Berita Terkini
Trending Tags

Dugaan Keracunan MBG di Ngawi, SPPG Kawu Belum Kantongi Sertifikat Laik Higieni

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • visibility 191
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua DPRD Kabupaten Ngawi, Yuwono Kartiko, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Ngawi – Kasus dugaan keracunan makanan kembali menimpa puluhan siswa SD dan SMP di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, setelah mereka menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (26/11/2025). Insiden tersebut memicu perhatian publik, terutama terkait standar kelayakan fasilitas yang menyiapkan ribuan porsi makanan bagi peserta didik.

Fokus mengarah pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kawu, tempat menu MBG tersebut diproduksi. Fasilitas yang baru beroperasi sekitar delapan hari itu ternyata belum mengantongi Sertifikat Laik Higieni Sanitasi (SLHS), sebuah dokumen wajib untuk memastikan pemenuhan standar higienitas dapur pengolahan.

Ketua DPRD Kabupaten Ngawi, Yuwono Kartiko, mengungkap bahwa selain belum memiliki SLHS, terdapat sejumlah komponen kelayakan SPPG yang berstatus Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

“Saya menerima laporan bahwa beberapa aspek di SPPG yang memasok makanan MBG untuk para siswa ini dinyatakan TMS. Jika belum memenuhi ketentuan, seharusnya aktivitas produksi dihentikan sementara,” ujarnya, Kamis (27/11/2025).

Yuwono yang akrab disapa Pak King mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) agar patuh terhadap aturan dan SOP yang disusun lembaga tersebut. Menurutnya, pelaksanaan program MBG tidak boleh dipaksakan jika fasilitas penyedia makanan masih bermasalah.

“Kami meminta BGN benar-benar mengikuti regulasi yang mereka buat. Bila ada SPPG yang belum siap secara prosedural maupun administratif, maka operasionalnya perlu ditunda,” tegasnya.

Untuk memastikan pemulihan para siswa, Yuwono juga meminta Dinas Kesehatan Ngawi terus melakukan pendampingan di Puskesmas Gemarang. Ia menekankan bahwa pihak SPPG yang memasok menu MBG harus bertanggung jawab apabila terbukti proses pengolahan makanan menjadi penyebab munculnya gejala keracunan.

“Kami berharap pihak SPPG bisa mempertanggungjawabkan insiden ini dan melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi, Heri Nur Fahrudin, membenarkan bahwa SPPG Kawu memang belum memiliki SLHS. Ia menyampaikan bahwa sertifikat tersebut masih dalam tahap pengurusan.

“SLHS-nya masih dalam proses. Data terbaru menunjukkan ada 94 siswa dengan dugaan intoleransi makanan, dan 93 dari mereka sudah diperbolehkan pulang. Saat ini tinggal satu pasien yang masih menjalani perawatan di Puskesmas Gemarang,” jelas Heri. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Thariq Megah Lakukan Perlawanan Hukum Atas Dakwaan, Maidi dan Rochim Pilih Ke Tahap Pembuktian

    Thariq Megah Lakukan Perlawanan Hukum Atas Dakwaan, Maidi dan Rochim Pilih Ke Tahap Pembuktian

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 593
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Terdakwa perkara dugaan korupsi, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun Thariq Megah memilih langkah berbeda usai menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Kamis (11/6/2026). Setelah mendengarkan pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Thariq melalui kuasa hukumnya […]

    Bagikan
  • Penataan Kampung Jepang Madiun Dimatangkan, Disiapkan Jadi Wisata Edukasi dan Pusat Bahasa

    Penataan Kampung Jepang Madiun Dimatangkan, Disiapkan Jadi Wisata Edukasi dan Pusat Bahasa

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus mematangkan rencana penataan kawasan Kampung Jepang di Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman dengan fokus pada pemanfaatan yang lebih jelas dan berkelanjutan. Proyek ini diarahkan tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan pengembangan potensi lokal. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menegaskan […]

    Bagikan
  • Bekas Galian C Memakan Korban, Pemdes Tulung Pasangi Papan Peringatan

    Bekas Galian C Memakan Korban, Pemdes Tulung Pasangi Papan Peringatan

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Insiden tenggelamnya seorang bocah laki-laki berinisial RYA (11) di kubangan air bekas tambang galian C yang berada di Dusun Purworejo, Desa Tulung, Kecamatan Saradan mendapat atensi dari pemerintah. Setelah lokasi tersebut menelan korban jiwa, Pemerintah Desa Tulung berencana memasang pagar pembatas keliling, serta memasang papan peringatan.  Hal itu dilakukan agar […]

    Bagikan
  • Denpom V/1 Madiun Gelar Anjangsana ke Purnawirawan dalam Rangka HUT ke-80 Pomad

    Denpom V/1 Madiun Gelar Anjangsana ke Purnawirawan dalam Rangka HUT ke-80 Pomad

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Detasemen Polisi Militer (Denpom) V/1 Madiun menggelar anjangsana ke sejumlah purnawirawan yang pernah berdinas di satuan tersebut dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad), Selasa (9/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Pomad yang sebelumnya diawali dengan donor darah dan ziarah rombongan. […]

    Bagikan
  • Kasus Landak Jawa di Madiun Terungkap dari Laporan Warga, Polres Madiun Beberkan Kronologi

    Kasus Landak Jawa di Madiun Terungkap dari Laporan Warga, Polres Madiun Beberkan Kronologi

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Kasus kepemilikan ilegal satwa dilindungi jenis Landak Jawa yang menjerat Darwanto, warga Dusun Gemuruh, Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun rupanya bermula dari laporan masyarakat setempat. Kasatreskrim Polres Madiun AKP Agus Andi menjabarkan laporan tersebut diterima pihak kepolisian pada Desember 2024. Laporan itu diajukan oleh warga Desa Tawangrejo dan disertai dukungan […]

    Bagikan
  • Maling Bobol Kantor Pemkab Magetan, Laptop dan Hard Disk Raib

    Maling Bobol Kantor Pemkab Magetan, Laptop dan Hard Disk Raib

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi pencurian yang menyasar fasilitas pemerintahan terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan. Pelaku yang belum diketahui identitasnya nekat membobol sejumlah ruang kerja di kompleks perkantoran pemkab dan membawa kabur tujuh unit laptop serta satu hard disk dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp25 juta. Peristiwa tersebut baru terungkap pada Senin (15/6/2026) […]

    Bagikan
expand_less