Berita Terkini
Trending Tags

Cuaca Kota Madiun Mulai Tak Menentu, BMKG: Tanda Awal Musim Pancaroba

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
  • visibility 386
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi sebuah rumah yang terdampak angin kencang waktu lalu, Foto : Istimewa 

Sinergia | Kota Madiun – Cuaca di Kota Madiun kini mulai tak menentu. Siang terasa terik menyengat, namun sore hari kerap diguyur hujan. Menurut Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Madya Stasiun Geofisika Nganjuk, Setiyaris, kondisi ini merupakan tanda masuknya masa peralihan musim atau pancaroba.

“Perkiraan awal musim hujan di wilayah Kota Madiun terjadi pada dasarian ketiga bulan Oktober,” jelasnya, Selasa (21/10/2025).

Meski demikian, hujan belum merata di semua wilayah. Sifatnya masih spot-spot lokal, hanya terjadi di beberapa titik tertentu. Setiyaris menerangkan, kemunculan awan-awan konvektif menjadi ciri khas musim pancaroba. Awan ini terbentuk akibat pertemuan dua massa udara, yakni udara dingin dari Asia dan udara lembap dari Australia.

“Pertemuan dua massa udara itu menimbulkan proses konveksi atau pengangkatan udara ke atas. Awan konvektif biasanya menjulang tinggi seperti bunga kol dan berpotensi menghasilkan hujan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang,” paparnya.

Ia menambahkan, meskipun musim hujan tahun ini datang sedikit lebih awal dibandingkan biasanya (dari November menjadi Oktober), kondisi tersebut masih tergolong normal untuk wilayah tropis. Namun masyarakat perlu waspada karena masa pancaroba kerap menimbulkan bencana hidrometeorologi, seperti hujan lebat berdurasi singkat, angin kencang, hingga hujan es.

“Kalau proses konvektifnya kuat, hujan es bisa saja terjadi. Umumnya, itu muncul saat awan konvektif terbentuk hingga ketinggian lebih dari 5.000 meter,” lanjutnya.

Periode peralihan musim ini diperkirakan berlangsung hingga November, sebelum hujan mulai meluas dan merata di seluruh wilayah. Beberapa hari terakhir, suhu udara di Madiun mencapai 33–35 derajat Celsius, akibat hembusan angin monsun Australia yang bersifat kering dan dominan. Minimnya tutupan awan membuat sinar matahari terasa lebih menyengat, apalagi posisi matahari saat ini berada tepat di atas Jawa Timur.

“Faktor penyinaran matahari yang kuat juga memicu pembentukan awan konvektif di Jawa Timur,” ujarnya.

Setiyaris mencatat, suhu udara di beberapa daerah lain di Jatim bahkan menembus 37–38 derajat Celsius, seperti di Lamongan, Gresik, Kediri, dan Surabaya. Sementara untuk puncak musim hujan di Madiun, diperkirakan akan terjadi pada pertengahan hingga akhir Januari 2026.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Longsor Timbun Jalan Poncol Magetan, Akses Wonomulyo–Genilangit Sempat Lumpuh

    Longsor Timbun Jalan Poncol Magetan, Akses Wonomulyo–Genilangit Sempat Lumpuh

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Akses jalan penghubung antara Dusun Wonomulyo dan Genilangit, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, lumpuh total selama beberapa jam akibat longsor yang terjadi pada Jumat (23/05/2025). Tebing setinggi 10 meter runtuh dan menimbun badan jalan sepanjang 5 meter dengan material batu dan tanah. Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.30 WIB dan langsung menghambat […]

    Bagikan
  • Terjaring OTT, Ruang Kerja Bupati Hingga Sekda Ponorogo Disegel KPK

    Terjaring OTT, Ruang Kerja Bupati Hingga Sekda Ponorogo Disegel KPK

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel tiga ruangan di kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo pasca operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Agus Pramono. Pantauan Sinergia di lapangan, penyegelan dilakukan di Gedung Pemerintahan lantai 8 Graha Krida Praja, yang merupakan salah satu pusat aktivitas […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Ungkap 157 Kasus Kriminal, Penyelesaian Perkara Capai 88 Persen

    Polres Magetan Ungkap 157 Kasus Kriminal, Penyelesaian Perkara Capai 88 Persen

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan menutup rangkaian kegiatan 2025 dengan menggelar konferensi pers rilis akhir tahun di Aula Pesat Gatra, Senin (29/12/2025). Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa memimpin langsung kegiatan yang turut dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Magetan. Dalam pemaparan kinerja, Kapolres menyebut bahwa jajaran Satreskrim dan Polsek selama tahun 2025 […]

    Bagikan
  • Tebing 15 Meter Longsor, Seorang Petani di Panekan Magetan Nyaris Tertimbun

    Tebing 15 Meter Longsor, Seorang Petani di Panekan Magetan Nyaris Tertimbun

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Magetan memicu bencana tanah longsor kembali. Seorang petani bernama Pardi, warga Dusun Dagung, Desa Bedagung, Kecamatan Panekan, nyaris kehilangan nyawa setelah tertimbun material longsor di area kebun, Selasa (11/11/2025) sore. Peristiwa terjadi ketika korban hendak menuju sawah di tengah cuaca gerimis setelah hujan lebat. Saat melintas […]

    Bagikan
  • Bawaslu Magetan Intensifkan Uji Petik Pemilih Baru, Soroti Akurasi Data dan Potensi Kerentanan DPT

    Bawaslu Magetan Intensifkan Uji Petik Pemilih Baru, Soroti Akurasi Data dan Potensi Kerentanan DPT

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Meski masa pemilu belum berjalan, pengawasan data pemilih di Kabupaten Magetan tetap diperketat. Bawaslu Magetan kembali melakukan uji petik sebagai bagian dari pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) 2025 yang dinilai penting untuk mencegah kekeliruan data sejak dini. Kegiatan terbaru berlangsung di Desa Joketro, Kecamatan Parang oleh Kordiv Pencegahan, Parmas dan […]

    Bagikan
  • Stabilitas Harga Minyak Goreng, Bulog Madiun Mulai Distribusikan Minyakita

    Stabilitas Harga Minyak Goreng, Bulog Madiun Mulai Distribusikan Minyakita

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perum Bulog Madiun kini tidak hanya fokus pada distribusi beras. Namun, mulai Januari 2026 ini, Bulog juga mendapatkan tugas untuk mendistribusikan Minyakita dari produsen ke pengecer. Ini bagian langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas harga minyak goreng bagi masyarakat. Agung Sarianto, Pemimpin Cabang Perum Bulog Madiun mengatakan skema distribusi Minyakita ini […]

    Bagikan
expand_less