
Sinergia | Magetan – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Polres Magetan mematangkan langkah pengamanan, termasuk penerapan rekayasa arus lalu lintas di sejumlah jalur rawan kemacetan. Pengamanan ini menjadi bagian dari Operasi Lilin Semeru 2025, untuk menjaga keamanan dan kelancaran pergerakan masyarakat selama libur panjang Nataru.
Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menegaskan, momen perayaan akhir tahun harus dikelola dengan kegiatan positif dan mengedepankan toleransi antar umat beragama. “Silakan menikmati perayaan Natal dan Tahun Baru dengan beribadah dan berkegiatan yang membawa dampak baik. Kami juga berharap masyarakat menghindari narkoba, miras, serta tidak menyalakan petasan atau melakukan arak-arakan di jalan raya,” ujarnya.
Ia menambahkan, situasi aman dan damai dapat terwujud melalui kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat. “Kami berharap warga ikut menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif selama Nataru berlangsung,” lanjutnya.
Selain imbauan keamanan, Polres Magetan menyiapkan pola rekayasa lalu lintas, terutama untuk jalur wisata Telaga Sarangan. Kawasan tersebut diprediksi menjadi titik padat kendaraan seiring meningkatnya jumlah wisatawan.
Beberapa lokasi yang menjadi fokus rekayasa antara lain Simpang 3 Sidorejo, Jalan Raya Plaosan depan Taman Refugia hingga Pasar Plaosan, Simpang 3 depan Polsek Plaosan, Jalur Sarangan Singolangu bawah serta Sarangan Simpang 3 Yolena.
AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menyatakan seluruh personel telah disiagakan di titik rawan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Ia juga mengimbau warga memanfaatkan layanan darurat kepolisian jika memerlukan bantuan.
“Rencanakan perjalanan sebaik mungkin dan patuhi arahan petugas di lapangan. Keselamatan menjadi prioritas utama. Kami percaya dengan kerja sama semua pihak, rangkaian Natal dan Tahun Baru di Magetan akan berjalan tertib, aman, dan lancar,” tutupnya. (Nan/Krs).