
Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menargetkan capaian investasi sebesar Rp. 2,5 triliun pada tahun 2025. Hingga triwulan ketiga tahun ini, realisasi investasi telah mencapai Rp. 1,884 triliun atau sekitar 76 persen dari target tahunan.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Madiun, Anang Sulistijono, mengatakan capaian investasi pada triwulan ketiga saja mencapai Rp. 637 miliar. Menurutnya, angka tersebut sudah memenuhi target capaian untuk periode tersebut.
“Alhamdulillah untuk triwulan ketiga ini kita memenuhi capaian. Sementara target investasi tahun 2025 sekitar Rp. 2,5 triliun, dan hingga Oktober sudah tercapai Rp. 1,884 triliun atau 76 persen,” ujar Anang saat ditemui pada Selasa (21/10/2025).
Meski masih ada kekurangan sekitar Rp. 600 miliar atau 24 persen dari target total, Anang optimistis capaian itu bisa diraih pada triwulan keempat. Ia menjelaskan, sejumlah strategi telah disiapkan untuk mendorong percepatan realisasi investasi.
“Strategi pertama, kami akan menghitung pelaku usaha yang sudah menyelesaikan perizinan dasar namun belum terdata dalam laporan investasi. Kedua, kami akan mendata usaha non-mikro yang tengah melakukan perluasan kawasan atau penambahan alat produksi. Ini menjadi potensi besar bagi penambahan nilai investasi,” kata Anang.
Selain itu, DPMPTSP juga mempercepat proses perizinan dasar sebagai upaya mendukung realisasi investasi hingga akhir tahun. “Harapannya, seluruh izin dasar dapat selesai pada Desember sehingga bisa masuk dalam perhitungan investasi triwulan keempat,” tambahnya.
Anang menuturkan, sektor yang berpotensi besar menyumbang investasi pada akhir tahun berasal dari sektor agro, pergudangan, dan jasa. Pemkab Madiun juga berupaya memanfaatkan keberadaan dua exit tol di wilayahnya untuk menarik minat investor baru.
“Potensi agro menjadi unggulan kita. Selain itu, lokasi strategis di sekitar dua exit tol memberi peluang besar bagi pengembangan kawasan pergudangan dan sektor jasa,” ujarnya.
Dengan strategi tersebut, Pemkab Madiun berharap target investasi Rp. 2,5 triliun dapat tercapai pada akhir tahun, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan aktivitas usaha dan perluasan lapangan kerja.
Tova Pradana – Sinergia