Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Hasil Uji Lab, Polisi Temukan Bakteri Pada Makanan Penyebab Keracunan di Bondrang dan Belang

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
  • visibility 302
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Rudi Hidajanto

Sinergia | Kab. Ponorogo – Polres Ponorogo mengungkap hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal yang menimpa puluhan warga di dua kecamatan beberapa waktu lalu.

Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Rudi Hidajanto, menyebutkan sampel yang diperiksa meliputi air, bumbu gulai, kecap, sate, tongseng, gulai kambing, serta sejumlah peralatan memasak dari pihak katering yang menyediakan makanan tersebut.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) setempat, ditemukan adanya kandungan bakteri dalam makanan yang dikonsumsi warga Desa Bondrang, Kecamatan Sawoo, serta warga Desa Belang, Kecamatan Bungkal.

“Ini bakteri apa, prosesnya bagaimana, masih perlu penjelasan lebih lanjut dari Dinas Kesehatan dan pihak laboratorium. Kalau dilihat dari hasil lab, bakteri itu ada pada makanannya, meskipun di air juga ditemukan kandungan tertentu,” ujar AKP Rudi.

Ia menambahkan bahwa pihak Labkesda nantinya akan memberikan penjelasan lebih rinci terkait kelayakan konsumsi air yang diuji berdasarkan berita acara pemeriksaan (BAP).

Dengan ditemukannya unsur pidana dalam kasus ini, polisi telah meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

“Undang-Undang yang kami terapkan adalah UU Pangan, yang diatur dalam Pasal 135. Dalam pasal itu disebutkan bahwa pihak yang memproduksi, membuat, atau mengedarkan makanan yang tidak sesuai dengan standar sanitasi pangan dapat dijerat hukum,” jelasnya.

Lebih lanjut, ancaman hukuman dalam kasus ini mencapai dua tahun penjara. Selain itu, polisi juga menerapkan Pasal 360 ayat (2) KUHP yang mengatur tentang kelalaian yang menyebabkan luka berat atau sakit sementara pada orang lain.

“Sebanyak 41 saksi telah kami periksa. Ini akan terus kita lanjuti perkaranya” pungkas AKP Rudi.

Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa Mulai Pulih, Dugaan Keracunan MBG di Ngawi Sisakan Trauma Orang Tua

    Siswa Mulai Pulih, Dugaan Keracunan MBG di Ngawi Sisakan Trauma Orang Tua

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dugaan keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 1 Sine, Kabupaten Ngawi, masih menyisakan kekhawatiran mendalam. Hingga Rabu malam (1/10/2025), sebagian siswa yang sempat dirawat di Puskesmas Ngrambe sudah diperbolehkan pulang. Dari 18 pasien, kini hanya beberapa yang masih menjalani perawatan karena kondisi lemas. Meski kondisi mulai membaik, […]

    Bagikan
  • Balita Jatuh dari Lantai 3 RS Hermina Madiun, Polisi Selidiki Penyebab

    Balita Jatuh dari Lantai 3 RS Hermina Madiun, Polisi Selidiki Penyebab

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 786
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Seorang balita berinisial I (4) dilaporkan jatuh dari lantai tiga Rumah Sakit Hermina Kota Madiun pada Rabu (29/4/2026). Peristiwa tersebut kini dalam penanganan kepolisian. Hingga kini, penyebab pasti korban terjatuh dari ketinggian tersebut masih belum diketahui. Satuan Reserse Kriminal Polres Madiun Kota telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada […]

    Bagikan
  • Petani Tembakau Ngawi Terpuruk, Harga Anjlok Panen Merosot

    Petani Tembakau Ngawi Terpuruk, Harga Anjlok Panen Merosot

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Cuaca ekstrem memukul keras petani tembakau di Kabupaten Ngawi. Selain kualitas daun tembakau yang menurun, luas lahan panen juga menyusut drastis. Data terbaru menyebutkan sekitar 500 hektare lahan gagal panen, sementara produksi yang berhasil dipetik pun jauh di bawah target. Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Ngawi, Sojo, menjelaskan bahwa pada […]

    Bagikan
  • Jelang Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Normalisasi Jalur KA Blitar dan Tutup JPL Berbahaya

    Jelang Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Normalisasi Jalur KA Blitar dan Tutup JPL Berbahaya

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sinergia | Blitar – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mempercepat normalisasi jalur kereta api di wilayah Blitar menjelang masa Angkutan Lebaran 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penutupan Jalur Perlintasan Sebidang (JPL) Nomor 209 di Dusun Kandangan, Desa Kandangan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Penutupan perlintasan yang berada di Km […]

    Bagikan
  • Tarawih 8 Jam di Ponpes Al Fatah Temboro, Khatam Al-Qur’an Setiap Malam Selama Ramadan

    Tarawih 8 Jam di Ponpes Al Fatah Temboro, Khatam Al-Qur’an Setiap Malam Selama Ramadan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 562
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ibadah Ramadan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fatah Temboro, Kabupaten Magetan menyita perhatian. Di tengah kebiasaan umat muslim yang melaksanakan sholat tarawih dengan durasi 1–2 jam, ponpes ini justru menjaga tradisi sholat tarawih selama delapan jam dengan bacaan Al-Qur’an 30 juz setiap malam. Ibadah yang berlangsung hingga menjelang sahur ini terdiri […]

    Bagikan
  • Kebakaran TPA Milangasri Magetan Meluas, Pemadaman Dihentikan Sementara karena Asap Tebal

    Kebakaran TPA Milangasri Magetan Meluas, Pemadaman Dihentikan Sementara karena Asap Tebal

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah Milangasri di Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Sedikitnya satu hektare timbunan sampah dilaporkan terbakar sejak Sabtu (12/9/2026) sore. Upaya pemadaman yang dilakukan petugas gabungan sekitar delapan jam hingga Minggu (13/9/2026) dini hari dihentikan sementara. Selain terdapat titik api yang berada di lokasi sulit […]

    Bagikan
expand_less