Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags

“September Hitam” Aliansi BEM Madiun, Refleksi Tragedi Kemanusiaan dan Tegakkan Demokrasi

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
  • visibility 174
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Aliansi BEM Madiun menggelar Aksi Simbolik September Hitam, Foto : Tim Liputan – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Aliansi BEM Madiun menggelar Aksi Simbolik September Hitam sebagai bentuk gerakan kesadaran terhadap pentingnya menegakkan nilai-nilai demokrasi, hukum, dan hak asasi manusia (HAM) pada Kamis (26/09/2025). Aksi ini menjadi refleksi kolektif mahasiswa atas berbagai tragedi kemanusiaan yang terjadi di Indonesia, sekaligus momentum untuk menegaskan komitmen terhadap keadilan sosial.

Momen ini juga menyerukan semangat perjuangan dan menegaskan kembali 17+8 Tuntutan Rakyat sebagai arah gerakan mahasiswa hari ini. Selain itu, menjadi ruang refleksi terhadap kondisi demokrasi dan penegakan hukum yang dinilai masih lemah.

Ismail Hamdan, Presiden Mahasiswa STIKES Bakti Husada Madiun sekaligus Koordinator Lapangan Aksi, menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar simbolik, melainkan seruan moral bagi seluruh elemen bangsa.

“September Hitam bukan hanya peringatan, tapi pengingat bahwa bangsa ini tidak boleh abai terhadap luka sejarahnya. Tugas kita sebagai mahasiswa adalah memastikan negara tidak menutup mata atas pelanggaran HAM, dan terus mendesak keadilan ditegakkan tanpa pandang bulu,” tegas Ismail.

Aliansi BEM Madiun membacakan Pernyataan Sikap dan Tuntutan, yang berisi enam poin utama diantaranya menuntut negara untuk menuntaskan kasus-kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia, tanpa tebang pilih, dan menyeret aktor intelektual serta pelaku lapangan ke meja pengadilan. Menolak segala bentuk impunitas yang diberikan kepada pelaku pelanggaran HAM.

“Mendesak pemerintah untuk menjamin hak korban dan keluarga korban melalui pemulihan, reparasi, dan rehabilitasi yang bermartabat.Menyerukan agar tragedi kemanusiaan tidak lagi terulang dengan memperkuat demokrasi, supremasi hukum, dan perlindungan HAM. Mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya mahasiswa, untuk tetap kritis, peduli, dan bersolidaritas dalam melawan lupa serta memperjuangkan keadilan,” tegasnya.

Mahasiswa menilai tanpa keberanian menuntaskan kasus pelanggaran HAM masa lalu, bangsa ini akan terus berjalan pincang dalam sejarahnya. Ia juga menambahkan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab historis untuk menjadi penjaga nurani rakyat.

“Kami berdiri di sini bukan untuk nostalgia, tapi untuk menagih janji kemanusiaan. Selama keadilan belum ditegakkan, suara mahasiswa tidak akan pernah padam,” pungkasnya.

Aksi ini dihadiri oleh sekitar 150 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Madiun, di antaranya STIKES Bakti Husada Madiun, Universitas Merdeka (UNMER) Madiun, STAIM Madiun, STKIP Widya Yuwana Madiun, Universitas Muhammadiyah Madiun, dan Universitas Katolik Widya Mandala Madiun. Kehadiran lintas kampus ini menunjukkan kuatnya solidaritas mahasiswa dalam memperjuangkan keadilan dan kemanusiaan.

