Jumat, 23 Okt 2026
Trending Tags

Pemkab Madiun Gencarkan Deteksi Dini HIV dan TBC

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
  • visibility 172
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab Madiun gencar pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS serta Tuberkulosis (TBC). Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun memperkuat langkah pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS serta Tuberkulosis (TBC) melalui program deteksi dini dan layanan kesehatan gratis. Kegiatan ini berlangsung di Posyandu Remaja Desa Luworo, Kecamatan Pilangkenceng, Sabtu (04/10/2025), dan dihadiri langsung oleh Bupati Madiun sekaligus Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD), Hari Wuryanto.

Bupati Madiun menegaskan bahwa pemeriksaan ini bertujuan mempercepat deteksi dini kasus HIV serta mencegah penularannya, terutama di kalangan usia produktif. Ia menilai, penyebaran HIV/AIDS tidak hanya disebabkan oleh faktor kesehatan semata, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi sosial ekonomi, rendahnya pendidikan, dan lemahnya pemahaman terhadap nilai-nilai agama.

“Penyebaran HIV/AIDS bukan semata persoalan kesehatan, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor sosial ekonomi dan rendahnya pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai agama,” ujar Hari Wuryanto.

Berdasarkan data KPAD Kabupaten Madiun per 03 Oktober 2025, tercatat 1.491 kasus HIV/AIDS tersebar di 15 kecamatan. Dari jumlah itu, sebanyak 779 orang masih hidup dan menjalani pendampingan aktif. Bupati yang akrab disapa Mas Hari menyebut, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama dengan rumah sakit, 26 puskesmas, serta meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan secara mandiri.

Selain pendampingan pasien, KPAD juga aktif melakukan sosialisasi dan edukasi bagi kelompok berisiko tinggi seperti lelaki seks dengan lelaki (LSL), waria, wanita pekerja seks (WPS), ibu rumah tangga, dan masyarakat umum. Strategi ini, kata Hari, menjadi bagian dari upaya menyingkap “fenomena gunung es” kasus HIV agar bisa ditangani sejak tahap awal.

Pemeriksaan kesehatan gratis tersebut tidak hanya difokuskan pada HIV/AIDS, tetapi juga mencakup penyakit menular lain seperti TBC serta pencegahan stunting. “Kita ingin deteksi dini berbagai penyakit, termasuk TBC. Insya Allah ke depan akan ada mobil rontgen yang turun ke desa-desa. Stunting juga jadi perhatian karena target nasional tahun 2030 adalah zero stunting,” kata Hari Wuryanto.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr. Heri Setyana, menambahkan bahwa skrining dini penting dilakukan untuk memisahkan kasus menular dan tidak menular. Jika ditemukan indikasi penyakit menular, warga akan segera menjalani pemeriksaan lanjutan dan pengobatan.

Selain pemeriksaan HIV, kegiatan di Posyandu Remaja Luworo juga menyediakan layanan kesehatan umum seperti pengecekan tekanan darah, berat badan, kadar gula, kolesterol, hingga asam urat. Dinas Kesehatan juga tengah menggiatkan Program Gerebek Dahak, upaya khusus penemuan kasus TBC di tingkat desa. Dari target 2.154 kasus TBC tahun ini, hingga awal Oktober baru tercatat 711 kasus.

“Kita masih harus bekerja keras agar target penemuan kasus tercapai. Masyarakat perlu waspada terhadap gejala TBC seperti batuk lebih dari dua minggu, berat badan turun drastis, atau anak-anak yang mengalami stunting,” jelas dr Heri.

Ia menegaskan keterkaitan antara HIV dan TBC yang sering kali terjadi bersamaan pada pasien. Karena itu, setiap pasien HIV wajib diperiksa TBC-nya, begitu juga sebaliknya.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Enam UMKM Magetan Tembus Pasar Internasional, Ekspor Perdana Dilepas ke Maladewa photo_camera 2

    Enam UMKM Magetan Tembus Pasar Internasional, Ekspor Perdana Dilepas ke Maladewa

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Enam pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) asal Kabupaten Magetan resmi menembus pasar internasional setelah berhasil mengekspor produk mereka ke Maladewa. Pelepasan ekspor dilakukan di lokasi produksi Keripik Tempe H&G di Kelurahan Tebon, Kecamatan Barat, pada Kamis (5/3)2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menyatakan bahwa keberhasilan […]

    Bagikan
  • Ayo Cek Kesehatan Hewan Kesayangan di DKPP Kota Madiun

    Ayo Cek Kesehatan Hewan Kesayangan di DKPP Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun kini membuka Yankeswan (Layanan Kesehatan Hewan). Layanan inj bertujuan untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat terkait kesehatan hewan masyarakat. Layanan ini mencakup pemeriksaan dan penanganan untuk hewan-hewan seperti kucing, anjing, ular, kera, dan reptil, khususnya untuk penyakit ringan yang bisa diatasi. Kepala Bidang Pertanian DKPP […]

    Bagikan
  • Ratusan Kendaraan Jalani Uji Emisi, Komitmen Pemkab Madiun Jaga Kualitas Udara

    Ratusan Kendaraan Jalani Uji Emisi, Komitmen Pemkab Madiun Jaga Kualitas Udara

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan kendaraan bermotor mengikuti uji emisi di kawasan pusat pemerintahan Caruban, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Selasa (29/04/2025). Kegiatan ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menjaga kualitas udara sekaligus mengurangi polusi dari gas buang kendaraan. Dalam uji emisi tersebut, petugas memeriksa kadar karbon monoksida (CO), hidrokarbon (HC), dan nitrogen oksida […]

    Bagikan
  • Pemuda Asal Madiun Hilang Saat Tur di Korea, Sang Ibu: Saya Tak Tahu Dia Berangkat Kesana

    Pemuda Asal Madiun Hilang Saat Tur di Korea, Sang Ibu: Saya Tak Tahu Dia Berangkat Kesana

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Seorang pemuda asal Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, dilaporkan menghilang saat mengikuti perjalanan wisata di Korea Selatan. Hingga Minggu (19/7/2026), keberadaan Femas Yani Arianto (22) belum diketahui dan keluarganya mengaku kehilangan kontak sejak ia berangkat. Kasus hilangnya Femas menjadi perhatian publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial Threads. Dalam unggahan […]

    Bagikan
  • Jelang PSU Magetan, 16 Pemilih di 4 TPS Tercatat Meninggal Dunia 

    Jelang PSU Magetan, 16 Pemilih di 4 TPS Tercatat Meninggal Dunia 

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magetan telah memperbaharui data pemilih di empat Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada Sabtu (22/3/2025). Hal itu ditegaskan oleh Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Magetan, Nanik Yasiroh, menyampaikan pencatatan per 15 Maret, terdapat 16 pemilih yang meninggal dunia, 8 […]

    Bagikan
  • Kemiskinan Masih Membayangi Magetan, Ribuan Warga Tinggal di Rumah Tak Layak Huni

    Kemiskinan Masih Membayangi Magetan, Ribuan Warga Tinggal di Rumah Tak Layak Huni

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kondisi sosial ekonomi di Kabupaten Magetan hingga kini masih menjadi pekerjaan besar bagi pemerintah daerah. Meski tren angka kemiskinan menunjukkan penurunan dalam beberapa tahun terakhir, jumlah penduduk miskin masih tergolong tinggi dan menjadi tantangan serius dalam pembangunan. Berdasarkan data Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Musrenbang RPJMD) 2025–2029, tingkat […]

    Bagikan
expand_less