Berita Terkini
Trending Tags

Volume Air Waduk Dawuhan Menyusut, Irigasi Pertanian Bergantung Suplai Air Waduk

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
  • visibility 207
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kemarau tiba volume air Waduk Dawuhan Kecamatan Wonoasri mengalami penyusutan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Volume air di Waduk Dawuhan, Desa Plumpungrejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun mulai menyusut seiring masuknya musim kemarau. Padahal sebagian area pertanian bergantung dari pasokan air waduk untuk mengairi ribuan hektare sawah setempat.

Petugas Operasional Waduk Dawuhan, Agung Wirasat, menyebutkan penurunan volume air saat ini mencapai sekitar 35 persen dari kapasitas maksimal. Dari daya tampung normal sebesar 3,9 juta meter kubik, kini tersisa sekitar 2,1 juta meter kubik dengan ketinggian muka air mencapai 82,10 meter di atas permukaan laut.

“Meski ada penurunan, kondisi ini masih tergolong aman. Volume air yang tersedia masih mencukupi untuk kebutuhan irigasi hingga datangnya musim hujan,” kata Agung saat dikonfirmasi, Selasa (22/07/2025).

Menurutnya, penyusutan waduk tahun ini berlangsung lebih lambat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dipengaruhi oleh fenomena kemarau basah, di mana masih terjadi hujan lokal meskipun sudah memasuki musim kering.

Waduk Dawuhan diketahui menjadi sumber utama pengairan bagi sekitar 1.273 hektare lahan pertanian di tiga kecamatan, yakni Wonoasri, Balerejo, dan Madiun.

Hal senada disampaikan Nur Aminudin, salah satu petani di Wonoasri. Ia mengaku masih bisa memanfaatkan air dari waduk untuk menyiram lahan pertanian menggunakan mesin penyedot.

“Memang airnya berkurang dibanding musim hujan, tapi masih cukup untuk sawah. Irigasi tetap jalan dan belum ada kendala berarti,” ujarnya.

Waduk Dawuhan merupakan salah satu bendungan strategis di wilayah Madiun yang berperan penting dalam menjaga ketahanan air bagi sektor pertanian, terutama saat musim kemarau.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Protes Jalan Rusak, Warga Desa Kaponan Pilih Tanami Pohon Pisang dan Pepaya

    Protes Jalan Rusak, Warga Desa Kaponan Pilih Tanami Pohon Pisang dan Pepaya

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Resah dengan kondisi jalan yang rusak parah, warga Desa Kaponan, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, melakukan aksi protes dengan menanami lubang jalan menggunakan pohon pisang dan pepaya, Senin (12/1/2026). Aksi ini dilakukan di jalan poros penghubung Desa Kaponan dengan Desa Mlarak. Jalan tersebut merupakan akses utama warga untuk menuju sekolah, […]

    Bagikan
  • Polres Ponorogo Gelar Nobar Gratis Final Piala Dunia 2026 di Dua Lokasi, Ada Doorprize hingga Musik

    Polres Ponorogo Gelar Nobar Gratis Final Piala Dunia 2026 di Dua Lokasi, Ada Doorprize hingga Musik

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Warga Ponorogo yang masih mencari lokasi nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 tak perlu bingung. Polres Ponorogo menyiapkan dua titik nobar gratis yang bisa dinikmati masyarakat pada Senin (20/7/2026) dini hari. Kegiatan ini digelar agar masyarakat dapat menyaksikan laga puncak Piala Dunia 2026 dengan aman, nyaman, sekaligus menjaga situasi keamanan […]

    Bagikan
  • Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek, Bupati Madiun: “Kami Adalah Korban, Bukan Sarang PKI”

    Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek, Bupati Madiun: “Kami Adalah Korban, Bukan Sarang PKI”

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Kresek, Kecamatan Wungu, Rabu (01/10/2025). Monumen yang berada di lereng Gunung Wilis itu merupakan lokasi pembantaian para tokoh masyarakat, kiai, serta anggota TNI-Polri pada tragedi Madiun 1948. Dalam upacara tersebut, Bupati Madiun […]

    Bagikan
  • Gaji ke-13 ASN Kota Madiun Cair Hari Ini, Rp 18 Miliar Langsung Masuk Rekening 4.814 Pegawai

    Gaji ke-13 ASN Kota Madiun Cair Hari Ini, Rp 18 Miliar Langsung Masuk Rekening 4.814 Pegawai

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ribuan aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintah Kota Madiun resmi mulai mencairkan gaji ke-13 pada Jumat (5/6/2026). Total anggaran untuk gaji ke-13 mencapai Rp 18,02 miliar. Pencairan tersebut mencakup ASN, kepala daerah, anggota DPRD, hingga penerima hak lainnya sesuai ketentuan pemerintah pusat. Kepala Bidang Perbendaharaan Badan Keuangan dan Aset Daerah […]

    Bagikan
  • PR Pemkab Madiun ! 22 Ribu Rumah Tangga di Madiun Belum Nikmati Akses Sanitasi Layak

    PR Pemkab Madiun ! 22 Ribu Rumah Tangga di Madiun Belum Nikmati Akses Sanitasi Layak

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun memiliki segudang pekerjaan rumah salah satunya masih banyak rumah tangga di 206 Desa/Kelurahan belum memiliki Sanitasi limbah domestik yang layak. Tercatat sekitar 22 ribu rumah tangga di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, belum memiliki akses terhadap sanitasi yang layak. Angka ini setara dengan 12,4 persen dari total 184 […]

    Bagikan
  • Petani Tenggelam di Sungai Ponorogo Ditemukan Meninggal pada Hari Kedua Pencarian

    Petani Tenggelam di Sungai Ponorogo Ditemukan Meninggal pada Hari Kedua Pencarian

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang petani asal Desa Pengkol, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hanyut saat menyeberangi Sungai Keling. Korban bernama Bani (70), ditemukan pada Rabu (21/05/2025) sore dalam kondisi sudah tak bernyawa setelah dua hari proses pencarian intensif oleh tim SAR gabungan. Peristiwa nahas ini bermula saat korban hendak […]

    Bagikan
expand_less