Berita Terkini
Trending Tags

Musim Entong Tiba! Warga Banyubiru Berburu ‘Lauk Gurih’, Laris Dijual Rp20 Ribu Segelas

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
  • visibility 76
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Entong atau kepompong ulat jati berwarna cokelat, Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Ngawi – Datangnya musim hujan membawa aktivitas khas bagi warga di sekitar kawasan hutan jati Desa Banyubiru, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi. Tumpukan daun jati kering yang berserakan di lantai hutan berubah menjadi habitat entong—kepompong ulat jati berwarna cokelat. Tidak hanya sebagai sumber pangan sekaligus rezeki musiman bagi warga.

Sejak pagi, para ibu rumah tangga tampak bergerombol di bawah tegakan pohon jati. Berbekal gelas plastik, besek, hingga kotak kecil sebagai wadah, mereka duduk lesehan atau jongkok sambil membalik daun-daun jati yang lembap. Dari balik tumpukan itulah entong ditemukan dan dipungut dengan tangan kosong. Kegiatan itu membutuhkan ketelatenan, namun bagi mereka sudah menjadi rutinitas musiman yang dinantikan.

Bagi Sumini, salah satu pencari entong, hadirnya musim hujan berarti datangnya kesempatan menambah penghasilan. Ia bersama ibu-ibu lainnya hampir setiap hari menyusuri hutan untuk mencari entong.

“Setiap awal musim hujan warga sini mencari entong di hutan. Entong bisa dimakan, biasanya saya masak oseng. Sekali mencari bisa dapat empat gelas, kadang lebih. Kalau dijual harganya dua puluh ribu per gelas. Musim entong memang jadi berkah,” jelas Sumini.

Hasil buruan yang melimpah kadang mereka konsumsi sendiri. Namun jika ada warga lain yang ingin membeli, entong dijual seharga Rp. 20.000 per gelas tanggung.

Bagi sebagian warga, entong bukan sekadar hasil buruan. Siva Miftahul Janah, seorang anak warga Banyubiru, mengaku sangat menyukai entong jati yang dimasak oleh neneknya. “Ini lagi makan entong jati pakai nasi hangat, rasanya gurih. Kalau libur sekolah saya juga ikut mencari entong,” ujar Siva sembari menikmati sepiring oseng entong.

Rasanya yang gurih membuat entong menjadi lauk sederhana namun digemari, terutama ketika disantap selagi hangat saat musim hujan.

Meski menjadi sumber kebahagiaan dan pemasukan tambahan, musim entong jati berlangsung sangat singkat. Biasanya hanya sekitar satu minggu sebelum populasi kepompong menghilang. Karena itu, warga memanfaatkan waktu dari pagi hingga sore untuk mencari sebanyak mungkin selagi masih ada.

Bagi masyarakat Banyubiru, tradisi berburu entong bukan hanya soal pangan. Namun menjadi bagian dari ritme hidup warga sekitar hutan jati perpaduan antara kearifan lokal, ketekunan, dan rasa syukur atas berkah kecil dari alam. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Kontrakan di Sidokerto Ngawi Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

    Rumah Kontrakan di Sidokerto Ngawi Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Desa Sidokerto, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, dibuat geger oleh kebakaran yang melanda sebuah rumah kontrakan pada Kamis (14/08/2025). Api melahap habis bangunan milik Supriyono (45), warga Desa Sidorejo, Kecamatan Saradan, Madiun, saat ditinggal bekerja. Insiden yang terjadi sekitar pukul 11.15 WIB itu berawal ketika asap tebal terlihat membumbung dari atap […]

    Bagikan
  • Perkuat Pengawasan Orang Asing, Kantor Imigrasi Ponorogo Gelar Rakor TIMPORA 2025

    Perkuat Pengawasan Orang Asing, Kantor Imigrasi Ponorogo Gelar Rakor TIMPORA 2025

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ponorogo menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) tingkat Kabupaten Ponorogo Tahun 2025, Rabu (28/05/2025), bertempat di Hotel Maesa Ponorogo. Kegiatan ini mengusung tema “Perkuat Koordinasi Bidang Pengawasan Keberadaan serta Kegiatan Orang Asing di Wilayah Kabupaten Ponorogo.” Rakor TIMPORA Ponorogo 2025 dihadiri berbagai […]

    Bagikan
  • Magetan Digegerkan Viral Video Asusila, Polisi Sudah Amankan Terduga Pelaku

    Magetan Digegerkan Viral Video Asusila, Polisi Sudah Amankan Terduga Pelaku

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Publik Kabupaten Magetan beberapa hari terakhir ini dibuat geger oleh beredarnya video asusila yang melibatkan kakak dan adik tiri berinisial DN dan LJ. Ironisnya, video tersebut diduga diperjualbelikan oleh DN di grub Telegram. Hal itu sangat disayang dan meresahkan warga Magetan, khususnya di wilayah Kecamatan Barat yang mengenali si pelaku. “Sekitar […]

    Bagikan
  • Terungkap, Suami Rekayasa Kematian Istri di Hutan Jati Sampung

    Terungkap, Suami Rekayasa Kematian Istri di Hutan Jati Sampung

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Polres Ponorogo memberikan penghargaan kepada anggota Satreskrim yang berhasil mengungkap kasus pembunuhan di Hutan Jati, Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Ponorogo. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, saat apel pagi, Senin (25/8/2025). Kapolres menyampaikan apresiasi atas kerja cepat anggotanya yang hanya dalam waktu delapan jam mampu menangkap […]

    Bagikan
  • Suara Knalpot Brong di Jalur Sarangan–Cemorosewu Dikeluhkan Wisatawan

    Suara Knalpot Brong di Jalur Sarangan–Cemorosewu Dikeluhkan Wisatawan

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Suasana jalur tembus Sarangan–Cemorosewu, Jawa Timur, berubah drastis pada akhir pekan ini. Biasanya tenang, rute menuju kawasan wisata alam tersebut dipenuhi deru ratusan hingga ribuan motor dua-tak (2-stroke) yang mengikuti Kopdar Camp 78. Alih-alih membawa kesan meriah, kebisingan suara knalpot justru memicu keresahan. Wisatawan asal Solo, Hariyadi, yang sedang menuju […]

    Bagikan
  • Ratusan Botol Miras Dimusnahkan, Polisi Bersih-Bersih Penyakit Masyarakat Jelang Lebaran

    Ratusan Botol Miras Dimusnahkan, Polisi Bersih-Bersih Penyakit Masyarakat Jelang Lebaran

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menjelang pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri melalui Operasi Ketupat, Polres Ponorogo lebih dulu menggelar Operasi Pekat atau penyakit masyarakat. Operasi ini menyasar berbagai aktivitas yang dinilai meresahkan masyarakat, seperti peredaran minuman keras ilegal hingga obat-obatan terlarang. Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengatakan operasi tersebut menjadi langkah awal untuk menciptakan […]

    Bagikan
expand_less