
Sinergia | Magetan – Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah dataran tinggi Magetan. Hujan lebat disertai angin kencang mengguyur kawasan wisata Telaga Sarangan, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, pada Rabu pagi (14/1/2026). Meski tidak menimbulkan korban jiwa, sejumlah wisatawan mengaku kaget dan panik saat cuaca buruk terjadi.
Dampaknya, sebuah pohon kersen berdiameter sekitar 70 sentimeter roboh. Pohon tersebut jatuh tepat menimpa kabel telekomunikasi milik Telkom yang melintas di kawasan wisata.
Kasi Darlog BPBD Magetan, Eka Wahyudi, mengatakan timnya langsung bergerak begitu menerima informasi.
“Begitu kabar masuk, personel Pusdalops dan TRC kami segera diterjunkan untuk melakukan penanganan di titik kejadian,” ujar Eka.
Keberadaan pohon tumbang sempat menghambat sebagian jalur wisata, namun tidak berlangsung lama.
Upaya evakuasi dilakukan menggunakan chainsaw dan sejumlah alat manual. Banyak pihak terlibat dalam proses pembersihan, mulai dari BPBD Magetan, TNI, Polri, BBWS, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Perhutani, relawan, hingga warga sekitar.

Menurut Eka, percepatan penanganan menjadi fokus utama karena lokasi kejadian berada di kawasan wisata yang ramai dikunjungi.
“Karena berada di area wisata, kami prioritaskan penanganan cepat supaya aktivitas pengunjung tidak terganggu,” jelasnya.
Koordinasi lintas sektor tersebut membuat area yang terdampak bisa dibersihkan dalam waktu singkat. Setelah pohon terpotong dan kabel dievakuasi, kegiatan wisata di Telaga Sarangan kembali berjalan seperti biasa.
BPBD Magetan mengimbau masyarakat serta wisatawan agar tetap waspada saat cuaca ekstrem melanda wilayah pegunungan. Aktivitas luar ruangan disarankan untuk dibatasi, terutama ketika angin kencang dan hujan deras terjadi.
Eka mengingatkan agar masyarakat menjauhi area di sekitar pohon besar yang tampak rapuh.
“Jika melihat pohon menyentuh atau menekan kabel listrik, segera jauhi karena risikonya sangat berbahaya dan bisa memicu sengatan,” tegasnya. BPBD juga meminta masyarakat segera melapor jika menemukan kejadian serupa atau melihat potensi bahaya. Laporan cepat membantu petugas meminimalkan dampak dan mempercepat proses penanganan. (Nan/Krs).