Tim Liputan – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kriteria Sekda Magetan, Bupati Nanik : Berintegritas dan Mumpuni

    Kriteria Sekda Magetan, Bupati Nanik : Berintegritas dan Mumpuni

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan masih berlanjut. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan bahwa figur Sekda yang dibutuhkan daerah adalah sosok yang berintegritas dan mumpuni dalam memimpin birokrasi. “Untuk seleksi Sekda, sudah ada tiga pendaftar, tapi syaratnya harus ada empat pendaftar. Makanya pendaftarannya diperpanjang lagi. Sekda yang […]

    Bagikan
  • Tak Patut Ditiru! Batu Ditaruh di Atas Rel, Perjalanan KA di Tulungagung Terganggu

    Tak Patut Ditiru! Batu Ditaruh di Atas Rel, Perjalanan KA di Tulungagung Terganggu

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Tulungagung — Perjalanan kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun sempat terganggu setelah ditemukan batu yang diduga sengaja diletakkan di atas rel oleh orang tidak dikenal (OTK), Minggu (20/9/2026). Benda tersebut ditemukan di KM 147+7/9, petak jalan antara Stasiun Sumbergempol dan Stasiun Ngunut, Kabupaten Tulungagung, sekitar pukul 09.45 WIB. Batu diketahui […]

    Bagikan
  • Update Terkini : 4 KA Di Daop 7 Madiun Terlambat Dampak KA Purwojaya Anjlok

    Update Terkini : 4 KA Di Daop 7 Madiun Terlambat Dampak KA Purwojaya Anjlok

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Insiden anjloknya dua gerbong belakang pada KA Purwojaya relasi Gambir–Kroya di emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi, Sabtu (25/10/2025) siang, menyebabkan terganggunya perjalanan sejumlah kereta api di lintas Jawa. Akibat peristiwa tersebut, beberapa perjalanan KA yang melintasi wilayah kerja PT KAI Daop 7 Madiun turut mengalami keterlambatan. Manager Humas KAI Daop […]

    Bagikan
  • Harga Bahan Pokok di Ngawi Mulai Meroket Jelang Ramadan, Cabai Rawit Jadi Komoditas Termahal photo_camera 3

    Harga Bahan Pokok di Ngawi Mulai Meroket Jelang Ramadan, Cabai Rawit Jadi Komoditas Termahal

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 453
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Menjelang bulan Ramadan, berbagai komoditas pangan di pasar tradisional Kabupaten Ngawi mulai menunjukkan tren kenaikan harga. Cabai rawit menjadi komoditas dengan lonjakan paling drastis dan menjadi sorotan para pedagang maupun pembeli. Pantauan di Pasar Besar Ngawi, Kamis (5/2/2026), harga cabai rawit kini menembus Rp95 ribu per kilogram, naik signifikan dari harga […]

    Bagikan
  • Jelang Sidang Gugatan PHPU Sujatno-Ida, KPU dan Bawaslu Magetan Tegaskan Sejumlah Persiapan

    Jelang Sidang Gugatan PHPU Sujatno-Ida, KPU dan Bawaslu Magetan Tegaskan Sejumlah Persiapan

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), Bupati dan Wakil Bupati Magetan tahun 2024, akan disidangkan di Mahkamah Konstitusi (MK). Berdasarkan website resmi MKRI.id, jadwal sidang dijadwalkan pada Rabu (8/1/2025), pukul 13.00 WIB, di Gedung MKRI 1 Lantai 2, dengan agenda pemeriksaan pendahuluan. Dalam situs tersebut, pemohon sidang berasal dari Paslon […]

    Bagikan
  • Pedagang Pasar Legi Ponorogo Keluhkan Harga Minyak Goreng Meroket, Minyakita Dibatasi

    Pedagang Pasar Legi Ponorogo Keluhkan Harga Minyak Goreng Meroket, Minyakita Dibatasi

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Harga minyak goreng premium di Kabupaten Ponorogo mengalami kenaikan cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir. Salah satunya terpantau di Pasar Legi Ponorogo, di mana harga minyak goreng premium kini menembus Rp23 ribu hingga Rp24 ribu per liter, dari sebelumnya sekitar Rp19 ribu per kemasan 1 liter. Kenaikan harga ini diduga dipengaruhi […]

    Bagikan
expand_less