Berita Terkini
Trending Tags

Usai Insiden Dugaan Keracunan MBG, Wali Murid Minta Program MBG Dievaluasi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • visibility 153
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Salah Satu Siswi Masih Dilakukan Perawatan Pasca Insiden Dugaan Keracunan, Foto : Istimewa

Sinergia | Ngawi – Kasus dugaan keracunan makanan kembali menimpa siswa penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Rabu (26/11/2025). Kejadian yang berulang ini memicu kekhawatiran mendalam dari para wali murid. Kecemasan muncul terutama dari para orang tua siswa yang menjalani perawatan di Puskesmas Gemarang.

Mereka menilai insiden keracunan tak lagi bisa dianggap sepele karena menyangkut keselamatan anak-anak. Muntiani, wali murid SMPN 2 Kedunggalar, mengaku terpukul setelah dua anaknya mengalami sakit perut dan muntah-muntah usai menyantap hidangan MBG di sekolah. Ia tak menyangka program yang disebut-sebut memberi nutrisi tambahan justru memunculkan persoalan baru.

“Menurut saya, program ini lebih baik dihentikan dulu. Untuk urusan makanan, saya bisa memastikan anak-anak saya mendapatkan bekal yang layak setiap hari,” tuturnya dengan suara cemas.

Ia juga menyampaikan bahwa sejak awal sudah kurang setuju dengan pelaksanaan MBG, terlebih setelah mendengar kasus keracunan di sejumlah daerah. Karena itu, ia menegaskan tidak akan mengizinkan anak-anaknya kembali mengonsumsi hidangan MBG jika program tersebut tetap diterapkan.

“Kalau program ini berjalan lagi, anak-anak saya tidak akan saya perbolehkan ikut makan. Soal pilihan wali murid lain, itu urusan masing-masing,” katanya.

Kecemasan juga dirasakan Husen, wali murid lain yang anaknya masih duduk di kelas I SD. Ia baru mengetahui kondisi putrinya setelah mendapat kabar dari pihak sekolah bahwa anaknya sedang ditangani tenaga medis.

“Waktu diberi tahu kalau anak saya sampai harus diinfus, saya benar-benar kaget. Sebagai orang tua tentu saja saya merasa takut. Saya berharap kejadian seperti ini tidak terulang,” ujarnya.

Berdasarkan pemantauan di Puskesmas Gemarang, beberapa siswa sudah diperbolehkan pulang karena kondisinya membaik. Namun, sebagian lainnya masih mendapatkan perawatan intensif, termasuk pemberian oksigen dan obat-obatan untuk mengatasi gejala keracunan yang muncul.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adakah Solusi Untuk Keberlangsungan Pendidikan bagi 151 Siswa TK Islam Masyitoh ?

    Adakah Solusi Untuk Keberlangsungan Pendidikan bagi 151 Siswa TK Islam Masyitoh ?

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Keberadaan KB-TK Islam Masyitoh di Jalan Alun-Alun Barat Kota Madiun kian diujung tanduk. Di tengah ancaman eksekusi lahan, pihak Yayasan Dewi Masyitoh ternyata sempat menawarkan untuk pengelolaan sekolah kepada PCNU Kota Madiun. Namun tidak ada kesepakatan kedua pihak yang terjadi. Ketua Komite KB-TK Islam Masyitoh, Yunita Aliya Wijayani, mengungkapkan bahwa […]

    Bagikan
  • Keberangkatan Jemaah Umrah Sindo Wisata Haji Ulul Azmi

    Keberangkatan Jemaah Umrah Sindo Wisata Haji Ulul Azmi

    • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 92
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Biro Umrah dan Haji Sindo Wisata Madiun kembali memberangkatkan rombongan jemaah umrahnya menuju Tanah Suci. Pada Sabtu, 28 Desember 2024, prosesi pemberangkatan berlangsung di Asrama Haji Kota Madiun, di mana satu bus rombongan jemaah berkumpul untuk melaksanakan sholat safar dan istighosah sebelum memulai perjalanan mereka menuju ke Tanah Suci. Keberangkatan kali ini […]

    Bagikan
  • Serangan Wereng Meluas, Pemkab Ponorogo Siapkan 320 Liter Pestisida untuk Semprot Serentak

    Serangan Wereng Meluas, Pemkab Ponorogo Siapkan 320 Liter Pestisida untuk Semprot Serentak

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo terus berupaya mengendalikan penyebaran hama wereng batang cokelat yang menyerang tanaman padi milik petani di berbagai wilayah. Rembug bersama perwakilan petani digelar di Pendopo Agung Pemkab Ponorogo, Selasa (15/07/2025), guna membahas langkah penanganan darurat. Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan) Ponorogo, Suprianto, mengatakan pihaknya telah […]

    Bagikan
  • Ibu di Madiun Meninggal Mendadak saat Cari Kayu Bakar, Diduga Alami Sakit Jantung

    Ibu di Madiun Meninggal Mendadak saat Cari Kayu Bakar, Diduga Alami Sakit Jantung

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Warga Desa Sirapan, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, digemparkan oleh penemuan jasad seorang perempuan di kawasan hutan milik Perhutani, tepatnya di Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bulu, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngadirejo, pada Kamis (29/05/2025) siang. Peristiwa tersebut diketahui setelah seorang anak kecil berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar. […]

    Bagikan
  • Sepekan Menuju Penggusuran, Ini Jeritan Warga Totog Magetan

    Sepekan Menuju Penggusuran, Ini Jeritan Warga Totog Magetan

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Satu per satu jendela ditutup lebih awal di sudut Totog, Kelurahan Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Suara tawa anak-anak yang biasa riuh di lorong-lorong sempit tak lagi terdengar. Hanya angin sore yang membawa sunyi, menyusup ke rumah-rumah mungil berukuran tak lebih dari 4×5 meter, tempat 18 keluarga kini menyimpan ketakutan yang sama […]

    Bagikan
  • ASN Ramai-Ramai Beli Telur, Aksi Solidaritas di Magetan Tuai Kritik Substansi

    ASN Ramai-Ramai Beli Telur, Aksi Solidaritas di Magetan Tuai Kritik Substansi

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) memadati halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Magetan, Selasa (12/5/2026), untuk membeli telur dari peternak lokal. Aksi yang dikemas dalam “Gerakan Membeli Telur” ini digagas sebagai upaya cepat membantu peternak ayam petelur yang tengah terpukul akibat anjloknya harga jual. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Magetan […]

    Bagikan
expand_less