Berita Terkini
Trending Tags

Bupati Wajibkan Pakai Baju Santri Menyambut Hari Santri Nasional 2025

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
  • visibility 205
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Ponorogo,Sugiri Sancoko gunakan pakaian Santri. Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Ponorogo mengeluarkan surat edaran bernomor 100.3.4.2/KH/11/405.01.2/2025 tentang Pakaian Khusus Menyambut Hari Santri Nasional. Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar, mahasiswa, guru, pedagang, hingga masyarakat umum diwajibkan mengenakan pakaian ala santri selama sembilan hari penuh.

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar simbolik, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap peran besar santri dalam sejarah perjuangan bangsa.

“Santri itu berjuang, santri itu berkorban. Bahkan yang melatarbelakangi kemerdekaan dan peristiwa 10 November selalu ada keterlibatan santri. Maka pemerintah menetapkan Hari Santri, dan kami di Ponorogo sudah menyambutnya sejak 4–5 tahun lalu dengan bersarung bersama,” ujar Bupati Sugiri, Senin (13/10/2025).

Menurutnya, pemakaian sarung dan busana muslim merupakan wujud penghormatan sekaligus upaya menumbuhkan kembali spirit perjuangan dan keteladanan santri di tengah masyarakat.

“Kami ingin masuk ke ruang-ruang santri, menggugah semangat bahwa santri itu luar biasa. Maka kami tandai dengan bersarung,” tambahnya.

Selain itu, rangkaian kegiatan HSN di Ponorogo juga akan diisi dengan berbagai agenda menarik, seperti Santri Run dan gelaran seni budaya. Bupati Sugiri menyebut momentum Hari Santri ini tidak hanya bernilai spiritual dan kebangsaan, tetapi juga berdampak ekonomi.

“Ekonomi jadi tumbuh, karena pedagang sarung, pedagang baju muslim jadi laku. Ada kincir ekonomi yang kami gerakkan bersama. Di setiap event, kami ingin memastikan ada efek ekonomi, mulai dari pedagang kecil, alat mandi, alat dandan, sampai bakul snack,” terangnya.

Sugiri berharap peringatan HSN tahun ini menjadi penggerak ekonomi rakyat, penguat peradaban, serta penjaga karakter Indonesia yang tetap ‘jos’.

“Semua ASN dan masyarakat tanpa terkecuali menggunakan sarung dan gamis. Agama lain menyesuaikan. Termasuk siswa, mahasiswa, guru, pedagang, kafe, warung, bahkan wartawan, mohon dengan hormat ikut mengenakan sarung di Hari Santri,” pungkasnya.

Ega patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir di Daop 4 Belum Surut, KAI Daop 7 Madiun Batalkan Perjalanan KA Gajayana Tambahan Malang-Gambir

    Banjir di Daop 4 Belum Surut, KAI Daop 7 Madiun Batalkan Perjalanan KA Gajayana Tambahan Malang-Gambir

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun membatalkan perjalanan Kereta Api Gajayana Tambahan relasi Malang–Gambir pulang-pergi (PP) pada Selasa (20/1/2026). Pembatalan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan operasional akibat genangan air yang melanda wilayah Daop 4 Semarang pada Sabtu (17/1) hingga Minggu (18/1) lalu. Genangan air […]

    Bagikan
  • Kejati Jatim Turut Kawal Program Asacita Presiden Prabowo

    Kejati Jatim Turut Kawal Program Asacita Presiden Prabowo

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur telah komitmen mengawal prioritas program nasional, termasuk makan bergizi gratis (MBG) dan ketahanan pangan.  Langkah itu ditegaskan Kepala Kejati Jatim, Mia Amiati usai meresmikan gedung baru Kejaksaan negeri Madiun, sekaligus melaksanakan tebar benih bersama jajaran Forpimda Kabupaten Madiun Jawa Timur Selasa kemarin (21/1/2025).  “Kami mendukung […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Usulkan Tambahan 7.000 Ton Pupuk Bersubsidi, Kuota NPK dan Organik Belum Mencukupi

    Pemkab Magetan Usulkan Tambahan 7.000 Ton Pupuk Bersubsidi, Kuota NPK dan Organik Belum Mencukupi

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan kembali mengajukan penambahan alokasi pupuk bersubsidi kepada pemerintah pusat untuk memenuhi kebutuhan petani pada musim tanam 2026. Tambahan yang diusulkan mencapai 7.000 ton, terdiri dari 5.000 ton pupuk NPK dan 2.000 ton pupuk organik. Usulan tersebut diajukan menyusul masih terbatasnya kuota pupuk bersubsidi yang diterima Kabupaten Magetan […]

    Bagikan
  • Baru Raih Adipura, Magetan Malah Banjir ! Saluran Irigasi Penuh Sampah Jadi Biang Kerok

    Baru Raih Adipura, Magetan Malah Banjir ! Saluran Irigasi Penuh Sampah Jadi Biang Kerok

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan belum lama ini meraih penghargaan sebagai daerah dengan predikat Adipura “Menuju Kota Bersih”. Namun malah dikejutkan banjir luapan pada Selasa (3/3/2026) petang. Ironisnya, banjir terjadi akibat saluran irigasi yang tersumbat sampah, sehingga air meluap ke jalan dan permukiman warga. Hujan deras mengguyur Magetan sejak pukul 17.00 hingga 20.00 WIB […]

    Bagikan
  • Adu Banteng Motor dan Mobil di Maospati, Satu Pemuda Tewas di Tempat

    Adu Banteng Motor dan Mobil di Maospati, Satu Pemuda Tewas di Tempat

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 596
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Maospati–Magetan, tepatnya di depan toko roti Papa Kukis, Kelurahan Kraton, Kecamatan Maospati, Kamis sore (23/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Insiden yang disebut warga sebagai “adu banteng” antara sepeda motor dan mobil ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban tewas diketahui […]

    Bagikan
  • Sosialisasi Bidang Cukai, Pemkot Madiun Komitmen Perangi Rokok Ilegal

    Sosialisasi Bidang Cukai, Pemkot Madiun Komitmen Perangi Rokok Ilegal

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bersama Kantor Bea Cukai Madiun menggelar Sosialisasi Peraturan Pengawasan Barang Kena Cukai, Rabu (23/07/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu agenda rutin yang dilaksanakan enam kali dalam setahun sebagai bentuk komitmen untuk menekan peredaran rokok ilegal di wilayah Kota Madiun. Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, yang […]

    Bagikan
expand_less