Berita Terkini
Trending Tags

Mobil Dinas Mewah Baru Pemkab Magetan Tuai Sorotan Publik

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
  • visibility 111
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Mobil dinas mewah yang baru di beli Pemkab Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Di tengah kondisi ekonomi yang serba sulit serta gembar gembor efisiensi anggaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan justru menambah deretan mobil dinas baru senilai miliaran rupiah.

Informasi yang dihimpun, pengadaan kendaraan tersebut meliputi Toyota Innova Zenix Hybrid 2000 CC untuk Bupati, serta Mitsubishi Pajero untuk Wakil Bupati, Kapolres, Dandim, dan Kejaksaan. Harga per unitnya berkisar Rp533–Rp536 juta, bahkan mobil Wakil Bupati disebut mencapai Rp600 juta.

Kepala Bagian Umum Setdakab Magetan, Dicong Maleleh mengatakan pengadaan kendaraan itu telah seizin Bupati. Bahkan permintaan Kapolres terkait warna putih langsung dipenuhi. Tak hanya itu, Pemkab juga mengusulkan pengadaan mobil baru untuk Bupati melalui Perubahan Anggaran (PAK) dengan jenis Hyundai.

“Kalau rakyat harus nabung bertahun-tahun hanya untuk ganti motor, pejabat cukup tunggu rapat anggaran,” tulis seorang warga di media sosial menanggapi isu ini.

Kritik tajam datang dari Forum Rumah Keterbukaan Informasi dan Transparansi Anggaran (Forum Rumah Kita). Ketua Forum Rumah Kita, Agus Pujiono, menilai kebijakan ini bertolak belakang dengan Instruksi Presiden (Inpres) 1/2025 tentang Efisiensi Anggaran.

“Kejaksaan itu punya peran sebagai Jaksa Pengacara Negara. Mereka bisa kasih legal opinion untuk mencegah kebijakan yang bikin rakyat geleng-geleng kepala. Tapi kok nggak kedengaran suaranya?” kata Agus, Selasa (19/08/2025).

Agus menambahkan, meski sah secara hukum, pengadaan mobil ini masuk dalam kategori “kejahatan moral”.

“APBD Magetan 2025 mencapai Rp1,98 triliun, dengan PAD hanya Rp700 miliar. Realisasi PAD semester pertama baru Rp187 miliar, itu pun baru cukup menutup 35–40 persen biaya operasional. Lalu uang rakyat dipakai untuk mobil mewah. Rakyat butuh jalan mulus, malah disuguhi showroom pejabat,” tegasnya.

Nada serupa datang dari Beni Ardi, pegiat antikorupsi dari Magetan Center Corruption Watch (MCCW). Menurutnya, meski tidak menyalahi aturan, langkah Pemkab sangat bertolak belakang dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang sudah memerintahkan efisiensi.

“APBD Magetan sendiri banyak dipangkas dengan alasan efisiensi. Tapi kok pengadaan mobil forkopimda justru lolos? Apalagi pemerintahan baru ini belum genap setahun,” ungkapnya.

Beni juga mempertanyakan nasib mobil dinas lama. “Kalau masih layak pakai, mengapa harus ada pengadaan baru? Yang lebih penting justru program langsung untuk masyarakat,” ujarnya.

Sorotan publik makin tajam karena pengadaan mobil dinas ini bersamaan dengan beberapa persoalan lain di Magetan, mulai dari lambatnya pembangunan, rendahnya serapan anggaran, hingga maraknya kunjungan kerja DPRD yang dinilai tidak memberi manfaat nyata.

