Berita Terkini
Trending Tags

Dinkes Madiun Enggan Beberkan Hasil Uji Lab Makanan Dari SPPG Cinta Anak Klecorejo 

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
  • visibility 153
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinkes Kabupaten Madiun enggan beberkan ke publik hasil uji lab sampel dari sisa makanan di SPPG Klecorejo Mejayan. , Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Madiun – Dua pekan berlalu sejak puluhan murid dari tiga sekolah dasar di Kabupaten Madiun mengalami gejala keracunan massal. Namun sayangnya penyebab pasti dugaan keracunan masih belum terungkap. Hasil uji laboratorium yang diharapkan dapat menjelaskan sumber masalah justru belum diumumkan ke publik oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun.

Insiden keracunan terjadi pada Kamis (27/11/2025) dialami siswa-siswi SDN Klecorejo, SDN Darmorejo, dan SDN Kebonagung. Mereka mengalami mual dan muntah setelah menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) berupa nasi goreng yang disuplai SPPG Cinta Anak Klecorejo. Para siswa kemudian mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Klecorejo dan Puskesmas Pilangkenceng hingga RSUD Caruban.

Kepala Dinkes Kabupaten Madiun, dr Heri Setyana mengungkapkan pihaknya telah mengambil sampel makanan untuk diuji di laboratorium di Surabaya. Namun ia menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki kewenangan menyampaikan hasil uji tersebut kepada masyarakat. “Terkait hasil uji lab dari sampel makanan itu menjadi domain BGN,” ujar Heri, Jumat (12/12/2025).

Ia menambahkan, Badan Gizi Nasional (BGN) bukan hanya memegang kendali atas penyampaian hasil uji laboratorium, tetapi juga menjadi penentu apakah SPPG Cinta Anak dapat kembali beroperasi pasca insiden. Dinkes, kata Heri, hanya memastikan koordinasi dengan Kasatgas SPPG Kabupaten Madiun tetap berjalan. Sementara keputusan final berada sepenuhnya di tingkat BGN.

Di sisi lain, SPPG Cinta Anak juga disebut tengah mengajukan Sertifikasi Layak Higienis Sanitasi (SLHS) dan masih menunggu proses penerbitan. “Pada dasarnya kami terus berkoordinasi, namun selebihnya kembali ke BGN,” pungkas Heri.

Hingga kini, publik masih mempertanyakan transparansi pemerintah daerah dan pihak terkait dalam mengungkap penyebab keracunan yang menimpa puluhan pelajar sekolah dasar tersebut. (Tov/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD-Pemkot Madiun Siap Tindaklanjuti Arahan Presiden RI saat Pidato Kenegaraan

    DPRD-Pemkot Madiun Siap Tindaklanjuti Arahan Presiden RI saat Pidato Kenegaraan

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menyongsong Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tahun 2025, DPRD Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI, Prabowo Subianto pada Jumat (15/08/2025). Dalam pidatonya, Presiden menegaskan sejumlah fokus pembangunan nasional yang wajib diterjemahkan dan dijalankan di daerah. Paripurna ini dihadiri Wali Kota Madiun, Maidi beserta jajaran […]

    Bagikan
  • Siswa Sekolah Rakyat di Ponorogo Belajar Kurban Dan Berbagi

    Siswa Sekolah Rakyat di Ponorogo Belajar Kurban Dan Berbagi

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Momentum Idul Adha dimanfaatkan Sekolah Rakyat Terintegrasi 5 Ponorogo untuk menanamkan nilai kepedulian dan keikhlasan kepada para siswa. Pada Jumat pagi, sekolah tersebut menyembelih delapan hewan kurban yang melibatkan seluruh warga sekolah, mulai dari guru, tenaga pendidik, wali asuh hingga para siswa. Kepala sekolah SR Terintegrasi 5 Ponorogo, Devit Tri Candrawati […]

    Bagikan
  • Kebakaran Rumah dan Warung di   Sogaten Kota Madiun, Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

    Kebakaran Rumah dan Warung di Sogaten Kota Madiun, Diduga Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Kebakaran yang melanda rumah sekaligus warung milik Maryono (55), warga Kelurahan Sogaten, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, pada Minggu (22/12/2024), meninggalkan puing-puing bangunan dan perabotan yang hangus terbakar. Tim Inafis bersama Satreskrim Polres Madiun Kota dan jajaran Polsek Manguharjo langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab kebakaran. “Kami […]

    Bagikan
  • Jebakan Tikus Listrik Mematikan, Dua Petani di Magetan Jadi Korban

    Jebakan Tikus Listrik Mematikan, Dua Petani di Magetan Jadi Korban

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Suyadi (53), buruh tani warga Desa Rejomulyo Kecamatan Barat Kabupaten Magetan meninggal dunia seketika setelah tersengat listrik dari jebakan tikus rakitan. Sementara Suprapto (44), pemilik sawah, mengalami luka bakar serius ketika berusaha menolong rekannya. Insiden itu terjadi pada Senin sore (02/06/2025). Berdasarkan keterangan Kapolsek Barat, Iptu Munif Setiyono, kedua pria […]

    Bagikan
  • Dugaan Keracunan MBG di Ngawi, SPPG Kawu Belum Kantongi Sertifikat Laik Higieni

    Dugaan Keracunan MBG di Ngawi, SPPG Kawu Belum Kantongi Sertifikat Laik Higieni

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kasus dugaan keracunan makanan kembali menimpa puluhan siswa SD dan SMP di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, setelah mereka menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (26/11/2025). Insiden tersebut memicu perhatian publik, terutama terkait standar kelayakan fasilitas yang menyiapkan ribuan porsi makanan bagi peserta didik. Fokus mengarah pada Satuan Pelayanan […]

    Bagikan
  • Peserta KB MOW Curhat Kepada Bupati Madiun, Capek Punya Anak 4

    Peserta KB MOW Curhat Kepada Bupati Madiun, Capek Punya Anak 4

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Seorang ibu rumah tangga bernama Dewi Triawati warga Desa Kare Kec Kare Kab Madiun mencurahkan uneg uneg kepada Bupati Madiun, Hari Wuryanto. Wanita berumur 42 tahun ini mengaku capek sudah memiliki 4 anak dan berniat mengikuti KB. “Saya sudah punya anak 4 Bapak. Sudah Capek,” ujar Dewi Triawati tersenyum malu. […]

    Bagikan
expand_less