Rabu, 4 Nov 2026
Trending Tags

380 Calhaji Asal Kabupaten Madiun Mulai Jalani Pemeriksaan Kesehatan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
  • visibility 197
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Calon Jamaah Haji Tahun 2025 mengikuti Pemeriksaan Kesehatan di Puskesmas Jiwan Kabupaten Madiun,
Dana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun –  Ratusan Calon Jemaah Haji (CJH) mulai melakukan berbagai persiapan syarat keberangkatan. Salah satunya yakni pemeriksaan kesehatan sebagai syarat keberangkatan haji tahun ini. Sebanyak 380 dari total kuota 382 calon jemaah telah melaksanakan pemeriksaan per tanggal 8 Februari 2025 lalu.

“Dari data yang masuk di Siskohat (Sistem Komputerisasi Haji Terpadu), di Kabupaten Madiun ada 380 CJH yang terdaftar, dan 246 CJH sudah muncul statusnya,” kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr Selly Fitriani, (10/02/2025).

dr Selly merincikan, dari 246 CJH tersebut sebanyak 92 CJH diantaranya dinyatakan sehat atau istitaah. Sementara itu sebanyak 150 CJH dinyatakan memenuhi syarat namun membutuhkan pendampingan obat atau harus membawa obat saat menjalankan ibadah haji di tanah suci.

“Kemudian ada 3 CJH yang membutuhkan pendamping orang lain, bisa kerabat atau keluarga karena keterbatasan fisik,” paparnya.

Image Not Found
Calon Jamaah Haji Tahun 2025 mengikuti Pemeriksaan Kesehatan di Puskesmas Jiwan Kabupaten Madiun,
Dana – Sinergia

Dalam pemeriksaan kesehatan di puskesmas, ada empat kategori tes yang dijalani diantaranya tes kesehatan medis dasar, kognitif, kesehatan mental dan activity daily living atau perilaku sehari-hari. Adapun nantinya dari hasil tersebut, jika ada CJH yang terindikasi penyakit akan langsung diberikan rujukan ke dokter spesialis untuk pengobatan.

 “Saat di dokter spesialis diobati, sebulan kemudian ada evaluasi dan hasilnya di input ke Siskohatkes,” tuturnya.

“Bagi yang belum sehat, tetap dilanjut terus sampai hari terakhir batas pelunasan sesuai ketentuan Kemenag baru akan ditentukan apakah memungkinkan untuk berangkat atau tidak,” pungkas Selly.

Sementara itu, masih ada 134 CJH yang hingga kini masih menunggu hasil evaluasi dari dokter spesialis lantaran memiliki permasalahan kesehatan lanjutan. Serta ada satu orang tidak memenuhi syarat untuk berangkat haji tahun ini karena ada permasalahan sakit jantung. 

“Untuk yang tidak memenuhi syarat ini sudah melapor ke Kemenag (Kementerian Agama) untuk mengundurkan diri dan berangkat tahun depan,” jelasnya.

Diketahui Untuk pemeriksaan kesehatan ini masih terus berjalan sampai nanti H-7 hari keberangkatan haji.

Dana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Labfor Periksa Mobil Karimun di TKP Kedua Terkait Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun

    Labfor Periksa Mobil Karimun di TKP Kedua Terkait Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kasus dugaan pembunuhan disertai mutilasi terhadap Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), di Kota Madiun, Senin (26/10/2026). Kali ini, pemeriksaan dilakukan terhadap sebuah mobil Suzuki Karimun bernomor polisi AE 1198 RR di Jalan Doho, Kelurahan […]

    Bagikan
  • Ini Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah 2025 di Kota Madiun

    Ini Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah 2025 di Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bersama Baznas, MUI, dan Kemenag Kota Madiun menetapkan besaran zakat fitrah dan fidyah jelang Ramadhan 1446 Hijriah. Hasil mufakat yang telah disepakati, zakat fitrah ditetapkan sebesar 3 kilogram beras, yang jika diubah dalam bentuk uang, setara dengan Rp45.000. Sementara itu, fidyah yang berdasarkan hadis yang sahih ditetapkan […]

    Bagikan
  • Desa Bodag Jadi Sentra Cokelat, Bupati Madiun Siapkan Jalan Tembus hingga Hilirisasi Kakao

    Desa Bodag Jadi Sentra Cokelat, Bupati Madiun Siapkan Jalan Tembus hingga Hilirisasi Kakao

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Desa Bodag Kecamatan Kare di lereng Gunung Wilis mendadak jadi pusat perhatian Pemerintah Kabupaten Madiun. Desa yang dikenal sebagai penghasil kakao terbesar itu kini didorong naik kelas, bukan hanya sebagai pemasok bahan mentah, tetapi menjadi sentra pengolahan cokelat mandiri dengan nilai ekonomi lebih tinggi. Dalam agenda Bakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, […]

    Bagikan
  • Musim Entong Tiba! Warga Banyubiru Berburu ‘Lauk Gurih’, Laris Dijual Rp20 Ribu Segelas

    Musim Entong Tiba! Warga Banyubiru Berburu ‘Lauk Gurih’, Laris Dijual Rp20 Ribu Segelas

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Datangnya musim hujan membawa aktivitas khas bagi warga di sekitar kawasan hutan jati Desa Banyubiru, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi. Tumpukan daun jati kering yang berserakan di lantai hutan berubah menjadi habitat entong—kepompong ulat jati berwarna cokelat. Tidak hanya sebagai sumber pangan sekaligus rezeki musiman bagi warga. Sejak pagi, para ibu rumah […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Siapkan 8 Hektare Lahan di Karangrejo untuk Sekolah Rakyat

    Pemkab Magetan Siapkan 8 Hektare Lahan di Karangrejo untuk Sekolah Rakyat

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menyiapkan lahan seluas 8 hektare di Kecamatan Karangrejo untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Langkah ini diambil setelah pengajuan awal pembangunan di bekas SDN Selosari 4 ditolak Pemerintah Pusat karena tidak memenuhi syarat minimal luasan lahan. Menurut Kepala Dinas Sosial Magetan, Parminto Budi Utomo, lahan di Selosari hanya memiliki […]

    Bagikan
  • Lonjakan Pengajuan PKKPR Koperasi Merah Putih, Pemkab Magetan Bersiap Revisi RTRW photo_camera 2

    Lonjakan Pengajuan PKKPR Koperasi Merah Putih, Pemkab Magetan Bersiap Revisi RTRW

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magetan melaporkan meningkatnya permohonan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) dari para pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga Selasa (3/2/2026), tercatat 50 titik KDKMP telah mengajukan permohonan tersebut, mendorong pemerintah daerah mempertimbangkan revisi terhadap Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Kepala […]

    Bagikan
expand_less