Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Harga Bumbu Dapur Melonjak di Magetan Jelang Nataru, Pedagang Keluhkan Pasar Sepi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • visibility 14
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, sejumlah komoditas bumbu dapur di Pasar Sayur Magetan mengalami kenaikan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, sejumlah komoditas bumbu dapur di Pasar Sayur Magetan mengalami kenaikan harga cukup signifikan. Para pedagang menyebut lonjakan ini dipicu oleh intensitas hujan yang mulai tinggi, menyebabkan banyak tanaman rusak dan gagal panen.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai rawit dari sebelumnya berkisar Rp. 45–50 ribu per kilogram kini melambung menjadi Rp. 95–100 ribu per kilogram. Sementara harga cabai keriting yang awalnya Rp35–40 ribu per kilogram naik menjadi Rp65–70 ribu per kilogram.

Komoditas bawang merah juga tak luput dari kenaikan. Dari harga awal Rp40–45 ribu per kilogram, kini menjadi Rp55–60 ribu per kilogram. Lonjakan ini terjadi sejak sepekan terakhir, bahkan sebelum memasuki Desember.

Warsi, salah satu pedagang di Pasar Sayur Magetan, membenarkan tingginya harga-harga tersebut. “Harga cabai rawit sekarang untuk eceran sekitar 95 sampai 100 ribu rupiah per kilogram. Dari tengkulak harganya sudah mahal. Cabai keriting juga 65 sampai 70 ribu rupiah. Bawang merah sekarang 60 ribu rupiah per kilogram. Memang menjelang Natal dan tahun baru biasanya naik, tapi tingginya harga ini juga karena hujan, banyak petani gagal panen,” tuturnya, Senin (08/12/2025).

Ia menambahkan bahwa pasokan untuk pedagang kecil di Magetan mayoritas berasal dari tengkulak lokal, sementara pasokan besar biasanya diambil dari daerah lain seperti Kediri. Tak hanya cabai dan bawang merah, wortel turut mengalami kenaikan harga dan kini berada di kisaran Rp20–25 ribu per kilogram.

Parti, pedagang lainnya, mengungkapkan bahwa kenaikan harga tersebut membuat perilaku belanja pembeli berubah. “Biasanya beli satu kilogram, sekarang setengahnya saja. Mereka bilang harus hemat karena harga yang lain juga ikut naik. Yang masih stabil hanya bawang putih,” jelasnya.

Meski beberapa komoditas melonjak, sejumlah bahan dapur lain justru mengalami penurunan harga. Buncis yang sebelumnya Rp10–15 ribu per kilogram kini hanya sekitar Rp8 ribu. Kentang turun dari Rp17 ribu menjadi Rp15 ribu, sementara tomat merosot dari Rp15 ribu ke Rp12 ribu per kilogram.

Di tengah fluktuasi harga, pedagang mengeluhkan kondisi pasar yang semakin sepi. Mereka berharap harga segera stabil, namun tetap memprediksi bahwa lonjakan akan berlanjut hingga puncak libur Natal dan pergantian tahun. (Nan/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Ponorogo Musnahkan Puluhan Ribu Barang Haram dari 26 Perkara Narkotika

    Kejari Ponorogo Musnahkan Puluhan Ribu Barang Haram dari 26 Perkara Narkotika

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo mengeksekusi pemusnahan ribuan barang bukti dari perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Kegiatan berlangsung di halaman kantor kejaksaan, Kamis (27/11/2025). Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut dilibatkan dalam prosesi pemusnahan. Barang bukti narkotika dimusnahkan dengan cara diblender, sementara perangkat elektronik dihancurkan secara […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Siap Fasilitasi Cabor Kembangkan Potensi Atlit

    Pemkot Madiun Siap Fasilitasi Cabor Kembangkan Potensi Atlit

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun tengah berupaya meningkatkan potensi para atlit dari berbagai cabang olahraga (Cabor) di Kota Madiun. Berkaca pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025 lalu, Kota Madiun menempati peringkat 24 dari 38 kota/kabupaten di Jawa Timur. Perolehan medali tercatat 9 emas, 18 perak dan 30 perunggu. Kedepan, potensi-potensi […]

    Bagikan
  • Rem Blong di Turunan Nguwolo, Mahasiswa Asal Jombang Tewas di Tempat

    Rem Blong di Turunan Nguwolo, Mahasiswa Asal Jombang Tewas di Tempat

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur lama Sarangan–Plaosan. Jumat (15/08/2025), sebuah sepeda motor matic mengalami rem blong di turunan tajam Nguwolo, Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, dan menabrak kendaraan dari arah berlawanan. Peristiwa ini menewaskan seorang mahasiswa asal Jombang. Insiden terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, tepat di depan Masjid Nguwolo. Saat itu […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Kebut Pembangunan 6 Dapur Umum untuk Program MBG

    Wali Kota Madiun Kebut Pembangunan 6 Dapur Umum untuk Program MBG

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun segera merealisasikan 6 dapur untuk kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam mensukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG). 6 dapur umum tersebut direncanakan dibangun di 3 titik lokasi diantaranya Kelurahan Banjarejo Kecamatan Taman, Kelurahan Kanigoro Kecamatan Kartoharjo serta Kelurahan Nambangan Lor Kecamatan Manguharjo. Wali Kota Madiun, Maidi […]

    Bagikan
  • Perjalanan Jemaah Sindo Wisata Lempar Jumrah Sebagai Simbol Pembersihan Diri

    Perjalanan Jemaah Sindo Wisata Lempar Jumrah Sebagai Simbol Pembersihan Diri

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Sinergia | Mina,Arab Saudi – Perjalanan panjang untuk menunaikan ibadah haji dilewati oleh Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata. Usai melaksanakan wukuf di Arafah dan mabit di Muzdalifah dengan murur, jemaah Sindo Wisata pun bersiap untuk melaksanakan lempar jumrah. Pada 10 Dzulhijjah 1444 H, jemaah berangkat menuju ke Jamarat atau tempat melempar jumrah di Mina sekitar […]

    Bagikan
  • Inovatif dan Kreatif, Drone Pertanian Mampu Pemupukan 1 Hektar Hanya 15 Menit

    Inovatif dan Kreatif, Drone Pertanian Mampu Pemupukan 1 Hektar Hanya 15 Menit

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemanfaatan teknologi drone kian merambah dunia pertanian. Uji coba pemupukan menggunakan drone di area persawahan Desa Tiron, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, pada Kamis (14/08/2025), menunjukkan peningkatan efisiensi yang signifikan, hanya butuh sekitar 15 menit untuk memupuk lahan seluas satu hektar. “Teknologi ini mempercepat pekerjaan dan menghemat tenaga. Drone bisa dipakai […]

    Bagikan
expand_less