Di satu sisi pemerintah menyerukan efisiensi, di sisi lain deretan mobil baru berjajar di garasi pejabat. Masyarakat kini menunggu, apakah uang rakyat benar-benar kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik, atau justru habis untuk memenuhi gaya hidup elite daerah.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa Mulai Pulih, Dugaan Keracunan MBG di Ngawi Sisakan Trauma Orang Tua

    Siswa Mulai Pulih, Dugaan Keracunan MBG di Ngawi Sisakan Trauma Orang Tua

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dugaan keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 1 Sine, Kabupaten Ngawi, masih menyisakan kekhawatiran mendalam. Hingga Rabu malam (1/10/2025), sebagian siswa yang sempat dirawat di Puskesmas Ngrambe sudah diperbolehkan pulang. Dari 18 pasien, kini hanya beberapa yang masih menjalani perawatan karena kondisi lemas. Meski kondisi mulai membaik, […]

    Bagikan
  • Posisi Hilal Minus 1 Derajat, Awal Ramadan 1447 H Belum Terlihat di Ponorogo

    Posisi Hilal Minus 1 Derajat, Awal Ramadan 1447 H Belum Terlihat di Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia Kabupaten Kabupaten Ponorogo menggelar rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan 1447 Hijriah, Selasa (17/2/2026). Pemantauan hilal dilaksanakan di Balai Rukyah Ibnu Syatir, Pondok Pesantren Pondok Pesantren Al-Islam Joresan, Kecamatan Mlarak. Sejak pukul 16.00 WIB, petugas Kemenag bersama sejumlah pihak terkait telah bersiaga di lokasi yang berada […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Beruntun Libatkan Enam Kendaraan di Jalur Ngawi–Karangjati, Lalu Lintas Sempat Tersendat

    Kecelakaan Beruntun Libatkan Enam Kendaraan di Jalur Ngawi–Karangjati, Lalu Lintas Sempat Tersendat

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Arus kendaraan di jalan raya Ngawi–Karangjati KM 17–18, Desa Kedungmiri, Kecamatan Karangjati, sempat tersendat pada Selasa (02/12/2025) siang. Hal itu setelah terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan enam kendaraan. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. Peristiwa bermula ketika truk trailer bernomor polisi L 8766 UCD yang dikemudikan Andi Prasetyo […]

    Bagikan
  • Tas Berisi Ratusan Peluru Ditemukan di Tol Madiun, Polisi  Periksa Sejumlah Saksi

    Tas Berisi Ratusan Peluru Ditemukan di Tol Madiun, Polisi  Periksa Sejumlah Saksi

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Penemuan sebuah tas berisi ratusan amunisi peluru di pinggir jalan Tol Madiun KM 604 A pada jumat (15/08/2025) mengejutkan publik. Tim unit satreskrim Polres Madiun telah mengamankan barang bukti yang ditemukan oleh petugas kebersihan jalan tol itu.  Berdasarkan olah TKP sementara tas kuning berisi ratusan butir peluru di KM 604A, […]

    Bagikan
  • Usai Diperiksa Berjam-jam, Bupati Ponorogo Bakal Dibawa Ke Jakarta

    Usai Diperiksa Berjam-jam, Bupati Ponorogo Bakal Dibawa Ke Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemeriksaan intensif terhadap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Ponorogo oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berlangsung hingga Sabtu dini hari (08/11/2025). Setelah hampir tujuh jam pemeriksaan, sekitar pukul 02.00 WIB, dua mobil berpelat AD yang diduga milik tim penyidik KPK tampak keluar dari Mapolres Ponorogo. Sementara […]

    Bagikan
  • Kejari Kota Madiun Gelar Lelang Barang Rampasan, Hasilkan Rp. 18 Juta untuk Negara

    Kejari Kota Madiun Gelar Lelang Barang Rampasan, Hasilkan Rp. 18 Juta untuk Negara

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun melaksanakan kegiatan pelelangan barang rampasan dari berbagai tindak pidana di wilayah hukumnya. Lelang terbuka ini digelar langsung di kantor Kejari Kota Madiun dan diikuti oleh masyarakat, Senin (29/07/2025). Sebanyak 36 barang rampasan yang terdiri dari 34 unit handphone, 1 unit komputer, dan 1 unit printer […]

    Bagikan
expand_less