Berita Terkini
Trending Tags

Perkara Laporan Palsu Kembali Terjadi di Magetan, Ternyata Uang Gaji Habis untuk Trading

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • visibility 172
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Seorang pria berinisial AS (26),diamankan unit reskrim magetan karena membuat Perkara Laporan Palsu, Foto: Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Seorang pria berinisial AS (26), warga Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, harus berurusan dengan aparat Polsek Maospati setelah laporan kehilangan sepeda motor yang ia sampaikan ternyata palsu. AS sebelumnya mengaku menjadi korban pencurian motor dan uang gaji di sekitar Puskesmas Maospati pada 10 Desember 2025 lalu. Namun penyelidikan polisi mengungkap bahwa cerita tersebut direkayasa karena yang bersangkutan takut dimarahi istrinya setelah menghabiskan gaji untuk top up trading saham.

Kapolsek Maospati, AKP Vista Dwi Pujiningsih, menjelaskan bahwa laporan yang masuk awalnya dilaporkan sebagai pencurian motor Honda Beat berpelat AE 4007 RK yang ditinggal di depan toilet umum pertigaan Totok. Pelapor juga mengaku tas berisi uang tunai Rp. 6 juta dan dokumen penting di dalam jok ikut hilang.

“Dalam laporannya, ia menyebut total kerugian mencapai sekitar Rp.22 juta dan meminta kasus ini diproses sebagai tindak pidana pencurian,” ujar Vista.

Namun penyelidikan mendalam mulai menemukan adanya ketidaksesuaian antara pengakuan pelapor dan fakta di lapangan. Unit Reskrim Polsek Maospati mengecek rekaman CCTV minimarket yang disebut sebagai lokasi AS mengambil uang tunai sebelum kejadian. Dari rekaman itu, AS sama sekali tidak tampak melakukan transaksi penarikan uang, berbeda dari pengakuannya.

Petugas kemudian menemukan sebuah tas warna hitam milik pelapor di area belakang toilet umum tidak jauh dari lokasi yang ia klaim sebagai tempat hilangnya barang. Tas itu masih berisi uang Rp6 juta dan dokumen penting. “Temuan itu memperkuat dugaan bahwa ada yang tidak beres dengan laporan tersebut,” terang Vista.

Dari pemeriksaan lebih lanjut, terungkap bahwa motor yang dilaporkan hilang rupanya dijual sendiri oleh AS dengan harga Rp. 4 juta. Uang tersebut kemudian digabung dengan gajinya untuk top up akun trading. Setelah kalah besar dan kehabisan uang, AS panik dan memutuskan membuat laporan palsu demi menyembunyikan masalah dari istrinya.

“Pelapor mengakui bahwa ia membuat laporan itu karena tertekan dan takut istrinya mengetahui kondisi sebenarnya,” jelas Vista.

Setelah seluruh fakta terungkap, AS akhirnya mengakui perbuatannya tanpa melibatkan pihak lain. Ia juga menyampaikan penyesalan di hadapan polisi. “Yang bersangkutan sudah membuat surat pernyataan bahwa ia tidak akan mengulanginya. Jika tindakan serupa terulang, ia bersedia diproses sesuai ketentuan hukum,” pungkas Kapolsek.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Magetan Terima Ribuan Pengaduan Terkait Kasus Koperasi MSI

    Polres Magetan Terima Ribuan Pengaduan Terkait Kasus Koperasi MSI

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik kasus dugaan penipuan Koperasi Mitra Sejahtera Indonesia (MSI) Magetan terus bergulir. Bahkan, Polres Magetan bekerja sama dengan dinas terkait dari Pemkab Magetan telah membuka posko pengaduan untuk menampung pengaduan nasabah atas kasus ini. Diketahui, nasabah di sejumlah cabang yang ada di wilayah Magetan mencapai sekitar 3.000 anggota. Kapolres Magetan, AKBP […]

    Bagikan
  • Visi Indonesia Emas 2045 Dihadapkan Realitas Kekurangan Tenaga Pendidik di Sekolah

    Visi Indonesia Emas 2045 Dihadapkan Realitas Kekurangan Tenaga Pendidik di Sekolah

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kekurangan tenaga pendidik menjadi sorotan serius di tengah ambisi besar mewujudkan Indonesia Emas 2045. Tak terkecuali di Kota Madiun. Pemerintah Kota (Pemkot) mencatat sedikitnya 138 guru masih kurang, terutama di jenjang SD dan SMP yang dinilai berpotensi menghambat peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Pelaksana Tugas Wali Kota Madiun, F […]

    Bagikan
  • 1 Paket Program IJD Mulai Berjalan, 2 Lainya Masih Tahap Pengusulan 

    1 Paket Program IJD Mulai Berjalan, 2 Lainya Masih Tahap Pengusulan 

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) di Kabupaten Madiun mulai direalisasikan. Saat ini, pengerjaan tengah berlangsung di ruas Mojopurno–Dimong dengan nilai kontrak sekitar Rp. 24 miliar. Seluruh proses pelaksanaan proyek ini ditangani langsung oleh pemerintah pusat. “Untuk program IJD sudah berjalan di ruas Mojopurno–Dimong, pelaksanaannya dilakukan oleh pusat,” kata Astutik […]

    Bagikan
  • Patroli Rutin Dishub Kota Madiun, Tindak Kendaraan Parkir Sembarangan

    Patroli Rutin Dishub Kota Madiun, Tindak Kendaraan Parkir Sembarangan

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Madiun secara rutin melakukan patrol di sejumlah ruas jalan di Kota Madiun. Petugas pun tak segan untuk memberikan teguran bagi kendaraan baik roda 2, roda 4 atau lebih yang parkir sembarang. Pengendara yang memarkir kendaraan secara sembarangan dinilai dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Kepala Dinas […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Kucurkan Bansos Rp. 5,9 Miliar untuk Warga Kabupaten Madiun

    Pemprov Jatim Kucurkan Bansos Rp. 5,9 Miliar untuk Warga Kabupaten Madiun

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengucurkan anggaran sebesar Rp. 5,9 miliar untuk bantuan sosial (Bansos) dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) bagi masyarakat Kabupaten Madiun pada tahun 2025. Dana tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar […]

    Bagikan
  • Awas! Penipuan Aktivasi IKD, Jangan Asal Ikuti Instruksi di WA atau Telepon

    Awas! Penipuan Aktivasi IKD, Jangan Asal Ikuti Instruksi di WA atau Telepon

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap maraknya penipuan dengan modus aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Penipuan ini dilakukan dengan cara menghubungi warga melalui pesan WhatsApp maupun telepon. Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Magetan, Noor Endah Fillaili, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menghubungi warga […]

    Bagikan
expand_less