Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

361 Jemaah Magetan Sudah Lunasi Biaya Haji Tahap Pertama, 39 Diusulkan Pelunasan Tahap Kedua

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • visibility 232
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kantor PTSP kab. Magetan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Proses pelunasan biaya haji tahap pertama untuk Kabupaten Magetan telah berakhir pada 23 Desember 2025. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan, Ida Dwi Martini, menyampaikan perkembangan terbaru terkait jumlah jemaah yang telah melunasi maupun yang belum menyelesaikan kewajibannya.

Ida menjelaskan, dari 415 jemaah yang berhak melunasi, tercatat 361 jemaah telah menyelesaikan pelunasan hingga batas akhir tahap pertama. Sementara itu, 54 jemaah belum melakukan pelunasan.

“Pelunasan jemaah haji tahap pertama sudah berakhir pada 23 Desember 2025. Dari 415 jemaah yang berhak melunas, sebanyak 361 sudah melakukan pelunasan dan masih ada 54 yang belum,” ujar Ida, Senin (5/1/2026).

Ida menambahkan bahwa dari 54 jemaah yang belum melunasi, mayoritas terkendala istithaah kesehatan yang belum muncul. Selain itu, terdapat 15 jemaah yang meninggal atau menunda keberangkatan, sehingga tidak dapat melanjutkan pelunasan.

“Mayoritas jemaah yang belum lunas istithaah-nya belum muncul. Dari 54 itu juga ada 15 yang meninggal dan menunda,” jelasnya.

Dengan demikian, hanya 39 jemaah yang akan diusulkan masuk kategori gagal sistem untuk dapat melakukan pelunasan pada tahap kedua, yang berlangsung pada 2–9 Januari 2026.

“Yang bisa kami usulkan untuk masuk gagal sistem agar melunasi di tahap kedua adalah 39 jemaah,” tegas Ida.

Setelah pelunasan tahap kedua selesai pada 9 Januari 2026, pihak kementerian masih menunggu regulasi terbaru terkait kemungkinan adanya perpanjangan masa pelunasan.

“Kami menunggu apakah ada perpanjangan atau tidak. Karena itu, kami selalu menyampaikan kepada jemaah yang sudah istithaah untuk segera melunasi. Dikhawatirkan tidak ada perpanjangan lagi,” kata Ida.

Ia menegaskan pentingnya jemaah cadangan, jemaah gagal sistem, serta yang mengajukan penggabungan mahram maupun pendampingan agar segera menyelesaikan pelunasan sebelum masa tahap kedua ditutup.

“Jika benar-benar ditutup pada 9 Januari tanpa perpanjangan, kami berharap seluruh jemaah Magetan dapat melunasi tepat waktu,” imbuhnya.

Ida juga menyampaikan total kuota jemaah haji asal Magetan untuk periode pelunasan tahun ini, yaitu 415 jemaah berhak lunas dan 183 jemaah cadangan.

Ketika ditanya mengenai jemaah termuda dan tertua, Ida menyebutkan bahwa data usia jemaah termuda masih dalam proses pengecekan karena pelunasan tahap kedua masih berjalan. “Yang termuda belum bisa kami cek karena datanya masih kami proses. Kalau lansia usianya 84 tahun” tuturnya.

Dengan pelunasan tahap kedua yang masih berlangsung, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Magetan terus melakukan pemantauan dan verifikasi agar seluruh jemaah dapat menyelesaikan proses sesuai ketentuan.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Unik ! Peringati Hari Kartini, Operator SPBU Caruban Pakai Seragam Kebaya Dan Beskap

    Unik ! Peringati Hari Kartini, Operator SPBU Caruban Pakai Seragam Kebaya Dan Beskap

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada hari 21 April 2025, staf pegawai perempuan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Caruban di Kelurahan Bangunsari Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun memakai baju kebaya, dan pegawai pria memakai pakaian beskap.  Salah satu operator SPBU Elin Herliya mengatakan penggunaan kostum kebaya dan batik ini merupakan […]

    Bagikan
  • Plt Wali Kota Madiun Gowes Cek Fasilitas Umum, Pastikan Kebersihan hingga Kondisi Infrastruktur

    Plt Wali Kota Madiun Gowes Cek Fasilitas Umum, Pastikan Kebersihan hingga Kondisi Infrastruktur

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat pengawasan fasilitas umum (fasum) di berbagai sudut kota. Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, bersama Sekretaris Daerah serta Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum melakukan pengecekan langsung dengan bersepeda (gowes) pada Selasa (7/4/2026). Kegiatan gowes tersebut menjadi agenda rutin yang dilakukan setiap Selasa dan Jumat. […]

    Bagikan
  • Kantor Lapangan Pemkot Madiun Hadir di THD, Pelayanan Masyarakat Makin Dekat dan Cepat

    Kantor Lapangan Pemkot Madiun Hadir di THD, Pelayanan Masyarakat Makin Dekat dan Cepat

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus berinovasi dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Kali ini, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama Wali Kota Madiun membuka kantor lapangan di Taman Hijau Demangan (THD), Senin (21/4/2025). Peresmian kantor lapangan tersebut ditandai dengan pemotongan pita dan pemecahan kendi oleh Wali Kota Madiun, Maidi.  Maidi menyampaikan bahwa […]

    Bagikan
  • Kisah Haru CJH Kota Madiun: Dari Nenek 76 Tahun hingga Remaja 16 Tahun Siap Berangkat Haji 2026

    Kisah Haru CJH Kota Madiun: Dari Nenek 76 Tahun hingga Remaja 16 Tahun Siap Berangkat Haji 2026

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 403
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Labbaikallahumma labbaik, labbaika la syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk. La syarika laka. Artinya: “Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah, aku datang memenuhi panggilan-Mu, aku datang memenuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku datang memenuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, kemuliaan, dan segenap kekuasaan adalah milik-Mu. Tidak ada […]

    Bagikan
  • Rokok Ilegal Masih Marak di Ponorogo, Harga Murah Bisa Beli Lewat Online

    Rokok Ilegal Masih Marak di Ponorogo, Harga Murah Bisa Beli Lewat Online

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai masih menjadi persoalan di Kabupaten Ponorogo. Di tengah himpitan ekonomi, sebagian warga mengaku terpaksa memilih rokok jenis ini karena harganya jauh lebih murah dibandingkan rokok resmi bercukai. Ahmad, seorang warga Kecamatan Pulung, mengaku sering menjumpai rokok ilegal beredar di lingkungannya. Meski sadar bahwa produk tanpa […]

    Bagikan
  • Sekolah Rakyat Rintisan Magetan Diproyeksikan Berjalan Tahun Ajaran Baru 2026/2027

    Sekolah Rakyat Rintisan Magetan Diproyeksikan Berjalan Tahun Ajaran Baru 2026/2027

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Program Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Magetan hingga kini masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat. Selain menunggu pembangunan Sekolah Rakyat (SR) permanen, Pemerintah Kabupaten Magetan juga mengusulkan pendirian SR Rintisan sebagai langkah awal percepatan pemenuhan layanan pendidikan bagi warga kurang mampu. SR Rintisan diusulkan berlokasi di Graha Literasi, Plaosan. Proposal lengkap […]

    Bagikan
expand_less