Berita Terkini
Trending Tags

Cuaca Ekstrem Terjang Telaga Sarangan, Pohon Kersen Besar Roboh Timpa Jaringan Telekomunikasi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • visibility 61
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sejumlah Pohon di sekitar telaga sarangan tumbang akibat cuaca ekstrim, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah dataran tinggi Magetan. Hujan lebat disertai angin kencang mengguyur kawasan wisata Telaga Sarangan, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, pada Rabu pagi (14/1/2026). Meski tidak menimbulkan korban jiwa, sejumlah wisatawan mengaku kaget dan panik saat cuaca buruk terjadi.

Dampaknya, sebuah pohon kersen berdiameter sekitar 70 sentimeter roboh. Pohon tersebut jatuh tepat menimpa kabel telekomunikasi milik Telkom yang melintas di kawasan wisata.

Kasi Darlog BPBD Magetan, Eka Wahyudi, mengatakan timnya langsung bergerak begitu menerima informasi.

“Begitu kabar masuk, personel Pusdalops dan TRC kami segera diterjunkan untuk melakukan penanganan di titik kejadian,” ujar Eka.

Keberadaan pohon tumbang sempat menghambat sebagian jalur wisata, namun tidak berlangsung lama.

Upaya evakuasi dilakukan menggunakan chainsaw dan sejumlah alat manual. Banyak pihak terlibat dalam proses pembersihan, mulai dari BPBD Magetan, TNI, Polri, BBWS, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Perhutani, relawan, hingga warga sekitar.

Image Not Found
Sejumlah Pohon di sekitar telaga sarangan tumbang akibat cuaca ekstrim, Foto : Kusnanto-Sinergia

Menurut Eka, percepatan penanganan menjadi fokus utama karena lokasi kejadian berada di kawasan wisata yang ramai dikunjungi.

“Karena berada di area wisata, kami prioritaskan penanganan cepat supaya aktivitas pengunjung tidak terganggu,” jelasnya.

Koordinasi lintas sektor tersebut membuat area yang terdampak bisa dibersihkan dalam waktu singkat. Setelah pohon terpotong dan kabel dievakuasi, kegiatan wisata di Telaga Sarangan kembali berjalan seperti biasa.

BPBD Magetan mengimbau masyarakat serta wisatawan agar tetap waspada saat cuaca ekstrem melanda wilayah pegunungan. Aktivitas luar ruangan disarankan untuk dibatasi, terutama ketika angin kencang dan hujan deras terjadi.

Eka mengingatkan agar masyarakat menjauhi area di sekitar pohon besar yang tampak rapuh.

“Jika melihat pohon menyentuh atau menekan kabel listrik, segera jauhi karena risikonya sangat berbahaya dan bisa memicu sengatan,” tegasnya. BPBD juga meminta masyarakat segera melapor jika menemukan kejadian serupa atau melihat potensi bahaya. Laporan cepat membantu petugas meminimalkan dampak dan mempercepat proses penanganan. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fogging di SDN 02 Madiun Lor, 1 Guru dan 2 Murid Terjangkit DBD

    Fogging di SDN 02 Madiun Lor, 1 Guru dan 2 Murid Terjangkit DBD

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Kesehatan Kota Madiun serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun melakukan fogging atau pengasapan di lingkungan SDN 02 Madiun Lor pada Kamis (05/06/2025) sebagai langkah antisipasi perkembangbiakan nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD). Kepala SDN 02 Madiun Lor, Yuli Sugianingsih, menjelaskan bahwa fogging dilakukan setelah ditemukannya kasus DBD di […]

    Bagikan
  • Menelusuri Keindahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Madiun (1)

    Menelusuri Keindahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Madiun (1)

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus berupaya meningkatkan kualitas lingkungan dan kenyamanan bagi masyarakat melalui pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Beberapa RTH yang telah di bangun Pemerintah Kota Madiun, antara lain RTH Nusa Penida, RTH Kanigoro Selo, dan RTH Telaga Mas semakin diminati oleh warga lokal. 1. RTH Nusa Penida RTH Nusa […]

    Bagikan
  • Dinkes Madiun Enggan Beberkan Hasil Uji Lab Makanan Dari SPPG Cinta Anak Klecorejo 

    Dinkes Madiun Enggan Beberkan Hasil Uji Lab Makanan Dari SPPG Cinta Anak Klecorejo 

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dua pekan berlalu sejak puluhan murid dari tiga sekolah dasar di Kabupaten Madiun mengalami gejala keracunan massal. Namun sayangnya penyebab pasti dugaan keracunan masih belum terungkap. Hasil uji laboratorium yang diharapkan dapat menjelaskan sumber masalah justru belum diumumkan ke publik oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun. Insiden keracunan terjadi pada […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Perkuat Pembinaan Karakter Usai Keterlibatan Pelajar dalam Aksi Demonstrasi

    Pemkot Madiun Perkuat Pembinaan Karakter Usai Keterlibatan Pelajar dalam Aksi Demonstrasi

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun memberikan pembinaan kepada sejumlah siswa SMP yang sebelumnya diduga terlibat, baik secara langsung maupun tidak, dalam aksi demonstrasi di kantor DPRD Kota Madiun pada akhir Agustus lalu. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa pembentukan karakter generasi muda merupakan tanggung jawab kolektif antara sekolah, orang tua, dan pemerintah. […]

    Bagikan
  • Dua Guru Besar Baru Resmi Dikukuhkan, UNIPMA Perkuat Mutu Akademik Perguruan Tinggi

    Dua Guru Besar Baru Resmi Dikukuhkan, UNIPMA Perkuat Mutu Akademik Perguruan Tinggi

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) mengukuhkan dua Guru Besar baru pada Kamis (06/11/2025) di Graha Cendekia UNIPMA. Keduanya, adalah Prof. Dr. Bambang Eko Hari Cahyono, M.Pd. (Profesor atau Guru Besar di Bidang Ilmu Pembelajaran Bahasa dan Sastra) dan Prof. Dr. Marheny Lukitasari, M.Pd. (Profesor di Bidang Ilmu Inovasi Pembelajaran Biosains). Dengan […]

    Bagikan
  • Petani Madiun Keluhkan Harga Tomat Anjlok, Pemkab Serap Hasil Panen

    Petani Madiun Keluhkan Harga Tomat Anjlok, Pemkab Serap Hasil Panen

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sejumlah petani di Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, mengeluhkan lambatnya penyerapan hasil panen tomat oleh pemerintah daerah. Akibatnya, sebagian hasil panen terancam tidak terserap dan berpotensi terbuang. Padahal, pada Jumat (26/09/2025) lalu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah menginstruksikan Pemkab Madiun segera membeli tomat hasil panen petani dengan […]

    Bagikan
expand_less