Berita Terkini
Trending Tags

Libatkan Ojol, Pemkot Madiun Perkuat Pengawasan Peredaran Rokok Ilegal

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
  • visibility 172
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kota Madiun menggelar sosialisasi peraturan pengawasan barang kena cukai ilegal melibatkan para pengemudi ojol se-Madiun Raya. Foto: Surya Wibawa – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggelar sosialisasi barang kena cukai pada Selasa (18/11/2025). Kegiatan ini melibatkan para pengemudi ojek online (ojol) se-Madiun Raya sebagai langkah memperluas pemahaman tentang peredaran barang ilegal, terutama rokok tanpa cukai.

Acara tersebut dihadiri Wali Kota Madiun Maidi, Wakil Wali Kota, Sekda Kota Madiun, serta narasumber dari Bea Cukai Madiun dan Satlantas Polres Madiun Kota. Dalam kesempatan itu, para pengemudi ojol juga menerima materi terkait keselamatan berkendara dan pengarahan mengenai Operasi Zebra 2025 yang berlangsung pada 17–30 November 2025.

Wali Kota Maidi menegaskan pentingnya peran para pengemudi ojol dalam memantau peredaran barang ilegal, mengingat mobilitas mereka yang tinggi dan aktivitas mereka yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. “Ojol ini sering berada di lapangan, pagi siang malam. Kalau menemukan peredaran rokok tanpa cukai, segera laporkan. Mereka bisa menjadi mata dan telinga pemerintah,” ujar Maidi.

Ia menambahkan bahwa pemerintah telah memberikan penjelasan terkait ciri-ciri rokok ilegal agar para ojol mampu mengenalinya dan bertindak cepat. “Hari ini kita sosialisasikan ciri-cirinya. Karena ojol sering mengantar barang, mereka bisa menjadi contoh dalam mendukung pemberantasan rokok ilegal,” imbuhnya.

Melalui sosialisasi ini, Pemkot Madiun berharap tercipta kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga ketertiban peredaran barang kena cukai serta meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petani di Ngawi Tewas di Dalam Sumur Sawah, Diduga Terpeleset Saat Nyalakan Pompa Air

    Petani di Ngawi Tewas di Dalam Sumur Sawah, Diduga Terpeleset Saat Nyalakan Pompa Air

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Desa Tempuran, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, digemparkan dengan penemuan jasad seorang petani di dalam sumur sawah miliknya, Kamis (16/4/2026) malam. Korban diketahui bernama Muchlas (68), warga setempat. Korban pertama kali ditemukan oleh anak perempuannya, Aprilia (16), sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, Aprilia tengah mencari ayahnya yang sejak […]

    Bagikan
  • Dugaan Rasuah Kolam Renang Desa Sukosari dan Gemarang Menggantung, Muncul Lagi Laporan APBDes Simo

    Dugaan Rasuah Kolam Renang Desa Sukosari dan Gemarang Menggantung, Muncul Lagi Laporan APBDes Simo

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Perkerjaan rumah tim penyidik Kejari Kab. Madiun kian bertambah pasca laporan APBDes Simo Kec. Balerejo Tahun 2021-2024. Padahal dugaan rasuah dua kasus besar yakni kolam renang di Desa Gemarang, Kec. Gemarang dan Desa Sukosari Kec. Dagangan belum tuntas. Tak pelak desakan dan sindiran muncul agar penyidik Kejari tidak mengantung perkaranya. […]

    Bagikan
  • DPRD Magetan Cecar Bupati Soal Anggaran ‘Kejar Tayang’ R-APBD TA. 2026

    DPRD Magetan Cecar Bupati Soal Anggaran ‘Kejar Tayang’ R-APBD TA. 2026

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Magetan Tahun 2026 berlangsung panas dalam rapat paripurna DPRD, Rabu (26/11/2025). Tidak hanya mempertanyakan proses penyusunan anggaran yang “kejar tayang”, para legislator juga menumpuk sederet kritik mulai dari defisit APBD, persoalan layanan publik, hingga problematika program nasional yang diadopsi daerah. Dokumen RAPBD […]

    Bagikan
  • Kerajinan Kulit Ecoprint Asal Magetan Tembus Pasar Global, Omzet Puluhan Juta per Bulan photo_camera 4

    Kerajinan Kulit Ecoprint Asal Magetan Tembus Pasar Global, Omzet Puluhan Juta per Bulan

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 694
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan tak hanya dikenal dengan panorama alamnya, tetapi juga memiliki potensi besar di sektor industri kreatif. Salah satunya datang dari kerajinan kulit bermotif ecoprint yang kini mulai mencuri perhatian pasar nasional hingga internasional. Teknik ecoprint yang lazim diterapkan pada kain, di tangan pengrajin Magetan justru dikembangkan pada media kulit sapi […]

    Bagikan
  • 29 Motor Dinas dan 3 Mobil Pemkab Ponorogo Siap Dilelang, Target PAD Tembus Rp200 Juta

    29 Motor Dinas dan 3 Mobil Pemkab Ponorogo Siap Dilelang, Target PAD Tembus Rp200 Juta

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo akan melelang puluhan kendaraan dinas dan sejumlah barang inventaris yang sudah tidak lagi digunakan. Lelang tersebut ditargetkan mampu menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga lebih dari Rp200 juta. Kepala Bidang Aset BPPKAD Kabupaten Ponorogo, Zaenal Arifin, mengatakan kendaraan yang akan dilelang terdiri dari 29 unit sepeda motor […]

    Bagikan
  • Penyaluran Bantuan Pangan Bulog Madiun Baru 29,41 Persen, Kota Madiun Tuntas 100 Persen

    Penyaluran Bantuan Pangan Bulog Madiun Baru 29,41 Persen, Kota Madiun Tuntas 100 Persen

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Realisasi penyaluran bantuan pangan oleh Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Madiun hingga pertengahan April 2026 baru mencapai 29,41 persen. Meski demikian, capaian di masing-masing daerah menunjukkan progres yang berbeda, dengan Kota Madiun telah tuntas 100 persen. Pimpinan Perum Bulog Kancab Madiun, Agung Sarianto, menjelaskan bahwa distribusi bantuan pangan masih terus berjalan […]

    Bagikan
expand_less