian maupun peternakan, potensi sengketa bisa saja muncul. Kami berharap dengan keterbukaan, hal-hal itu bisa dicegah sejak dini,” kata Yuana.

Baginya, kerja sama ini bukan hanya soal dokumen, melainkan bentuk kepedulian bersama terhadap kelestarian hutan. “Jika hutan dikelola dengan baik, bukan hanya negara yang untung, tetapi juga masyarakat sekitar yang kehidupannya bergantung pada hutan,” pungkasnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Opsi Penggabungan OPD di Pemkab Madiun Akan Berdampak Hemat Anggaran Puluhan Milyard

    Opsi Penggabungan OPD di Pemkab Madiun Akan Berdampak Hemat Anggaran Puluhan Milyard

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Ndor
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Efisiensi anggaran yang terjadi belakangan akibat kebijakan pemerintah pusat tentu ikut membebani pengelolaan keuangan pemerintah daerah. Dibutuhkan pemikiran cerdas agar daerah mencari terobosan baru untuk menghemat anggaran. “Salah satu opsi yang bisa diambil adalah penggabungan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ). Karena dengan jumlah OPD yang puluhan berdampak pula […]

    Bagikan
  • Stasiun Madiun Diserbu Barongsai, Kejutkan Pelanggan KA dan Banjir Angpao photo_camera 3

    Stasiun Madiun Diserbu Barongsai, Kejutkan Pelanggan KA dan Banjir Angpao

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana di Stasiun Madiun nampak berbeda pada perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili pada Selasa (17/02/2026). Sebanyak 10 barongsai dan liong menyerbu Stasiun Madiun dan menyapa para pelanggan KA. Tidak hanya di ruang tunggu, namun barongsai ini pun juga menyapa penumpang di peron stasiun maupun di dalam kereta yang transit […]

    Bagikan
  • Serangga Masuk Telinga, Dokter: Terlalu Sering Membersihkan Telinga Justru Berisiko

    Serangga Masuk Telinga, Dokter: Terlalu Sering Membersihkan Telinga Justru Berisiko

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus serangga masuk ke dalam telinga mungkin terdengar sepele, namun masih sering terjadi dan tak jarang membuat panik. Menariknya, kebiasaan masyarakat yang terlalu rajin membersihkan telinga justru bisa memperbesar risiko tersebut. Fenomena ini diungkapkan oleh dr. Rosa Falerina, Sp.THT-BKL Subsp.N.O (K), dokter spesialis THT dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, saat memberikan […]

    Bagikan
  • Dispendukcapil Ponorogo Jemput Bola, Ribuan Disabilitas dan ODGJ Kini Bisa Rekam e-KTP

    Dispendukcapil Ponorogo Jemput Bola, Ribuan Disabilitas dan ODGJ Kini Bisa Rekam e-KTP

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ribuan warga Ponorogo yang mengalami disabilitas fisik, mental, hingga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), selama ini belum memiliki dokumen kependudukan. Padahal, tanpa identitas resmi mereka kesulitan mengakses layanan publik, termasuk bantuan sosial. Menjawab persoalan tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Ponorogo turun langsung ke lapangan dengan program jemput bola. Petugas […]

    Bagikan
  • Perlawanan Hukum Penangguhan Eksekusi Ditolak Pengadilan, PCNU Kota Madiun Lanjutkan Eksekusi

    Perlawanan Hukum Penangguhan Eksekusi Ditolak Pengadilan, PCNU Kota Madiun Lanjutkan Eksekusi

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kota Madiun memberikan putusan terhadap perkara gugatan dengan nomor 50/Pdt.Bth/2025/Pn.Mad pada Kamis (05/02/2026). Gugatan tersebut berkaitan dengan penundaan atau penangguhan eksekusi atau pengosongan atas sebidang tanah dan bangunan yang terletak di Jalan Alun-alun Barat Nomor 6, Kelurahan Pangongangan , Kecamatan Manguharjo Kota Madiun. Aset tersebut merupakan […]

    Bagikan
  • Tari Gambyong dan Tradisi Bersih Desa: Simbol Kehalusan Budaya Jawa di Bulan Suro

    Tari Gambyong dan Tradisi Bersih Desa: Simbol Kehalusan Budaya Jawa di Bulan Suro

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Tari Gambyong atau Gambyongan adalah salah satu tarian tradisional Jawa yang dikenal karena gerakannya yang lembut dan anggun. Tidak hanya menjadi bagian dari kesenian istana, tarian ini juga lekat dengan tradisi masyarakat desa, terutama dalam upacara adat seperti bersih desa—sebuah tradisi sakral yang digelar setiap bulan Suro dalam penanggalan Jawa. […]

    Bagikan
expand_less