Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Cuaca Tak Menentu, Jumlah Pendaki Gunung Lawu Menurun Saat Malam Tahun Baru 2026

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • visibility 645
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Foto : jalur Pendakian Cemorosewu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan

Sinergia | Magetan – Menjelang pergantian Tahun Baru 2025 ke 2026, aktivitas pendakian Gunung Lawu melalui jalur Cemorosewu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, tampak menurun. Kondisi cuaca yang tak stabil serta padatnya aktivitas pendaki dalam beberapa hari terakhir diduga menjadi faktor utama.

Data Badan Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lawu Selatan menunjukkan penurunan tersebut. Asisten Perhutani (Asper) BKPH Lawu Selatan, Mulyadi, menyampaikan bahwa hingga Rabu (31/12/2025) sore, jumlah pendaki yang melakukan registrasi lebih sedikit dibandingkan periode sebelumnya.

“Biasanya dalam sepuluh hari terakhir jumlah pendaki berkisar di angka 300 orang per hari. Namun hari ini baru sekitar 200 yang terdata. Memang terlihat ada penurunan,” tutur Mulyadi.

Image Not Found
Foto : Aktifitas dijalur pendakian cemoro sewu

Menurutnya, cuaca di kawasan Gunung Lawu yang berubah-ubah turut memengaruhi minat pendaki. Selain itu, sejumlah pendaki memilih naik lebih awal sebelum malam pergantian tahun, sehingga puncak aktivitas justru terjadi beberapa hari sebelumnya. Kendati demikian, potensi peningkatan jumlah pendaki yang melakukan pendakian tektok pada tengah malam masih terbuka.

“Kami masih menunggu perkembangan nanti malam. Apakah ada pendaki tektok atau justru tetap landai, informasinya akan kami update,” jelasnya.

Dalam rangka menjaga situasi malam Tahun Baru tetap kondusif, pengelola jalur pendakian bersama TNI-Polri dan relawan Pecinta Gunung Lawu (PGL) telah melakukan sweeping sejak 24 Desember. Pemeriksaan difokuskan pada pendaki yang berencana camping untuk memastikan tidak ada yang membawa kembang api atau barang terlarang lainnya.

Langkah tersebut sejalan dengan surat edaran Bupati Magetan yang mengimbau masyarakat tidak menyalakan kembang api di malam Tahun Baru 2025–2026. “Kami memastikan pendaki yang bermalam mematuhi aturan. Larangan membawa dan menyalakan kembang api tetap diberlakukan di kawasan gunung,” tegas Mulyadi.

Ia menambahkan, pengelola terus mengajak pendaki merayakan malam pergantian tahun dengan tertib, aman, dan menaati aturan. Pemantauan akan berlangsung hingga dini hari. “Kami masih memonitor sampai sekitar pukul satu dini hari untuk melihat apakah ada peningkatan jumlah pendaki,” pungkasnya.(Nan/Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Tempat Kos Semi Permanen di Eks Terminal Seloaji Ponorogo, Diduga Jadi Lokasi Prostitusi

    Ada Tempat Kos Semi Permanen di Eks Terminal Seloaji Ponorogo, Diduga Jadi Lokasi Prostitusi

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Razia di eks-Terminal Seloaji yang dilakukan oleh Satpol PP Ponorogo pada Senin malam (3/11/2025) cukup mencengangkan. Selain menemukan aktivitas prostitusi yang mengganggu ketertiban di kawasan eks Terminal Seloaji, petugas juga mencatat adanya tempat kos yang diduga digunakan untuk kegiatan serupa. Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP dan Damkar Ponorogo, Hendra Asmara […]

    Bagikan
  • Harga Bumbu Dapur Melejit, Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

    Harga Bumbu Dapur Melejit, Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, harga sejumlah bumbu dapur di pasar tradisional terus mengalami kenaikan signifikan. Bahkan, harga cabai rawit kini tembus hingga Rp100 ribu per kilogram. Pantauan di Pasar Legi Songgolangit, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Rabu (11/2/2026), menunjukkan hampir seluruh komoditas bumbu dapur mengalami kenaikan harga. Mulai dari bawang merah, […]

    Bagikan
  • Relokasi Pasar Hewan Maospati Dimulai Juli, Bagaimana Nasib Warga Terdampak Pembongkaran?

    Relokasi Pasar Hewan Maospati Dimulai Juli, Bagaimana Nasib Warga Terdampak Pembongkaran?

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemindahan Pasar Hewan Maospati ke lokasi baru dijadwalkan mulai dilaksanakan pada Juli 2025. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan memastikan bahwa proses relokasi telah melalui kajian teknis, meski sejumlah persoalan muncul terkait lahan dan pembongkaran rumah warga di sekitar area pembangunan. Menurut Kepala Bidang Pasar Disperindag Magetan, Kiki Indriyani, […]

    Bagikan
  • Dinkes-PPKB Lakukan Cek Kesehatan bagi Pemulung dan Petugas Kebersihan

    Dinkes-PPKB Lakukan Cek Kesehatan bagi Pemulung dan Petugas Kebersihan

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) menggelar kegiatan cek kesehatan bagi para petugas kebersihan dan pemulung yang bekerja di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo maupun di sejumlah Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Kota Madiun, Selasa (30/07/2025). Sebanyak 103 orang mengikuti kegiatan ini. Mereka mendapatkan […]

    Bagikan
  • Hindari Pemotor, Truk Engkel di Magetan Nyungsep ke Sungai

    Hindari Pemotor, Truk Engkel di Magetan Nyungsep ke Sungai

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah truk engkel bernomor polisi AE 8390 NM yang mengangkut semen dan besi tercebur ke sungai di jalur penghubung Kecamatan Barat dan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, Kamis (21/5/2026). Kecelakaan tunggal tersebut diduga dipicu aksi pengendara sepeda motor yang mendadak berbelok di depan truk sehingga sopir berusaha menghindar. Insiden itu terjadi di Desa […]

    Bagikan
  • Tragis ! Balita di Magetan Tewas Usai Jatuh ke Sumur Lama Depan Rumah

    Tragis ! Balita di Magetan Tewas Usai Jatuh ke Sumur Lama Depan Rumah

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peristiwa tragis menimpa keluarga di Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Kamis (16/10/2025) pagi. Seorang balita perempuan yang masih berusia 1,5 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur lama yang berada di depan rumahnya. Korban merupakan anak dari pasangan Abu Khoir (44) dan Nuvita Ika Rahmawati (38), warga setempat. […]

    Bagikan
expand_less