Berita Terkini
Trending Tags

Angka Kemiskinan Madiun Turun, Kok Jumlah Penduduk Miskin Bertambah ?

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
  • visibility 108
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Penyaluran Bantuan Pangan terhadap keluarga miskin di Kabupaten Madiun beberapa waktu lalu, Foto : Dok Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab.Madiun — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Madiun merilis perkembangan terbaru indikator kemiskinan. Meski persentase penduduk miskin kembali turun, jumlah penduduk miskin justru meningkat. Kepala BPS Kabupaten Madiun, Wisma Eka Nurcahyanti, menjelaskan faktor di balik dinamika tersebut.

Pada Maret 2025, persentase penduduk miskin di Kabupaten Madiun tercatat 10,40 %, menurun dari 10,63 % pada periode yang sama tahun sebelumnya. Namun secara absolut, jumlah penduduk miskin naik menjadi 71,59 ribu jiwa, dibanding 73,15 ribu jiwa pada Maret 2024.

“Penurunan persentase terjadi, tetapi jumlah penduduk miskin bertambah karena populasi Kabupaten Madiun juga meningkat,” ujar Wisma Eka saat ditemui di ruangannya Rabu, (19/11/2025).

BPS juga mencatat kenaikan garis kemiskinan. Pada Maret 2025, garis kemiskinan di Kabupaten Madiun mencapai Rp. 476.506 per kapita per bulan, naik 3,4% dari Rp. 460.205 pada Maret 2024. Kenaikan ini mencerminkan naiknya kebutuhan dasar masyarakat.

Selain persentase dan jumlah penduduk miskin, dua indikator lain ikut dirilis yakni Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) naik dari 1,40 menjadi 1,71 dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) meningkat dari 0,25 menjadi 0,32.

Kenaikan kedua indeks ini menunjukkan bahwa sebagian penduduk miskin berada semakin jauh dari garis kemiskinan.

Jika dilihat sejak 2005,  Kepala BPS Kabupaten Madiun Wisma Eka  menilai tren penurunan kemiskinan di Madiun relatif konsisten. Lonjakan terjadi pada masa pandemi COVID-19 tahun 2020 ketika angka kemiskinan menembus 11,46%. Namun setelah itu, grafik berangsur turun hingga mencapai titik terendah pada 2025.

“Angka 10,40 persen ini adalah yang terendah sejak pandemi. Melihat tren jangka panjang, kita masih punya optimisme angka ini akan terus menurun,” katanya.

Menurutnya, penurunan persentase kemiskinan tak lepas dari program Pemerintah Daerah dalam meningkatkan pendapatan warga.

“Cara paling efektif untuk keluar dari kemiskinan adalah meningkatkan pendapatan masyarakat. Karena status miskin dihitung berdasarkan pengeluaran per kapita, yang seluruhnya dinilai dalam rupiah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penanganan kemiskinan tidak hanya menjadi tugas pemerintah daerah, tetapi juga memerlukan dukungan instansi data seperti BPS agar kebijakan tepat sasaran.

Dibandingkan daerah sekitar, tingkat kemiskinan Madiun masih relatif tinggi. Wisma mencontohkan Kabupaten Ponorogo yang kini berada di angka 8,86%, lebih rendah dari Madiun.

“Ini pekerjaan rumah bersama. Pemerintah daerah menyusun program, dan kami bertugas memotret kondisi masyarakat agar kebijakan bisa diarahkan dengan tepat,” tutupnya.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Awas! Penipuan Aktivasi IKD, Jangan Asal Ikuti Instruksi di WA atau Telepon

    Awas! Penipuan Aktivasi IKD, Jangan Asal Ikuti Instruksi di WA atau Telepon

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap maraknya penipuan dengan modus aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Penipuan ini dilakukan dengan cara menghubungi warga melalui pesan WhatsApp maupun telepon. Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Magetan, Noor Endah Fillaili, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menghubungi warga […]

    Bagikan
  • Jembatan Perintis Garuda Permudah Hidup Warga Desa, Anak Sekolah dan Petani Kini Lebih Mudah Beraktivitas

    Jembatan Perintis Garuda Permudah Hidup Warga Desa, Anak Sekolah dan Petani Kini Lebih Mudah Beraktivitas

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Korem 081/Dhirotsaha Jaya (DSJ) terus berlanjut dan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di berbagai daerah Madiun Raya. Kehadiran jembatan tersebut menjadi akses vital yang mempermudah mobilitas warga, mulai dari aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan. Salah satu jembatan yang telah dimanfaatkan masyarakat berada di Desa […]

    Bagikan
  • Proyek Fisik Kabupaten Madiun Belum Masuk Tender, Ini Kata DPUPR

    Proyek Fisik Kabupaten Madiun Belum Masuk Tender, Ini Kata DPUPR

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Memasuki pertengahan April 2025, proses tender proyek fisik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun belum juga terunggah di laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Lambatnya pergerakan anggaran disinyalir dipicu oleh penyesuaian efisiensi belanja daerah yang kini tengah dilakukan. Kepala DPUPR Kabupaten Madiun, Gunawi, menegaskan bahwa program pembangunan […]

    Bagikan
  • Harga Daging Sapi di Magetan Masih Tinggi Pasca Lebaran, Komoditas Lain Ikut Naik

    Harga Daging Sapi di Magetan Masih Tinggi Pasca Lebaran, Komoditas Lain Ikut Naik

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Harga daging sapi di Pasar Sayur Kabupaten Magetan, Jawa Timur, masih tergolong tinggi meski mulai mengalami penurunan pasca Lebaran IdulFitri. Pada hari keempat Lebaran, harga daging sapi tercatat berada di kisaran Rp150 ribu per kilogram, turun Rp10 ribu dari sebelumnya yang sempat menembus lebih dari Rp160 ribu per kilogram. Kenaikan harga […]

    Bagikan
  • Bapenda Kota Madiun Kejar Realisasi PBB, Kurang Rp. 580 Juta

    Bapenda Kota Madiun Kejar Realisasi PBB, Kurang Rp. 580 Juta

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Meski sudah lewat jatuh tempo pembayaran per 31 September, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus mengejar realisasi Pajak Bumi Bangunan (PBB). Realisasi PBB di Kota Madiun hingga 16 Oktober 2025 menyentuh 97,5 persen dari target tahun ini. Bapenda Kota Madiun menargetkan realisasi PBB bisa tuntas 100 persen bulan depan. […]

    Bagikan
  • Kejagung Periksa Sejumlah Kajari, Soroti Indikasi Pelanggaran Etik dan Kepemimpinan

    Kejagung Periksa Sejumlah Kajari, Soroti Indikasi Pelanggaran Etik dan Kepemimpinan

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan langkah tak biasa dengan memeriksa sejumlah kepala kejaksaan negeri (Kajari) dalam beberapa hari terakhir. Pemeriksaan ini dilakukan setelah muncul indikasi pelanggaran etik, manajerial, hingga dugaan konflik kepentingan di lingkungan kejaksaan. Dikutip dari kanal media nasional, Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, membenarkan bahwa Kajari Magetan dan Kajari Padang Lawas […]

    Bagikan
expand_less