Berita Terkini
Trending Tags

BPBD Kota Madiun Evakuasi Rumah Roboh dan Pohon Tumbang Pasca Hujan Angin

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
  • visibility 200
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
BPBD Kota Madiun kembali melakukan evakuasi pascabencana akibat hujan disertai angin di dua Kecamatan yakni Kartoharjo dan Manguharjo, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun kembali melakukan evakuasi pascabencana akibat hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah setempat pada Jumat (17/10/2025). Kegiatan evakuasi kali ini difokuskan di rumah milik Ririn yang mengalami kerusakan cukup parah akibat atap roboh di wilayah Kecamatan Manguharjo.

Kasi Kegawatdaruratan dan Logistik BPBD Kota Madiun, Heter Hidayati, menjelaskan bahwa giat hari ini merupakan lanjutan dari penanganan bencana sebelumnya. “Hari ini kita melakukan evakuasi rumah roboh milik Ibu Ririn. Sebelumnya tim sudah membantu evakuasi pohon tumbang, dan hari ini dilanjutkan dengan pembongkaran genteng rumah yang sudah tidak layak,” terangnya.

Dari hasil pendataan BPBD, total terdapat 20 titik lokasi terdampak hujan angin di dua kecamatan, yakni Kartoharjo dan Manguharjo. “Di Kartoharjo ada 9 titik, terdiri dari 6 pohon tumbang dan 3 rumah yang atapnya rusak. Sementara di Manguharjo terdapat 11 titik, j Ibu Ririn,” jelas Heter.

Ia menambahkan, total terdapat 14 pohon tumbang yang berhasil dievakuasi bersama tim dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Madiun. Seluruh proses evakuasi melibatkan 22 personel BPBD dan berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Lebih lanjut, Heter mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat saat ini terjadi peralihan musim dari kemarau ke penghujan. “Kami mengingatkan agar warga rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing untuk mencegah korsleting. Selain itu, bagi pengendara motor diimbau menepi atau meneduh saat hujan deras, karena pohon besar berpotensi roboh dan membahayakan pengguna jalan,” pesannya.

BPBD Kota Madiun memastikan akan terus siaga dan bergerak cepat menanggapi laporan masyarakat terkait bencana alam yang mungkin terjadi selama musim penghujan ini.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembiasaan Pagi di SDN Ngadirejo 02 Wonoasri, Tanamkan Nasionalisme dan Nilai Religius Sejak Dini

    Pembiasaan Pagi di SDN Ngadirejo 02 Wonoasri, Tanamkan Nasionalisme dan Nilai Religius Sejak Dini

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — SDN Ngadirejo 02, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, menerapkan pembiasaan pagi sebagai bagian dari pendidikan karakter bagi siswa. Setiap hari, sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai, guru piket menyambut kedatangan siswa di halaman sekolah dengan salam dan senyum. Kegiatan tersebut menjadi rutinitas harian yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya secara bersama-sama. Melalui […]

    Bagikan
  • Ini Penyebab Kebakaran Kandang Ayam Milik Sekdes Pragak

    Ini Penyebab Kebakaran Kandang Ayam Milik Sekdes Pragak

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kebakaran hebat yang melanda kandang ayam di Desa Pragak, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jumat dini hari (04/07/2025), dipastikan dipicu oleh korsleting listrik. Temuan ini menepis dugaan awal bahwa sumber api berasal dari oven pemanas. Kapolsek Parang, AKP Sukarno, menjelaskan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan arus pendek pada instalasi […]

    Bagikan
  • Kajari Magetan Tegaskan Penegakan Hukum Tambang Ilegal, Soroti Regulasi Masih Lemah

    Kajari Magetan Tegaskan Penegakan Hukum Tambang Ilegal, Soroti Regulasi Masih Lemah

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan, Yuana Nurshiyam, menegaskan komitmen penegakan hukum secara tegas terhadap aktivitas pertambangan ilegal yang beroperasi di wilayah Kabupaten Magetan. Hal itu disampaikan Kajari dalam Rapat Koordinasi Sinergitas Lintas Sektoral Mitigasi Aktivitas Tambang, yang digelar Pemerintah Kabupaten Magetan bersama Forkopimda di Pendapa Surya Graha, Selasa (07/10/2025) kemarin. Dalam […]

    Bagikan
  • Tragis, Lansia di Magetan Tewas Tertimpa Reruntuhan Dapur Rumah

    Tragis, Lansia di Magetan Tewas Tertimpa Reruntuhan Dapur Rumah

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rukinem, perempuan lanjut usia di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, meninggal dunia secara tragis setelah tertimpa runtuhan dapur rumahnya sendiri. Korban yang berumur 70 tahun warga Dusun Ngijo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo, ditemukan tak bernyawa pada Sabtu malam (31/5/2025). Peristiwa ini terjadi saat Rukinem berada di dapur rumahnya. Ketika itu, kondisi wilayah Magetan […]

    Bagikan
  • Stafsus Presiden Tinjau Monumen Reog Di Ponorogo

    Stafsus Presiden Tinjau Monumen Reog Di Ponorogo

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pembangunan Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) di Kecamatan Sampung, Ponorogo, mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf), Yovie Widianto, secara langsung meninjau progres proyek tersebut, Jumat sore (25/4/2025). Didampingi Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, musisi dan komposer kenamaan itu bahkan menyempatkan diri naik hingga lantai 13 […]

    Bagikan
  • Pemuda Asal Madiun Hilang Saat Tur di Korea, Sang Ibu: Saya Tak Tahu Dia Berangkat Kesana

    Pemuda Asal Madiun Hilang Saat Tur di Korea, Sang Ibu: Saya Tak Tahu Dia Berangkat Kesana

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Seorang pemuda asal Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, dilaporkan menghilang saat mengikuti perjalanan wisata di Korea Selatan. Hingga Minggu (19/7/2026), keberadaan Femas Yani Arianto (22) belum diketahui dan keluarganya mengaku kehilangan kontak sejak ia berangkat. Kasus hilangnya Femas menjadi perhatian publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial Threads. Dalam unggahan […]

    Bagikan
expand_less