Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Pemkot Madiun Perkuat Pembinaan Karakter Usai Keterlibatan Pelajar dalam Aksi Demonstrasi

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • visibility 146
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Walikota Madiun tengah memberikan arahan dalam kegiatan Pendidikan Politik Bagi Pelajar, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun memberikan pembinaan kepada sejumlah siswa SMP yang sebelumnya diduga terlibat, baik secara langsung maupun tidak, dalam aksi demonstrasi di kantor DPRD Kota Madiun pada akhir Agustus lalu. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa pembentukan karakter generasi muda merupakan tanggung jawab kolektif antara sekolah, orang tua, dan pemerintah.

Wali Kota Maidi menyebut, masa remaja tingkat SMP adalah fase krusial di mana anak-anak masih sangat membutuhkan pengawasan dan arahan. Ia khawatir jika nilai dan perilaku negatif dibiarkan melekat, maka dampaknya akan terbawa hingga dewasa.

“Perjalanan hidup mereka masih panjang. Jangan sampai masa panjang itu diisi dengan hal-hal yang tidak baik,” tegasnya, Senin (24/11/2025).

Maidi mengajak para orang tua dan pendidik untuk memberikan bekal pengalaman kepada anak-anak, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial. Menurutnya, pembinaan yang dilakukan secara konsisten dapat membantu siswa memahami risiko dan konsekuensi dari tindakan mereka.

“Kita yang sudah dewasa punya banyak pengalaman. Itu harus ditularkan agar perilaku mereka berubah dan mereka bisa mulai berpikir untuk masa depan dirinya sendiri,” ujarnya.

Sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi, Wali Kota menyoroti pentingnya pengawasan aktif dari sekolah. Ia menilai Bimbingan Konseling (BK) memiliki peran strategis dalam mengarahkan siswa.

“Anak tidak perlu dimarahi. Yang penting BK, guru agama, dan sekolah aktif. Kalau semua berfungsi, bukan anak nakal yang muncul, tetapi anak kreatif,” kata Maidi.

Ia juga menyinggung fenomena ketika sebagian orang tua justru mengurangi kewenangan sekolah. Hal ini dianggap berpotensi menghambat pembinaan karakter siswa.

“Kadang baru sedikit diingatkan, anak sudah dibela. Ini yang tidak kita inginkan. Rumah dan sekolah harus berjalan seiring,” tegasnya.

Maidi memastikan bahwa seluruh sekolah memiliki komitmen yang sama untuk mendidik siswa menjadi pribadi yang lebih baik. Karena itu, ia meminta orang tua untuk mempercayakan proses pendidikan karakter kepada pihak sekolah.

Dalam waktu dekat, pemerintah akan mengumpulkan komite sekolah melalui dewan pendidikan guna menyelaraskan pemahaman dan memperkuat kerja sama dalam pembinaan anak.

“Kalau semua takut menegur, semua membiarkan, dan kita tidak turun memberikan arahan, maka akan sulit. Orang bisa salah arah kalau tidak dibimbing,” pungkasnya. (Sur/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serapan Belanja Pemkot Madiun Baru 46 Persen, Ini Penyebabnya

    Serapan Belanja Pemkot Madiun Baru 46 Persen, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun mengevaluasi realisasi belanja pengadaan barang dan jasa sepanjang triwulan III tahun anggaran 2026. Hingga September 2026, serapan anggaran seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tercatat baru mencapai 46 persen. Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun meminta seluruh pejabat pengadaan di masing-masing OPD mempercepat realisasi belanja sesuai […]

    Bagikan
  • Lonjakan Pemohon SKCK di Madiun, Didominasi Calon PPPK Paruh Waktu

    Lonjakan Pemohon SKCK di Madiun, Didominasi Calon PPPK Paruh Waktu

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jumlah pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Madiun dan sejumlah Polsek meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir. Lonjakan ini terjadi karena SKCK menjadi syarat wajib dalam pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Kasat Intelkam Polres Madiun, AKP Nurkholis, mengatakan hingga […]

    Bagikan
  • Pemkot dan DPRD Kota Madiun Sahkan 17 Raperda Sekaligus, Termasuk Literasi Digital dan Kota Cerdas

    Pemkot dan DPRD Kota Madiun Sahkan 17 Raperda Sekaligus, Termasuk Literasi Digital dan Kota Cerdas

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna dengan agenda pengambilan keputusan terhadap sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) di Gedung Paripurna pada Kamis (2/4/2026). Dalam rapat tersebut, DPRD bersama Pemerintah Kota Madiun menyepakati sebanyak 17 Raperda untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah. Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD […]

    Bagikan
  • Hilang Usai Sholat Subuh, Suparto Ditemukan di Tebing Sungai Sedalam 15 Meter

    Hilang Usai Sholat Subuh, Suparto Ditemukan di Tebing Sungai Sedalam 15 Meter

    • calendar_month Senin, 31 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Suparto, warga Desa Sidorejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, dilaporkan hilang sejak pagi setelah menunaikan salat subuh Minggu (30/03/2025). Setelah dilakukan pencarian oleh warga, pria berusia 67 tahun tersebut ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri di tebing sungai dengan kedalaman sekitar 15 meter sekitar pukul 15.30 WIB. Menurut kesaksian warga, Suparto […]

    Bagikan
  • Implementasikan SE, Bupati Madiun Gowes ke Puspem Caruban

    Implementasikan SE, Bupati Madiun Gowes ke Puspem Caruban

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto memilih bersepeda sejauh sekitar 22 kilometer dari Rumah Dinas Pendopo Muda Graha menuju Pusat Pemerintahan (Puspem) Caruban, Jumat (10/4/2026). Aksi itu menjadi bentuk implementasi kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) sekaligus upaya mendukung efisiensi energi sesuai arahan pemerintah pusat. Kebijakan WFH tersebut tertuang […]

    Bagikan
  • Disnakerin Berikan Pembekalan Kewirausahaan bagi Keluarga PMI

    Disnakerin Berikan Pembekalan Kewirausahaan bagi Keluarga PMI

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun menggelar kegiatan pembinaan pengelolaan keuangan dan kewirausahaan bagi keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI), baik yang masih dalam proses penempatan maupun yang telah kembali ke tanah air. Kegiatan ini bertempat di Kantor Desa Suluk, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun. Sebanyak 40 peserta yang terdiri […]

    Bagikan
expand_less