Berita Terkini
Trending Tags

Pencurian Baut Rel Blitar Mengancam 34 Perjalanan Kereta, KAI Madiun Ingatkan Bahaya Serius

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 260
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pelaku pencurian baut penahan rel KA serta barang bukti sejumlah baut, Foto : istimewa

Sinergia | Blitar – Tindakan pencurian baut penahan rel kembali terjadi di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. Kejadian ini dianggap sebagai ancaman serius terhadap keselamatan perjalanan kereta api.

Insiden ini terungkap pada Rabu (7/1/2026) sekitar jam 06. 00 WIB ketika Kepala Regu Jalan Rel B. 2, Jaryanto, mendapatkan laporan dari Kanit Reskrim Polsek Sanankulon mengenai penangkapan seorang terduga pelaku pencurian baut penahan rel oleh masyarakat. Pelaku pun ditahan untuk proses hukum selanjutnya.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan bahwa pencurian ini bukan tindakan kriminal biasa, tetapi sebuah kejahatan yang membahayakan nyawa orang. “Baut penahan rel adalah bagian yang sangat penting. Kehilangan satu saja bisa berisiko, apalagi jika banyak. Potensi kereta tergelincir sangat tinggi dan bisa berakibat fatal bagi penumpang,” ujar Tohari.

Hasil koordinasi antara Unit Pengamanan Katon B, Karu Jalan Rel B. 2, dan KUPT Jalan Rel 7. 11 Blitar mengungkapkan informasi mengejutkan. Pelaku tidak hanya melakukan pencurian di satu tempat. Awalnya, para petugas menemukan kehilangan 13 baut penahan rel di KM 127+358 sepanjang jalur Blitar–Rejotangan.

Namun, berdasarkan pengembangan penyidikan, pelaku mengakui telah mencuri di setidaknya lima lokasi yang berbeda dengan total kerugian mencapai 108 baut penahan rel. Akibat tindakan ini, PT KAI mengalami kerugian sekitar Rp. 4,13 juta. Pelaku juga mengaku menjual hasil curian kepada pengepul barang bekas di Desa Rembang, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

“Ini bukan hanya mengenai nilai barang bekas, melainkan keselamatan ribuan nyawa yang setiap hari melintasi jalur tersebut,” imbuh Tohari.

KAI menekankan bahwa pencurian dan perusakan infrastruktur perkeretaapian membawa konsekuensi pidana berat sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Pelaku dapat dikenakan hukuman penjara 6-15  tahun serta denda mencapai Rp. 2 miliar.

Diketahui, jalur Blitar–Rejotangan sendiri merupakan jalur yang sangat sibuk. Setiap hari terdapat 34 perjalanan kereta, terdiri dari Kereta Api Jarak Jauh serta KA Lokal Dhoho dan Panataran. Jumlah penumpang mencapai 400–900 orang untuk KAJJ dan 1. 500–2. 000 penumpang untuk KA lokal setiap harinya. “Keselamatan perjalanan kereta api adalah hal yang mutlak dan tidak bisa dinegosiasikan. Patroli terbuka dan tertutup di sepanjang jalur rel akan terus ditingkatkan,” tutup Tohari.(Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belum Ada Kantor Haji di Ponorogo, Pelayanan Tetap di Bawah Kemenag

    Belum Ada Kantor Haji di Ponorogo, Pelayanan Tetap di Bawah Kemenag

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Meski Presiden Prabowo Subianto telah melantik Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan sebagai Menteri Haji dan Umrah pada Senin (08/09/2025) lalu, urusan penyelenggaraan haji di Ponorogo hingga kini masih sepenuhnya ditangani oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag). Kepala Kantor Kemenag Ponorogo, Nurul Huda, menegaskan pelayanan haji tahun 2026 tetap berjalan normal di […]

    Bagikan
  • Lima Rumah Rusak di Magetan Terdampak Cuaca Ekstrim

    Lima Rumah Rusak di Magetan Terdampak Cuaca Ekstrim

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Magetan dalam empat hari terakhir menyebabkan lima rumah roboh dan rusak berat. Peristiwa tersebut terjadi di tiga kecamatan, yaitu Ngariboyo, Poncol, dan Magetan. Meski menimbulkan kerugian material cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kepala Pelaksana BPBD Magetan menjelaskan, cuaca ekstrem […]

    Bagikan
  • RSUD Sayidiman Magetan Rawat 6 Pasien Korban Akibat Petasan

    RSUD Sayidiman Magetan Rawat 6 Pasien Korban Akibat Petasan

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Empat remaja korban ledakan petasan di Kabupaten Magetan kini kondisinya mulai membaik. Mereka menjalani perawatan intensif sejak dirujuk ke RSUD Sayidiman pada Sabtu (05/04/2025) lalu. Dari diagnose tim medis, keempatnya mengalami luka bakar sekitar 15 hingga 20 persen di bagian kaki, badan dan muka. “Kondisi saat ini sudah stabil. Untuk […]

    Bagikan
  • Telur Kotor dalam Paket Program MBG Lembeyan Viral, DPRD Magetan Desak Evaluasi Total

    Telur Kotor dalam Paket Program MBG Lembeyan Viral, DPRD Magetan Desak Evaluasi Total

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, kembali memantik perhatian publik. Sebuah foto telur rebus yang masih tampak bernoda kotoran ayam pada cangkangnya beredar luas di media sosial dan memicu gelombang kritik warganet. Unggahan itu pertama kali disebarkan akun Facebook Tri Winarsih melalui grup Info Seputar Lembeyan. Dalam […]

    Bagikan
  • Jembatan Mingging Kembali Terhubung, Akses Warga Semakin Mudah

    Jembatan Mingging Kembali Terhubung, Akses Warga Semakin Mudah

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Jembatan Mingging di Desa Grogol, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, kini kembali dapat dimanfaatkan warga setelah sempat rusak akibat erosi dan derasnya arus sungai. Pembangunan jembatan dilakukan melalui Program Merah Putih Presisi. Kerusakan jembatan berawal dari hancurnya dam atau bangunan pengaman jembatan akibat erosi. Kondisi tersebut kemudian membuat jembatan lama ikut rusak dan […]

    Bagikan
  • Proyek Mal Pelayanan Publik Madiun Ditargetkan Selesai November 2025

    Proyek Mal Pelayanan Publik Madiun Ditargetkan Selesai November 2025

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Proses pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Madiun terus menunjukkan perkembangan positif. Proyek strategis senilai Rp2,2 miliar itu kini berada pada fase akhir pengerjaan dan diyakini mampu selesai sesuai jadwal yang telah ditentukan. Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun, Hesti Setyorini, mengungkapkan bahwa […]

    Bagikan
expand_less