Berita Terkini
Trending Tags

Relokasi Pasar Hewan, Ini Jeritan Supartini, Tukang Pijat Lansia di Totog Maospati Terancam Tergusur

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
  • visibility 76
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tukang Pijat Lansia di Totog Maospati Terancam Tergusur, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Rencana pemindahan Pasar Hewan Pahingan Maospati ke area belakang Puskesmas Maospati, Kelurahan Maospati, Kabupaten Magetan, menyisakan sejumlah pertanyaan dan kekhawatiran dari warga yang terdampak. Sekitar 23 bangunan yang telah lama ditempati oleh 18 kepala keluarga (KK) di kawasan Totog terancam dibongkar seiring dengan pemanfaatan lahan oleh pemerintah setempat.

Program relokasi yang diinisiasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan ini beriringan dengan rencana penataan lahan milik Pemkab Magetan oleh Kelurahan Maospati, yang akan dijadikan area parkir dan deretan ruko. Namun, prosesnya belum sepenuhnya memberi kejelasan bagi warga yang telah menghuni lahan tersebut selama puluhan tahun.

Salah satu warga, Supartini (68), mengaku masih bingung dengan rencana relokasi ini. Perempuan lanjut usia yang sehari-hari bekerja sebagai tukang pijat ini kini tinggal bersama tiga cucunya yang masih duduk di bangku sekolah.

“Katanya sudah pasti akan direlokasi, tapi saya belum tahu akan tinggal di mana. Rencana sementara ikut saudara, tapi cucu-cucu saya masih kecil dan membutuhkan biaya sekolah. Anak-anak saya sudah tiada, jadi hanya mereka yang saya punya,” tutur Supartini.

Supartini mengungkapkan bahwa ia baru mengetahui adanya kompensasi relokasi sebesar Rp2 juta setelah menghadiri pertemuan di balai kelurahan, itupun setelah beberapa kali pertemuan yang dilakukan sebelumnya. 

“Saya datang setelah beberapa kali pertemuan digelar. Saat hadir, saya dan beberapa warga diminta tanda tangan, dan dikabarkan akan menerima dana kompensasi,” ujarnya.

Di tengah kondisi kesehatan yang semakin menurun akibat sakit jantung, Supartini kini tak lagi sanggup melayani pijat orang dewasa seperti dulu. Pendapatan hariannya pun menurun drastis. Ia mengaku harus menjual sepeda motor dan barang-barang rumah tangga demi memenuhi kebutuhan hidup dan biaya pengobatan ke RSUD dr. Soedono Madiun yang rutin ia jalani.

“Sekali ke rumah sakit bisa habis Rp200 ribu untuk transportasi dan makan. Alhamdulillah masih terbantu BPJS, tapi kalau obat tidak tersedia, saya harus beli sendiri. Sekarang, untuk bertahan, saya hanya bisa menjual barang-barang di rumah,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Pasar Disperindag Magetan, Kiki Indriani, menjelaskan bahwa relokasi pasar hewan memang direncanakan di kawasan sekitar Totog, namun bukan di lokasi yang kini ditempati warga.

“Lahan yang digunakan adalah milik daerah dan berada di bawah kewenangan Kelurahan Maospati. Kami dari Disperindag hanya bertugas memindahkan pasar hewan ke lokasi baru. Soal pembongkaran bangunan warga menjadi kewenangan kelurahan,” jelasnya.

Ia menambahkan, terdapat tiga opsi lokasi relokasi pasar, dan area di sekitar Totog dinilai paling memungkinkan secara teknis. Pembangunan pasar hewan baru ditargetkan rampung tahun ini.

