Berita Terkini
Trending Tags

DPRD Kota Madiun Usulkan 3 Raperda Inisiatif 2026, Fokus Perlindungan Tenaga Kependidikan dan Banpol

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • visibility 167
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rapat Paripurna Nota Penjelasan 3 Raperda Inisiatif DPRD Kota Madiun. Foto : Kriswanto

Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Nota Penjelasan tentang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif DPRD tahap I tahun 2026. Dalam Rapat Paripurna pada Jumat (27/02/2026) dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya serta dihadiri Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun. Nota Penjelasan 3 Raperda Inisiatif DPRD ini dibacakan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Madiun, Istono dihadapan anggota Legislatif, jajaran Forkopimda hingga OPD Pemkot Madiun.

3 Raperda Inisiatif DPRD diantaranya Raperda tentang Perlindungan Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Raperda tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik dan Raperda tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat serta Perlindungan Masyarakat.

Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya mengungkapkan bahwa Raperda Perlindungan Pendidik dan Tenaga Kependidikan bergerak dari resiko yang harus dihadapi dalam dunia pendidikan saat ini. Pendidik dan Tenaga Kependidikan bertanggung jawab dalam mencerdaskan peserta didik. Namun, beberapa resiko yang dihadapi seperti hukum, keselamatan dan kesehatan kerja hingga hak atas kekayaan intelektual.

“Memang salah satunya pertimbangannya itu ya. Ini sudah kami analisis melalui kajian. Apalagi kita kan belum punya Perda itu. Makanya ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Armaya.

Sejumlah kasus yang melibatkan tenaga kependidikan maupun pendidik di beberapa daerah menjadi salah satu pertimbangan untuk usulan Raperda Inisiatif tersebut. Mulai dari intimidasi, kekerasan hingga diskriminasi perlu disikapi serius.

“Tenaga Pendidik itu kan sangat rentan sekali ya. Seperti bullying dan sebagainya. Makanya ini kita berinisiatif untuk membuat Raperda Perlindungan Pendidik dan Tenaga Kependidikan,” imbuhnya.

Image Not Found
Rapat Paripurna Nota Penjelasan 3 Raperda Inisiatif DPRD Kota Madiun. Foto : Kriswanto

Sementara itu, terkait Raperda tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik dan Raperda tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat serta Perlindungan Masyarakat, Armaya menegaskan hal itu untuk memberikan payung hukum yang jelas terhadap pemangku kebijakan. Selain itu, juga menyesuaikan dengan ketentuan dari Pemerintah Pusat.

“Kalau bantuan keuangan partai politik itu mengalir saja. Disesuaikan dengan aturan yang sudah ada. Kalau untuk Transtibumlinmas juga untuk memberikan kepastian hukum bagi Satpol PP dalam mengambil tindakan. Agar tidak tumpang tindih dengan APH (Aparat Penegah Hukum- red),” kata Armaya.

Sementara itu, Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun mengungkapkan bahwa pihaknya mengapresiasi atas usulan 3 Raperda Inisiatif DPRD Kota Madiun tersebut. Pemkot Madiun akan membentuk tim guna melakukan pembahasan lebih lanjut dengan Legislatif nantinya.

“Kami menghormati, menghargai 3 Raperda Inisiatif yang diusulkan. Pasti DPRD sudah melakukan kajian sebelumnya. Sehingga nanti tentunya Pemerintah Kota menyiapkan tim harmonisasi pembahasan Perda untuk membahas usulan dari DPRD ini bisa terealisasi,” pungkas Bagus.

