Berita Terkini
Trending Tags

Harga Bumbu Dapur Melonjak di Magetan Jelang Nataru, Pedagang Keluhkan Pasar Sepi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • visibility 130
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, sejumlah komoditas bumbu dapur di Pasar Sayur Magetan mengalami kenaikan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, sejumlah komoditas bumbu dapur di Pasar Sayur Magetan mengalami kenaikan harga cukup signifikan. Para pedagang menyebut lonjakan ini dipicu oleh intensitas hujan yang mulai tinggi, menyebabkan banyak tanaman rusak dan gagal panen.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai rawit dari sebelumnya berkisar Rp. 45–50 ribu per kilogram kini melambung menjadi Rp. 95–100 ribu per kilogram. Sementara harga cabai keriting yang awalnya Rp35–40 ribu per kilogram naik menjadi Rp65–70 ribu per kilogram.

Komoditas bawang merah juga tak luput dari kenaikan. Dari harga awal Rp40–45 ribu per kilogram, kini menjadi Rp55–60 ribu per kilogram. Lonjakan ini terjadi sejak sepekan terakhir, bahkan sebelum memasuki Desember.

Warsi, salah satu pedagang di Pasar Sayur Magetan, membenarkan tingginya harga-harga tersebut. “Harga cabai rawit sekarang untuk eceran sekitar 95 sampai 100 ribu rupiah per kilogram. Dari tengkulak harganya sudah mahal. Cabai keriting juga 65 sampai 70 ribu rupiah. Bawang merah sekarang 60 ribu rupiah per kilogram. Memang menjelang Natal dan tahun baru biasanya naik, tapi tingginya harga ini juga karena hujan, banyak petani gagal panen,” tuturnya, Senin (08/12/2025).

Ia menambahkan bahwa pasokan untuk pedagang kecil di Magetan mayoritas berasal dari tengkulak lokal, sementara pasokan besar biasanya diambil dari daerah lain seperti Kediri. Tak hanya cabai dan bawang merah, wortel turut mengalami kenaikan harga dan kini berada di kisaran Rp20–25 ribu per kilogram.

Parti, pedagang lainnya, mengungkapkan bahwa kenaikan harga tersebut membuat perilaku belanja pembeli berubah. “Biasanya beli satu kilogram, sekarang setengahnya saja. Mereka bilang harus hemat karena harga yang lain juga ikut naik. Yang masih stabil hanya bawang putih,” jelasnya.

Meski beberapa komoditas melonjak, sejumlah bahan dapur lain justru mengalami penurunan harga. Buncis yang sebelumnya Rp10–15 ribu per kilogram kini hanya sekitar Rp8 ribu. Kentang turun dari Rp17 ribu menjadi Rp15 ribu, sementara tomat merosot dari Rp15 ribu ke Rp12 ribu per kilogram.

Di tengah fluktuasi harga, pedagang mengeluhkan kondisi pasar yang semakin sepi. Mereka berharap harga segera stabil, namun tetap memprediksi bahwa lonjakan akan berlanjut hingga puncak libur Natal dan pergantian tahun. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teknisi WiFi Ditemukan Tewas di Atap Rumah Warga Magetan, Diduga Alami Serangan Jantung

    Teknisi WiFi Ditemukan Tewas di Atap Rumah Warga Magetan, Diduga Alami Serangan Jantung

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang teknisi jaringan internet ditemukan tewas di atas atap rumah warga di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Senin (30/3/2026) sore. Korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung saat melakukan perbaikan kabel WiFi seorang diri. Korban diketahui bernama Lukmanto (48), warga Madiun. Ia saat itu tengah memperbaiki jaringan internet di rumah milik Sumadi, […]

    Bagikan
  • Terpeleset Jalan Berpasir, Pengendara Motor Tewas Tabrak Truk

    Terpeleset Jalan Berpasir, Pengendara Motor Tewas Tabrak Truk

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kecelakaan lalu lintas merenggut nyawa seorang pengendara motor di Jalan Desa Sambirejo–Metesih, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Rabu sore (10/09/2025). Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun Kota, Ipda Fendi Sigit, menjelaskan korban bernama Rudy Setyonugroho, warga Sambirejo, Jiwan. Saat itu, Rudy yang mengendarai Yamaha Jupiter Z melaju dari arah timur ke barat. […]

    Bagikan
  • Ilut Belum Ditemukan, Sang Ibu : Anak Saya Masih Hidup

    Ilut Belum Ditemukan, Sang Ibu : Anak Saya Masih Hidup

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pencarian Ilut Apriliani, remaja penyandang disabilitas yang dilaporkan hilang di hutan Desa Lembean Wetan, Kecamatan Lembean, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terus dilakukan hingga Minggu (11/5/2025). Memasuki hari ketiga, keberadaan Ilut masih belum diketahui meskipun ratusan personel gabungan telah dikerahkan. Sekitar 200 petugas dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, relawan, dan warga menyisir hutan […]

    Bagikan
  • Kurir Narkotika 1 Kg di Madiun Divonis 15 Tahun Penjara, JPU Pikir Pikir

    Kurir Narkotika 1 Kg di Madiun Divonis 15 Tahun Penjara, JPU Pikir Pikir

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada terdakwa kasus peredaran narkotika, Ika Indah Rahmawati (41), warga Kelurahan Kejuron, Kecamatan Taman, Kota Madiun, dalam sidang pembacaan putusan yang digelar Rabu (18/2/2026). Putusan dibacakan dalam persidangan di ruang sidang Candra yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Erwin Ardian bersama […]

    Bagikan
  • SPMB Hampir Usai, Masih Ada Sekolah Kekurangan Murid, Dikbud Madiun Tetap Optimis

    SPMB Hampir Usai, Masih Ada Sekolah Kekurangan Murid, Dikbud Madiun Tetap Optimis

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang penutupan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang tinggal empat hari lagi, sejumlah sekolah di Kabupaten Madiun masih belum memenuhi kuota siswa. Salah satunya di SDN 01 Wayut Kecamatan Jiwan Kabupaten Madiun. Meski begitu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Madiun tetap optimis kuota akan terpenuhi. Kepala Disdikbud Kabupaten Madiun, […]

    Bagikan
  • Plt Bupati Ponorogo Tinjau Lokasi Longsor di Wagir Kidul, Rumah Korban Bakal Direlokasi

    Plt Bupati Ponorogo Tinjau Lokasi Longsor di Wagir Kidul, Rumah Korban Bakal Direlokasi

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, meninjau langsung lokasi longsor di Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, Kamis (20/11/2025). Ia menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang merusak dua rumah warga serta memutus akses delapan RT di wilayah tersebut. Lisdyarita – yang akrab disapa Bunda Rita – menegaskan bahwa pemerintah kabupaten bersama TNI, Polri dan DPRD […]

    Bagikan
expand_less