Berita Terkini
Trending Tags

361 Jemaah Magetan Sudah Lunasi Biaya Haji Tahap Pertama, 39 Diusulkan Pelunasan Tahap Kedua

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • visibility 195
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor PTSP kab. Magetan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Proses pelunasan biaya haji tahap pertama untuk Kabupaten Magetan telah berakhir pada 23 Desember 2025. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, menyampaikan perkembangan terbaru terkait jumlah jemaah yang telah melunasi maupun yang belum menyelesaikan kewajibannya.

Ida menjelaskan, dari 415 jemaah yang berhak melunasi, tercatat 361 jemaah telah menyelesaikan pelunasan hingga batas akhir tahap pertama. Sementara itu, 54 jemaah belum melakukan pelunasan.

“Pelunasan jemaah haji tahap pertama sudah berakhir pada 23 Desember 2025. Dari 415 jemaah yang berhak melunas, sebanyak 361 sudah melakukan pelunasan dan masih ada 54 yang belum,” ujar Ida, Senin (5/1/2026).

Ida menambahkan bahwa dari 54 jemaah yang belum melunasi, mayoritas terkendala istithaah kesehatan yang belum muncul. Selain itu, terdapat 15 jemaah yang meninggal atau menunda keberangkatan, sehingga tidak dapat melanjutkan pelunasan.

“Mayoritas jemaah yang belum lunas istithaah-nya belum muncul. Dari 54 itu juga ada 15 yang meninggal dan menunda,” jelasnya.

Dengan demikian, hanya 39 jemaah yang akan diusulkan masuk kategori gagal sistem untuk dapat melakukan pelunasan pada tahap kedua, yang berlangsung pada 2–9 Januari 2026.

“Yang bisa kami usulkan untuk masuk gagal sistem agar melunasi di tahap kedua adalah 39 jemaah,” tegas Ida.

Setelah pelunasan tahap kedua selesai pada 9 Januari 2026, pihak kementerian masih menunggu regulasi terbaru terkait kemungkinan adanya perpanjangan masa pelunasan.

“Kami menunggu apakah ada perpanjangan atau tidak. Karena itu, kami selalu menyampaikan kepada jemaah yang sudah istithaah untuk segera melunasi. Dikhawatirkan tidak ada perpanjangan lagi,” kata Ida.

Ia menegaskan pentingnya jemaah cadangan, jemaah gagal sistem, serta yang mengajukan penggabungan mahram maupun pendampingan agar segera menyelesaikan pelunasan sebelum masa tahap kedua ditutup.

“Jika benar-benar ditutup pada 9 Januari tanpa perpanjangan, kami berharap seluruh jemaah Magetan dapat melunasi tepat waktu,” imbuhnya.

Ida juga menyampaikan total kuota jemaah haji asal Magetan untuk periode pelunasan tahun ini, yaitu 415 jemaah berhak lunas dan 183 jemaah cadangan.

Ketika ditanya mengenai jemaah termuda dan tertua, Ida menyebutkan bahwa data usia jemaah termuda masih dalam proses pengecekan karena pelunasan tahap kedua masih berjalan. “Yang termuda belum bisa kami cek karena datanya masih kami proses. Kalau lansia usianya 84 tahun” tuturnya.

Dengan pelunasan tahap kedua yang masih berlangsung, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan terus melakukan pemantauan dan verifikasi agar seluruh jemaah dapat menyelesaikan proses sesuai ketentuan.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Madiun Kota Bongkar Kasus Penipuan hingga Curanmor Bermodus Kencan Online

    Polres Madiun Kota Bongkar Kasus Penipuan hingga Curanmor Bermodus Kencan Online

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Kepolisian Resor (Polres) Madiun Kota menunjukkan komitmen dalam memberantas tindak kriminal di wilayah hukumnya. Dalam kurun waktu berdekatan, aparat berhasil mengungkap dua kasus berbeda, yakni penipuan dana talangan dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dengan modus kencan online. Kasus praktik penipuan dan penggelapan dengan modus kerja sama dana talangan untuk take […]

    Bagikan
  • Pasutri Tewas Usai Terseret Truk, Selendang Masuk Gear Jadi Pemicu

    Pasutri Tewas Usai Terseret Truk, Selendang Masuk Gear Jadi Pemicu

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Ngawi–Ngrambe KM 34–35, tepatnya di Desa Cepoko, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, Rabu (17/09/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Sepasang suami istri meninggal dunia di tempat setelah motor yang mereka kendarai terlibat tabrakan dengan truk. Korban adalah Sarno (50) dan istrinya Sarweni, warga Desa Cepoko, Kecamatan Ngrambe. […]

    Bagikan
  • Ini Persentase Tertinggi dan Terluas Capaian LTT di Jajaran Korem 081/DSJ

    Ini Persentase Tertinggi dan Terluas Capaian LTT di Jajaran Korem 081/DSJ

    • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia – Kota Madiun – Berbagai target pencapaian Luas Tambah Tanam (LTT) padi di bulan Januari telah selesai dilaksanakan oleh satuan di jajaran Korem 081/DSJ. Dua satuan yang menonjol dari segi persentase target maupun luasan LTT yang berhasil dicapai. “Untuk persentase tertinggi raihan target LTT di bulan januari yakni Kodim 0801/Pacitan yang mencapai 687,27 persen. […]

    Bagikan
  • Atasi PMK, Pemkab Ponorogo Alokasikan 3.500 Dosis Vaksin

    Atasi PMK, Pemkab Ponorogo Alokasikan 3.500 Dosis Vaksin

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mendapatkan alokasi 3.500 dosis vaksin dari pemerintah pusat untuk menangani wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Dispertahankan) Ponorogo, Supriyanto, mengatakan vaksin ini diprioritaskan untuk ternak sehat di zona hijau, seperti Kecamatan Sooko, Ngebel, Balong, Sukorejo, Pulung, dan Slahung. “Intinya, ternak […]

    Bagikan
  • Marak Virus Super Flu, Dinkes Madiun Pastikan Belum Ada Temuan Kasus

    Marak Virus Super Flu, Dinkes Madiun Pastikan Belum Ada Temuan Kasus

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun memastikan hingga awal Januari 2026 belum ditemukan kasus super flu atau Influenza A H3N2 di wilayahnya. Otoritas kesehatan menilai situasi masih aman dan terkendali. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr. Heri Setyana, mengatakan pihaknya belum menerima laporan adanya kasus super flu di masyarakat. “Sampai saat […]

    Bagikan
  • Dishub Anggarkan Rp928 Juta untuk 65 Titik Lampu Jalan Baru, Fokus Terangi Jalur Rawan Kecelakaan

    Dishub Anggarkan Rp928 Juta untuk 65 Titik Lampu Jalan Baru, Fokus Terangi Jalur Rawan Kecelakaan

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mengalokasikan anggaran sebesar Rp928 juta pada 2026 untuk membangun 65 titik Alat Penerangan Jalan (APJ) baru. Program tersebut diprioritaskan di sejumlah ruas jalan yang selama ini minim penerangan dan dinilai rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun, Suryanto, mengatakan seluruh APJ […]

    Bagikan
expand_less