Berita Terkini
Trending Tags

Cuaca Ekstrem Terjang Tiga Kecamatan di Ngawi, Tiga Rumah Warga Rusak Parah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
  • visibility 309
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Banjir menerjang wilayah Kecamatan Kedunggalar Ngawi. Sejumlah rumah rusak terdampak cuaca ekstrim. Foto : Istimewa

Sinergia | Ngawi – Cuaca ekstrem kembali melanda Kabupaten Ngawi. Hujan deras yang berlangsung lama disertai angin kencang menerjang tiga kecamatan sekaligus pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi mencatat wilayah terdampak meliputi Kecamatan Widodaren, Kecamatan Ngawi, dan Kecamatan Kedunggalar.

Kasi Kedaruratan BPBD Ngawi, Partoyo, mengonfirmasi bahwa peristiwa itu menimbulkan kerusakan di sejumlah titik. Ia menyebut, tiga rumah warga mengalami dampak paling serius.

Menurut Partoyo, intensitas hujan yang tinggi disertai hembusan angin membuat sejumlah pohon tumbang dan memicu genangan air. “Hujan yang turun cukup lama dengan angin kencang menyebabkan beberapa pohon roboh hingga menutup akses jalan dan memicu luapan air,” jelasnya.

BPBD melaporkan, pohon tumbang terjadi di Dusun Nglongkeh, Desa Gendingan, Kecamatan Widodaren, serta di Dusun Napel, Desa Kerek, Kecamatan Ngawi. Di Widodaren, satu pohon juga menimpa rumah milik Ngatimin (38), warga Dusun/Desa Karangbanyu.

Di Kecamatan Kedunggalar, luapan air menerjang kawasan permukiman. Dua rumah terdampak berada di Dusun Melok Kulon, Desa Sirigan, milik Misinah (56); serta di Dusun Bulakrejo, Desa Katikan, milik Widodo (69).

Partoyo menjelaskan, skala kerusakan cukup parah. “Ketiga rumah yang terdampak mengalami kondisi berat, bahkan dua di antaranya nyaris roboh sehingga penghuninya harus mengungsi,” terangnya.

Meski kerusakan material cukup signifikan, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. BPBD juga telah menurunkan Tim Reaksi Cepat untuk melakukan asesmen dan penanganan darurat.

“Tidak ada laporan korban jiwa. Tim TRC kami bergerak berdasarkan instruksi Pusdalops PB untuk melakukan asesmen serta membantu penanganan di lapangan,” tutup Partoyo.(Kus/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Material Longsor Selesai Dibersihkan, Akses Jalan Wagir Kidul–Banaran Ponorogo Kembali Dibuka

    Material Longsor Selesai Dibersihkan, Akses Jalan Wagir Kidul–Banaran Ponorogo Kembali Dibuka

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Warga Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, akhirnya bisa bernapas lega. Jalan poros yang menghubungkan Desa Wagir Kidul dan Desa Banaran kini kembali dapat dilalui setelah bersih dari material longsor yang menimbun akses tersebut selama beberapa hari terakhir. Pembersihan dilakukan oleh tim BPBD Kabupaten Ponorogo bersama relawan dan pemerintah desa. Evakuasi material […]

    Bagikan
  • Mendekati Idul Adha, Villa Kambing Magetan Kebanjiran Pesanan

    Mendekati Idul Adha, Villa Kambing Magetan Kebanjiran Pesanan

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Idul Adha semakin dekat dan semangat berkurban mulai terasa di berbagai penjuru. Di Kelurahan Kraton, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, suasana penuh berkah itu tampak nyata di Villa Kambing milik Joko Sumedi, 50 tahun. Pesanannya terus mengalir dari berbagai wilayah – mulai dari Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Jakarta. Hingga saat ini, setidaknya 120 ekor kambing […]

    Bagikan
  • Gugat BRI Rp. 50 Miliar, Samsuri Tunjuk Haris Azhar Jadi Kuasa Hukum

    Gugat BRI Rp. 50 Miliar, Samsuri Tunjuk Haris Azhar Jadi Kuasa Hukum

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sempat viral karena rumahnya ditempeli stiker penunggak utang, Samsuri, warga Kelurahan Patihan Wetan, Babadan, Ponorogo, memilih melawan. Tak tanggung-tanggung, ia menggugat PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Pasar Pon ke Pengadilan Negeri (PN) Ponorogo. Nilai gugatannya fantastis: Rp 50 miliar. Samsuri menunjuk aktivis hak asasi manusia (HAM) ternama Haris Azhar […]

    Bagikan
  • Hari Ozon Sedunia, KAI Daop 7 Madiun Bagi Bibit Pohon Buah dan Tanaman Hias

    Hari Ozon Sedunia, KAI Daop 7 Madiun Bagi Bibit Pohon Buah dan Tanaman Hias

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun ikut berpartisipasi dalam peringatan Hari Ozon Sedunia yang jatuh setiap 16 September. Tahun ini, peringatan diangkat dengan tema “Dari Sains Menuju Aksi Global”, sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga lapisan ozon dan kualitas udara di tengah meningkatnya tantangan perubahan iklim. Manajer […]

    Bagikan
  • Rumah Perajin Kaligrafi Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp. 100 Juta

    Rumah Perajin Kaligrafi Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp. 100 Juta

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kebakaran melanda rumah milik Suyanto, warga Gang Masjid, Kelurahan Manguharjo Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, pada Sabtu petang (13/09/2025). Rumah yang juga digunakan sebagai tempat pembuatan kaligrafi itu ludes dilalap api karena dipenuhi material mudah terbakar seperti sterofoam, cat dan triplek. Kebakaran terjadi saat warga tengah melaksanakan sholat Magrib. Warga yang […]

    Bagikan
  • Santri Tenggelam Saat Mandi di Bengawan Solo, Ibu Korban Menangis Histeris

    Santri Tenggelam Saat Mandi di Bengawan Solo, Ibu Korban Menangis Histeris

    • calendar_month 11 jam yang lalu
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seorang santri Pondok Pesantren Miftahul Jannah, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Bengawan Solo pada Kamis (11/6/2026) sore. Korban bernama Muhamad Maulana Rifai (14), warga Desa Mlale, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Peristiwa tersebut terjadi saat korban bersama 13 rekan sesama santri mandi di Sungai […]

    Bagikan
expand_less