Berita Terkini
Trending Tags

Cuaca Kota Madiun Mulai Tak Menentu, BMKG: Tanda Awal Musim Pancaroba

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
  • visibility 406
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi sebuah rumah yang terdampak angin kencang waktu lalu, Foto : Istimewa 

Sinergia | Kota Madiun – Cuaca di Kota Madiun kini mulai tak menentu. Siang terasa terik menyengat, namun sore hari kerap diguyur hujan. Menurut Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Madya Stasiun Geofisika Nganjuk, Setiyaris, kondisi ini merupakan tanda masuknya masa peralihan musim atau pancaroba.

“Perkiraan awal musim hujan di wilayah Kota Madiun terjadi pada dasarian ketiga bulan Oktober,” jelasnya, Selasa (21/10/2025).

Meski demikian, hujan belum merata di semua wilayah. Sifatnya masih spot-spot lokal, hanya terjadi di beberapa titik tertentu. Setiyaris menerangkan, kemunculan awan-awan konvektif menjadi ciri khas musim pancaroba. Awan ini terbentuk akibat pertemuan dua massa udara, yakni udara dingin dari Asia dan udara lembap dari Australia.

“Pertemuan dua massa udara itu menimbulkan proses konveksi atau pengangkatan udara ke atas. Awan konvektif biasanya menjulang tinggi seperti bunga kol dan berpotensi menghasilkan hujan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang,” paparnya.

Ia menambahkan, meskipun musim hujan tahun ini datang sedikit lebih awal dibandingkan biasanya (dari November menjadi Oktober), kondisi tersebut masih tergolong normal untuk wilayah tropis. Namun masyarakat perlu waspada karena masa pancaroba kerap menimbulkan bencana hidrometeorologi, seperti hujan lebat berdurasi singkat, angin kencang, hingga hujan es.

“Kalau proses konvektifnya kuat, hujan es bisa saja terjadi. Umumnya, itu muncul saat awan konvektif terbentuk hingga ketinggian lebih dari 5.000 meter,” lanjutnya.

Periode peralihan musim ini diperkirakan berlangsung hingga November, sebelum hujan mulai meluas dan merata di seluruh wilayah. Beberapa hari terakhir, suhu udara di Madiun mencapai 33–35 derajat Celsius, akibat hembusan angin monsun Australia yang bersifat kering dan dominan. Minimnya tutupan awan membuat sinar matahari terasa lebih menyengat, apalagi posisi matahari saat ini berada tepat di atas Jawa Timur.

“Faktor penyinaran matahari yang kuat juga memicu pembentukan awan konvektif di Jawa Timur,” ujarnya.

Setiyaris mencatat, suhu udara di beberapa daerah lain di Jatim bahkan menembus 37–38 derajat Celsius, seperti di Lamongan, Gresik, Kediri, dan Surabaya. Sementara untuk puncak musim hujan di Madiun, diperkirakan akan terjadi pada pertengahan hingga akhir Januari 2026.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tindak Lanjuti Inpres 1/2025, APBD Tahun Anggaran 2025 Kabupaten Madiun Bakal Menyusut

    Tindak Lanjuti Inpres 1/2025, APBD Tahun Anggaran 2025 Kabupaten Madiun Bakal Menyusut

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Tim Badan Anggaran ( BANGGAR) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Madiun mulai membahas Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2025, di Gedung Rapat Paripurna, Jumat Siang (7/2/2025).  Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Fery Sudarsono itu menindaklanjuti Instruksi Presiden, tentang Efisiensi Belanja Dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan, dan Belanja […]

    Bagikan
  • 158 Desa/Kelurahan Rampungkan AHU Koperasi Merah Putih, Target Tuntas 100 Persen 25 Juni

    158 Desa/Kelurahan Rampungkan AHU Koperasi Merah Putih, Target Tuntas 100 Persen 25 Juni

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Madiun menunjukkan progres signifikan. Hingga Jumat (20/06/2025) pagi, tercatat 158 desa dan kelurahan telah merampungkan proses pengesahan Administrasi Hukum Umum (AHU) melalui Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH) Kementerian Hukum dan HAM. Dari total 206 desa dan kelurahan di wilayah tersebut, capaian ini […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Bakal Jadikan PSC Kawasan Bebas Asap Rokok

    Pemkot Madiun Bakal Jadikan PSC Kawasan Bebas Asap Rokok

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun berencana menjadikan Pahlawan Street Center (PSC) sebagai kawasan tanpa asap rokok pada 2026 mendatang. Kebijakan ini digagas untuk menjaga kebersihan, kesehatan, sekaligus kenyamanan pengunjung di pusat wisata kota tersebut. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa kebebasan merokok tetap dihormati, namun harus dilakukan di lokasi khusus. “Silakan merokok, […]

    Bagikan
  • Polemik PAW DPRD Magetan, Kuasa Hukum Gus Wahid Tuding Ketua Dewan Langgar Prosedur dan Bertindak Sepihak!

    Polemik PAW DPRD Magetan, Kuasa Hukum Gus Wahid Tuding Ketua Dewan Langgar Prosedur dan Bertindak Sepihak!

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Magetan yang melibatkan Nur Wakhid atau Gus Wahid kembali memanas di tengah proses hukum. Kuasa hukum penggugat, Sumadi, menuding Ketua DPRD Magetan mengambil langkah sepihak dalam pengajuan PAW tanpa mengikuti prosedur yang diatur oleh perundang-undangan. Tudingan ini dilontarkan Sumadi usai pelaksanaan mediasi ketiga dalam […]

    Bagikan
  • Ribuan Penjual Sayur Geruduk Pengadilan Negeri Magetan, Buntut Gugatan Salah Satu Warga Desa Pesu

    Ribuan Penjual Sayur Geruduk Pengadilan Negeri Magetan, Buntut Gugatan Salah Satu Warga Desa Pesu

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Ribuan pedagang sayur keliling menggeruduk Kantor Pengadilan Negeri Magetan, Rabu (5/2/2025) sejak pukul 09.00 WIB. Mereka mengendarai motor atau pick up yang biasa dipakai berjualan sehari-hari lengkap beserta gerobak kayu berisi sayur mayur, sampai dengan aneka bumbu. Aksi ini buntut dari gugatan di Pengadilan Negeri Magetan yang dilayangkan oleh Bitner […]

    Bagikan
  • Rumah Terbakar, Nenek 90 Tahun Tewas Terpanggang

    Rumah Terbakar, Nenek 90 Tahun Tewas Terpanggang

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kebakaran rumah terjadi di Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi pada jumat 24 januari 2025 sekitar pukul 09.00 WIB. Rumah yang ditempati Paniyem ludes dan rata dengan tanah. Naas, nenek 90 tahun itu tidak berhasil menyelamatkan diri. “Api sudah membesar. Tadi warga sudah berusaha memadamkan api. Tapi api malah makin […]

    Bagikan
expand_less