3 Raperda Inisiatif DPRD ini nantinya akan dibahas lebih lanjut dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara tim Legislatif dan Eksekutif. Raperda inisiatif ini menjadi salah satu fungsi DPRD yakni legislasi yakni Pembentukan Peraturan Daerah. Perda Inisiatif merupakan produk hukum DPRD dalam wujud sinergi bersama Eksekutif dalam menjalankan roda pemerintahan. (Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Terus Naik, Puluhan Warga Serbu Logam Mulia untuk Investasi

    Harga Emas Terus Naik, Puluhan Warga Serbu Logam Mulia untuk Investasi

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Harga emas kembali mengalami kenaikan signifikan pasca Lebaran. Harga tertinggi tercatat di angka Rp1.909.000 per gram, sebelum mengalami sedikit penurunan menjadi Rp1.904.000 per gram. Valentina Rati Mutiara, Manager Distro PT Pegadaian Galeri 24 Madiun, menyampaikan bahwa pihaknya masih memiliki stok emas logam mulia, khususnya dari merek Galeri 24.  “Untuk Antam […]

    Bagikan
  • Ledakan Tabung Gas di Bengkel Las, Pemilik Bengkel Alami Luka Serius

    Ledakan Tabung Gas di Bengkel Las, Pemilik Bengkel Alami Luka Serius

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah ledakan keras diduga berasal dari tabung gas asetilen terjadi di sebuah bengkel las yang berlokasi di Jalan Raya Solo, tepatnya di Desa Sukolilo, RT 01 RW 01, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, pada Rabu (28/05/2025) sekitar pukul 12.30 WIB. Ledakan tersebut menyebabkan satu orang mengalami luka serius. Korban diketahui bernama […]

    Bagikan
  • Raih Sederet Prestasi, Begini Ekosistem Pendidikan Berkarakter SDN Sukosari 02

    Raih Sederet Prestasi, Begini Ekosistem Pendidikan Berkarakter SDN Sukosari 02

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Prestasi SDN Sukosari 02 Dagangan, Sekolah Berkarakter yang Tumbuh Bersama Lingkungan Di lereng Gunung Wilis dengan kehidupan pedesaan Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Sebuah sekolah dasar negeri terus menorehkan jejak prestasi yang tak biasa. SDN Sukosari 02 Dagangan bukan sekadar tempat belajar membaca dan berhitung, tetapi ruang tumbuhnya karakter, disiplin, serta kepedulian […]

    Bagikan
  • Caruban Lebih Inklusif, Trotoar Ramah Disabilitas Terus Dibangun di Madiun

    Caruban Lebih Inklusif, Trotoar Ramah Disabilitas Terus Dibangun di Madiun

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus menggenjot pembangunan trotoar ramah disabilitas di kawasan Caruban. Lewat tangan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), wajah kota perlahan berubah, lebih ramah bagi pejalan kaki dan penyandang disabilitas. Sejauh ini, jalur pedestrian yang dilengkapi guiding block atau jalur taktil sudah terbangun sepanjang 11 kilometer dari […]

    Bagikan
  • Retakan Tanah di Madiun Semakin Bertambah, Tim Kaji Cepat ITS Minta Warga Waspadai Longsor

    Retakan Tanah di Madiun Semakin Bertambah, Tim Kaji Cepat ITS Minta Warga Waspadai Longsor

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Tim Kaji Cepat dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya memetakan retakan tanah di Dusun Morosowo, Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, menggunakan teknologi LiDAR. Pemetaan dilakukan untuk membaca potensi pergerakan tanah sekaligus memperkuat sistem peringatan dini di wilayah rawan longsor tersebut. Kunjungan kedua tim yang dipimpin pakar geologi ITS, Prof. […]

    Bagikan
  • Harga Daging Sapi di Magetan Masih Tinggi Pasca Lebaran, Komoditas Lain Ikut Naik

    Harga Daging Sapi di Magetan Masih Tinggi Pasca Lebaran, Komoditas Lain Ikut Naik

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Harga daging sapi di Pasar Sayur Kabupaten Magetan, Jawa Timur, masih tergolong tinggi meski mulai mengalami penurunan pasca Lebaran IdulFitri. Pada hari keempat Lebaran, harga daging sapi tercatat berada di kisaran Rp150 ribu per kilogram, turun Rp10 ribu dari sebelumnya yang sempat menembus lebih dari Rp160 ribu per kilogram. Kenaikan harga […]

    Bagikan
expand_less