Meski demikian, warga berharap pemerintah hadir lebih utuh dalam proses ini, tidak hanya soal teknis dan target penyelesaian proyek, tetapi juga memberikan kepastian dan perlindungan bagi warga terdampak, khususnya mereka yang rentan secara sosial dan ekonomi.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisruh Perceraian di Madiun Berujung Eksekusi Rumah

    Kisruh Perceraian di Madiun Berujung Eksekusi Rumah

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pengadilan Agama Kabupaten Madiun mengeksekusi sebuah bangunan rumah di Desa Jiwan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, pada Senin (28/04/2025). Tindakan eksekusi ini merupakan buntut dari perceraian antara Edi Prastyo dan Tutik Rofiati. Eksekusi berdasarkan permohonan yang diajukan Edi Prastyo melalui perkara Nomor: 2/Pdt.Eks/2025/PA.Kab.Mn. Bangunan yang dibongkar merupakan rumah permanen satu lantai […]

    Bagikan
  • CCTV Rekam Aksi Pencurian Rokok di Toko Kelontong Magetan, Polisi Buru Pelaku

    CCTV Rekam Aksi Pencurian Rokok di Toko Kelontong Magetan, Polisi Buru Pelaku

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergi | Magetan – Lagi, aksi pencurian menyasar wilayah Kabupaten Magetan pada Selasa (07/10/2025) lalu. Kali ini, sebuah warung di Desa Jungke, Kecamatan Karas menjadi target.  Aksi pencurian itu viral setelah terekam kamera CCTV. Video yang berdurasi sekitar satu menit itu memperlihatkan seorang pria dengan mengenakan jaket dan celana panjang, mengambil sejumlah bungkus rokok dari […]

    Bagikan
  • Antisipasi Kecelakaan, KAI Daop 7 Madiun Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Ngawi

    Antisipasi Kecelakaan, KAI Daop 7 Madiun Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Ngawi

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menggelar sosialisasi keselamatan perjalanan kereta api di sejumlah perlintasan sebidang di Kabupaten Ngawi, Rabu (25/3/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di tengah meningkatnya mobilitas selama masa angkutan Lebaran 2026. Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan sosialisasi tersebut […]

    Bagikan
  • Kendalikan Inflasi, Pemkab Ponorogo Jalin Kerjasama dengan Daerah Penyuplai Bahan Pangan

    Kendalikan Inflasi, Pemkab Ponorogo Jalin Kerjasama dengan Daerah Penyuplai Bahan Pangan

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo bakal menjalin kerjasama dengan daerah lain guna memastikan pasokan bahan pangan tetap stabil menjelang IdulFitri. Langkah ini sebagai upaya dalam pengendalian inflasi dan menjaga daya beli masyarakat. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menegaskan sejumlah komoditas pangan di Kota Reog masih bergantung pada pasokan dari luar daerah, seperti sayur […]

    Bagikan
  • Hadapi Cuaca Ekstrem, Pemkot Madiun Perketat Kesiapsiagaan Bencana

    Hadapi Cuaca Ekstrem, Pemkot Madiun Perketat Kesiapsiagaan Bencana

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemkot Madiun menyatakan kesiapsiagaannya dalam menghadapi potensi bencana alam yang diprediksi meningkat pada penghujung tahun 2025. Hal itu ditegaskan Wali Kota Madiun, Maidi dalam apel siaga hidrometeorologi yang digelar di Balai Kota Madiun, Senin (08/12/2025). Maidi mengungkapkan bahwa risiko bencana di wilayahnya cukup tinggi ketika curah hujan meningkat. Selain angin […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Buru Tersangka Baru Kerusuhan Demo DPRD Kota Madiun

    Polres Madiun Kota Buru Tersangka Baru Kerusuhan Demo DPRD Kota Madiun

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menegaskan penyidikan kasus kerusuhan saat unjuk rasa di kantor DPRD Kota Madiun pada (30/08/2025) belum berhenti pada sembilan orang tersangka yang telah ditetapkan. Aparat memastikan, jumlah pelaku yang akan dijerat hukum masih berpotensi bertambah seiring pendalaman penyidikan. Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto menjelaskan, saat ini proses […]

    Bagikan
expand_less