Berita Terkini
Trending Tags

Pertanyakan SPMB 2025, Orang Tua Siswa Datangi Cabdindik Jatim

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
  • visibility 118
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Puluhan orang tua siswa mendatangi kantor Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Madiun, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Puluhan orang tua siswa mendatangi kantor Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Madiun pada Senin (30/06/2025). Mereka menyampaikan protes atas carut-marutnya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA tahun ajaran 2025/2026. Mereka menilai sistem seleksi tahun ini tidak adil dan menyebabkan banyak siswa asal Kota Madiun tidak tertampung di sekolah negeri.

Salah satu wali murid, Neti Puspitorini, warga Manisrejo, Kota Madiun, mengaku kecewa terhadap sistem seleksi yang berlaku. Ia mengungkapkan bahwa pada tahap ketiga pendaftaran, meskipun disebut menggunakan sistem zonasi berdasarkan domisili, nyatanya nilai akademis tetap menjadi pertimbangan utama.

“Anak saya daftar di SMA 4, 5, dan 6, tapi semuanya terlempar. Jarak rumah dekat, tapi karena nilai dan indeks sekolah anak saya rendah, jadi tidak masuk. Kami berharap anak-anak asli Kota Madiun bisa masuk sekolah negeri tanpa harus ke swasta,” keluh Neti.

Sementara, menanggapi hal ini, Ketua Komisi I DPRD Kota Madiun, Didik Sugiyanto yang turut hadir di Cabdindik Jatim wilayah Madiun mengungkapkan pihaknya telah berkomunikasi dengan Cabdindik dan menunggu data resmi jumlah kuota atau pagu yang belum terpenuhi di sejumlah SMA negeri seperti SMA 1, 2, 4, 5, dan 6. Data tersebut baru akan tersedia pada 1 Juli 2025.

“Harapannya siswa yang belum tertampung di SMA bisa diberi kesempatan mendaftar ke SMK. Jalur nilai untuk SMK baru dibuka tanggal 2 dan 3 Juli. Tapi tentu tetap harus memperhatikan syarat-syarat khusus, seperti kondisi kesehatan dan lainnya,” jelas Didik.

Ia menambahkan, keterbatasan jumlah SMA negeri di Kota Madiun menjadi salah satu pemicu permasalahan ini. Saat ini terdapat 14 SMP negeri di Kota Madiun, namun hanya ada 5 SMA negeri yang tersedia. Belum lagi harus bersaingi dengan siswa dari sekolah lain setingkat SMP di Kota Madiun.

“Sebagian besar masyarakat kota masih berorientasi pada SMA karena ingin melanjutkan ke perguruan tinggi. Perbandingannya sekitar 70 persen memilih SMA, sisanya ke SMK. Sementara itu, dari Dinas Pendidikan Provinsi menyampaikan bahwa siswa yang tidak tertampung di negeri bisa melanjutkan ke sekolah swasta,” ujar Didik.

Namun, lanjutnya, solusi itu dinilai kurang berpihak pada kondisi ekonomi masyarakat. “Kalau diarahkan ke swasta, harus dipikirkan juga beban biayanya. Tidak semua orang tua mampu membayar. Apalagi setelah adanya keputusan MK soal pendidikan gratis dari SD sampai SMP. Di SMA swasta, konsep itu tidak berlaku,” pungkasnya.

Pihak DPRD Kota Madiun pun meminta Dinas Pendidikan Provinsi untuk mengevaluasi kembali sistem penerimaan yang berlaku dan mempertimbangkan kebutuhan dan kemampuan warga Kota Madiun.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Kebocoran PADes Dempelan Berujung Audit Inspektorat, Pihak Kecamatan Bantah Kebobolan

    Dugaan Kebocoran PADes Dempelan Berujung Audit Inspektorat, Pihak Kecamatan Bantah Kebobolan

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Polemik dugaan kebocoran Pendapatan Asli Desa (PADes) Dempelan, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun Jawa Timur, memunculkan desakan audit ke Inspektorat Kabupaten Madiun. Tuntutan ini mengemuka setelah ratusan warga menggelar aksi protes dan mencapai kesepakatan dengan pemerintah desa dalam forum mediasi yang turut disaksikan Muspika setempat pada Kamis (28/08/2025). Penjabat (Pj) Kepala […]

    Bagikan
  • Takut Dimarahi Istri, Pria di Magetan Nekat Buat Laporan Perampokan Palsu

    Takut Dimarahi Istri, Pria di Magetan Nekat Buat Laporan Perampokan Palsu

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Seorang pria asal Desa Joketro, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, M. Mulyanto (51), kini harus berhadapan dengan proses hukum setelah kedapatan memberikan laporan palsu ke polisi. Yang bersangkutan sebelumnya mengaku menjadi korban perampokan saat membawa uang selamatan sebesar Rp. 12,4 juta. Namun, belakangan terungkap, uang tersebut justru ia habiskan untuk […]

    Bagikan
  • Resmi Dilantik Lewat Mekanisme PAW, Diana A.V. Sasa Janji Kawal Isu Rakyat Hingga Perlindungan Ekologi Jawa Timur photo_camera 3

    Resmi Dilantik Lewat Mekanisme PAW, Diana A.V. Sasa Janji Kawal Isu Rakyat Hingga Perlindungan Ekologi Jawa Timur

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Diana A.V. Sasa dari Fraksi PDI Perjuangan resmi bergabung kembali dalam jajaran DPRD Provinsi Jawa Timur. Ia dilantik melalui mekanisme Pengganti Antar Waktu (PAW) dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar di Gedung DPRD Jatim, Kamis (5/2/2026). Prosesi pelantikan yang diawali pembacaan SK Menteri Dalam Negeri, pengucapan […]

    Bagikan
  • Sarasehan Kebangsaan, Suarakan Pancasila Sebagai Harapan Bersama

    Sarasehan Kebangsaan, Suarakan Pancasila Sebagai Harapan Bersama

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dalam semangat memperingati Hari Lahir Pancasila, sarasehan kebangsaan diselenggarakan di ruang pertemuan baru Paroki Mater Dei, Kota Madiun, Minggu (01/06/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Merasakan Pancasila di Tahun Pengharapan Yubileum 2025” dan menjadi ruang perjumpaan lintas iman untuk merefleksikan kembali nilai-nilai dasar berbangsa. Acara ini dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai […]

    Bagikan
  • Kejanggalan Mayat Pria di Bengawan Madiun, Masih Berpakaian Lengkap

    Kejanggalan Mayat Pria di Bengawan Madiun, Masih Berpakaian Lengkap

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat mister x di aliran Bengawan Madiun, Kamis (14/08/2025) petang. Korban berjenis kelamin laki laki dan sampai saat ini masih belum diketahui identitasnya. Peristiwa itu pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 17.00 WIB. Petugas Polsek Sawahan bersama Unit Reskrim […]

    Bagikan
  • Mayat Perempuan Misterius Ditemukan di Semak – Semak Area Pemakaman

    Mayat Perempuan Misterius Ditemukan di Semak – Semak Area Pemakaman

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Warga Kelurahan Mangunsuman, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, digemparkan dengan penemuan sesosok jenazah perempuan tanpa identitas di semak-semak ilalang samping pemakaman umum, Rabu (20/5/2026) siang. Jenazah korban ditemukan dalam kondisi tergeletak kaku di antara rimbunnya semak yang hampir menyamarkan keberadaan tubuh korban. Penemuan mayat misterius tersebut langsung menjadi perhatian warga […]

    Bagikan
expand_less