Berita Terkini
Trending Tags

Harga Bumbu Dapur Melonjak di Magetan Jelang Nataru, Pedagang Keluhkan Pasar Sepi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • visibility 162
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, sejumlah komoditas bumbu dapur di Pasar Sayur Magetan mengalami kenaikan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, sejumlah komoditas bumbu dapur di Pasar Sayur Magetan mengalami kenaikan harga cukup signifikan. Para pedagang menyebut lonjakan ini dipicu oleh intensitas hujan yang mulai tinggi, menyebabkan banyak tanaman rusak dan gagal panen.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai rawit dari sebelumnya berkisar Rp. 45–50 ribu per kilogram kini melambung menjadi Rp. 95–100 ribu per kilogram. Sementara harga cabai keriting yang awalnya Rp35–40 ribu per kilogram naik menjadi Rp65–70 ribu per kilogram.

Komoditas bawang merah juga tak luput dari kenaikan. Dari harga awal Rp40–45 ribu per kilogram, kini menjadi Rp55–60 ribu per kilogram. Lonjakan ini terjadi sejak sepekan terakhir, bahkan sebelum memasuki Desember.

Warsi, salah satu pedagang di Pasar Sayur Magetan, membenarkan tingginya harga-harga tersebut. “Harga cabai rawit sekarang untuk eceran sekitar 95 sampai 100 ribu rupiah per kilogram. Dari tengkulak harganya sudah mahal. Cabai keriting juga 65 sampai 70 ribu rupiah. Bawang merah sekarang 60 ribu rupiah per kilogram. Memang menjelang Natal dan tahun baru biasanya naik, tapi tingginya harga ini juga karena hujan, banyak petani gagal panen,” tuturnya, Senin (08/12/2025).

Ia menambahkan bahwa pasokan untuk pedagang kecil di Magetan mayoritas berasal dari tengkulak lokal, sementara pasokan besar biasanya diambil dari daerah lain seperti Kediri. Tak hanya cabai dan bawang merah, wortel turut mengalami kenaikan harga dan kini berada di kisaran Rp20–25 ribu per kilogram.

Parti, pedagang lainnya, mengungkapkan bahwa kenaikan harga tersebut membuat perilaku belanja pembeli berubah. “Biasanya beli satu kilogram, sekarang setengahnya saja. Mereka bilang harus hemat karena harga yang lain juga ikut naik. Yang masih stabil hanya bawang putih,” jelasnya.

Meski beberapa komoditas melonjak, sejumlah bahan dapur lain justru mengalami penurunan harga. Buncis yang sebelumnya Rp10–15 ribu per kilogram kini hanya sekitar Rp8 ribu. Kentang turun dari Rp17 ribu menjadi Rp15 ribu, sementara tomat merosot dari Rp15 ribu ke Rp12 ribu per kilogram.

Di tengah fluktuasi harga, pedagang mengeluhkan kondisi pasar yang semakin sepi. Mereka berharap harga segera stabil, namun tetap memprediksi bahwa lonjakan akan berlanjut hingga puncak libur Natal dan pergantian tahun. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peradah Jatim Gelar Yowana Sadhana 2026 di Nganjuk, Perkuat Kepemimpinan dan Persaudaraan Pemuda Hindu

    Peradah Jatim Gelar Yowana Sadhana 2026 di Nganjuk, Perkuat Kepemimpinan dan Persaudaraan Pemuda Hindu

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah) Jawa Timur menggelar Yowana Sadhana atau Religi Camp 2026 di Pura Kerta Bhuana Giri Wilis, Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk. Kegiatan pembinaan pemuda Hindu tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Juli 2026, dan diikuti sekitar 200 peserta dari 17 kabupaten/kota di Jawa […]

    Bagikan
  • Jebakan Tikus Makan Korban Lagi! Petani 60 Tahun di Madiun Tewas Tersengat Listrik di Sawah

    Jebakan Tikus Makan Korban Lagi! Petani 60 Tahun di Madiun Tewas Tersengat Listrik di Sawah

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Jebakan tikus beraliran listrik kembali memakan korban jiwa di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Korban diketahui bernama Sukono (60), warga Kelurahan Kelun, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun ditemukan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik dari perangkap tikus yang terpasang di area persawahan. Ia ditemukan tak bernyawa di area persawahan Dusun Sedoro, Desa Tanjungrejo, […]

    Bagikan
  • Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, Pemkab Perkuat Inovasi dan Kolaborasi Wujudkan Madiun Bersahaja

    Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, Pemkab Perkuat Inovasi dan Kolaborasi Wujudkan Madiun Bersahaja

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun di ruang rapat paripurna DPRD, Sabtu (18/7/2026). Peringatan tahun ini mengusung tema “Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Kabupaten Madiun Bersahaja”, yang menjadi semangat bersama antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat dalam […]

    Bagikan
  • Viral Soal Beras Premium Oplosan, Pedagang di PBM Keluhkan Sepi Pembeli

    Viral Soal Beras Premium Oplosan, Pedagang di PBM Keluhkan Sepi Pembeli

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ramainya informasi terkait beras premium yang diduga oplosan menjadi keresahan tersendiri bagi pedagang di Pasar Besar Madiun (PBM). Mereka merasakan dampak turun minat pembeli terhadap beras kualitas premium. Bahkan, sepekan terakhir tidak konsumen yang membeli beras tersebut. “Sudah seminggu ini tidak ada yang beli. Memang jarang yang minat tetapi biasanya […]

    Bagikan
  • Viral Keributan di Telaga Sarangan, Dipicu Motor Knalpot Brong

    Viral Keributan di Telaga Sarangan, Dipicu Motor Knalpot Brong

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Destinasi wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah video keributan viral di media sosial. Rekaman berdurasi 34 detik tersebut memperlihatkan cekcok antara wisatawan dengan pelaku usaha setempat. Dalam video yang beredar, tampak seorang pengendara sepeda motor terlibat adu mulut dengan sejumlah pedagang. Situasi sempat memanas hingga akhirnya […]

    Bagikan
  • Diduga Ugal-ugalan, Pemotor Tewas Usai Serempet Pesepeda

    Diduga Ugal-ugalan, Pemotor Tewas Usai Serempet Pesepeda

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seorang pengendara sepeda motor yang masih di bawah umur tewas di lokasi setelah menabrak pesepeda yang hendak menyeberang di Jalan Alternatif Ponorogo-Pacitan, tepatnya di Kelurahan Keniten, Kecamatan Ponorogo pada Rabu (26/03/2025) malam. Kecelakaan diduga dipicu oleh cara berkendara pemotor yang ugal-ugalan. Insiden ini menyebabkan arus lalu lintas di kawasan tersebut macet […]

    Bagikan
expand_less