Berita Terkini
Trending Tags

Hasil Uji Lab, Polisi Temukan Bakteri Pada Makanan Penyebab Keracunan di Bondrang dan Belang

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
  • visibility 132
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Rudi Hidajanto

Sinergia | Kab. Ponorogo – Polres Ponorogo mengungkap hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal yang menimpa puluhan warga di dua kecamatan beberapa waktu lalu.

Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Rudi Hidajanto, menyebutkan sampel yang diperiksa meliputi air, bumbu gulai, kecap, sate, tongseng, gulai kambing, serta sejumlah peralatan memasak dari pihak katering yang menyediakan makanan tersebut.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) setempat, ditemukan adanya kandungan bakteri dalam makanan yang dikonsumsi warga Desa Bondrang, Kecamatan Sawoo, serta warga Desa Belang, Kecamatan Bungkal.

“Ini bakteri apa, prosesnya bagaimana, masih perlu penjelasan lebih lanjut dari Dinas Kesehatan dan pihak laboratorium. Kalau dilihat dari hasil lab, bakteri itu ada pada makanannya, meskipun di air juga ditemukan kandungan tertentu,” ujar AKP Rudi.

Ia menambahkan bahwa pihak Labkesda nantinya akan memberikan penjelasan lebih rinci terkait kelayakan konsumsi air yang diuji berdasarkan berita acara pemeriksaan (BAP).

Dengan ditemukannya unsur pidana dalam kasus ini, polisi telah meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

“Undang-Undang yang kami terapkan adalah UU Pangan, yang diatur dalam Pasal 135. Dalam pasal itu disebutkan bahwa pihak yang memproduksi, membuat, atau mengedarkan makanan yang tidak sesuai dengan standar sanitasi pangan dapat dijerat hukum,” jelasnya.

Lebih lanjut, ancaman hukuman dalam kasus ini mencapai dua tahun penjara. Selain itu, polisi juga menerapkan Pasal 360 ayat (2) KUHP yang mengatur tentang kelalaian yang menyebabkan luka berat atau sakit sementara pada orang lain.

“Sebanyak 41 saksi telah kami periksa. Ini akan terus kita lanjuti perkaranya” pungkas AKP Rudi.

Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • 41.577 Pelanggan Nikmati perjalanan dengan KA BIAS selama Libur Nataru

    41.577 Pelanggan Nikmati perjalanan dengan KA BIAS selama Libur Nataru

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 88
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Kereta Api (KA) Bandara Internasional Adi Soemarmo (BIAS) rute Solo – Madiun PP menjadi KA favorit pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2024/2025 (Nataru) di Wilayah Daop 7 Madiun. Bagaimana tidak, pada periode 19 Desember 2024 – 5 Januari 2025 telah tercatat sebanyak 41.577 pelanggan menggunakan kereta api tersebut. Untuk keberangkatan […]

    Bagikan
  • Imbas Program Makan Bergizi Gratis, Petani Sayur Magetan Ketiban Untung

    Imbas Program Makan Bergizi Gratis, Petani Sayur Magetan Ketiban Untung

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah membawa dampak positif yang sangat terasa bagi petani di Desa Pacalan, Kecamatan Plaosan. Kebutuhan pasokan sayur untuk memenuhi program tersebut membuat harga sejumlah komoditas pertanian naik signifikan, bahkan mencapai hampir dua kali lipat. Ketua Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Pacalan, Puriyanto, mengungkapkan bahwa MBG […]

    Bagikan
  • APTRI Madiun Mendesak Pemerintah Tunjuk Bulog Tangani Impor Gula

    APTRI Madiun Mendesak Pemerintah Tunjuk Bulog Tangani Impor Gula

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – DPC Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI ) wilayah PG Redjo Agung Baru Madiun mendesak pada pemerintah perlunya menghidupkan kembali Dewan Gula Indonesia (DGI). Selain itu turut meminta pentingnya izin impor gula ditangani sepenuhnya oleh Bulog karena dinilai mampu sebagai stabilisator harga dan penyerap gula petani. DPC APTRI Madiun berharap […]

    Bagikan
  • Gebyar Pendidikan TK Kartika IV-17, Wujudkan Anak Pemberani dan Berprestasi

    Gebyar Pendidikan TK Kartika IV-17, Wujudkan Anak Pemberani dan Berprestasi

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Gebyar Pendidikan dalam rangka memperingati Hari Kartini, Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), dan HUT TK Kartika  IV-17 ke-65 digelar di TK Kartika  IV-17, Jl. Diponegoro 39 Kota Madiun, Jumat (16/05/2025). Ajang itu dilakukan dalam bentuk lomba fashion show baju adat dan lomba mewarnai. Wakil Ketua Yayasan Kartika Jaya Koordinator Rem 081 Cabang […]

    Bagikan
  • Jalur Menuju Wisata Telaga Sarangan Magetan Macet Parah

    Jalur Menuju Wisata Telaga Sarangan Magetan Macet Parah

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Telaga Sarangan Magetan masih menjadi primadona masyarakat untuk menikmati liburan. Tak terkecuali pada H+5 lebaran, banyak masyarakat yang menuju wisata alam di kaki Gunung Lawu tersebut. Dampaknya, kepadatan lalu lintas terjadi di jalur menuju Telaga Sarangan pada Sabtu (05/04/2025). Niko dari Purwokerto Jawa Tengah mengaku berlibur di Magetan bersama keluarga. Meski […]

    Bagikan
  • Jalan Surabaya-Pacitan di Slahung Ditutup Total Selama Pembersihan Longsor

    Jalan Surabaya-Pacitan di Slahung Ditutup Total Selama Pembersihan Longsor

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Jalan Surabaya-Pacitan di KM 222, Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung, Ponorogo, akan ditutup total selama dua jam pada Rabu, (19/03/2025). Penutupan dilakukan guna kelancaran proses evakuasi dan pembersihan material longsor yang menutupi badan jalan. Hadi Santoso, anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Ponorogo, menjelaskan longsor sebelumnya membawa material berupa bebatuan besar. Upaya […]

    Bagikan
expand_less