Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Dinkes Madiun Enggan Beberkan Hasil Uji Lab Makanan Dari SPPG Cinta Anak Klecorejo 

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
  • visibility 255
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinkes Kabupaten Madiun enggan beberkan ke publik hasil uji lab sampel dari sisa makanan di SPPG Klecorejo Mejayan. , Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Madiun – Dua pekan berlalu sejak puluhan murid dari tiga sekolah dasar di Kabupaten Madiun mengalami gejala keracunan massal. Namun sayangnya penyebab pasti dugaan keracunan masih belum terungkap. Hasil uji laboratorium yang diharapkan dapat menjelaskan sumber masalah justru belum diumumkan ke publik oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun.

Insiden keracunan terjadi pada Kamis (27/11/2025) dialami siswa-siswi SDN Klecorejo, SDN Darmorejo, dan SDN Kebonagung. Mereka mengalami mual dan muntah setelah menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) berupa nasi goreng yang disuplai SPPG Cinta Anak Klecorejo. Para siswa kemudian mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Klecorejo dan Puskesmas Pilangkenceng hingga RSUD Caruban.

Kepala Dinkes Kabupaten Madiun, dr Heri Setyana mengungkapkan pihaknya telah mengambil sampel makanan untuk diuji di laboratorium di Surabaya. Namun ia menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki kewenangan menyampaikan hasil uji tersebut kepada masyarakat. “Terkait hasil uji lab dari sampel makanan itu menjadi domain BGN,” ujar Heri, Jumat (12/12/2025).

Ia menambahkan, Badan Gizi Nasional (BGN) bukan hanya memegang kendali atas penyampaian hasil uji laboratorium, tetapi juga menjadi penentu apakah SPPG Cinta Anak dapat kembali beroperasi pasca insiden. Dinkes, kata Heri, hanya memastikan koordinasi dengan Kasatgas SPPG Kabupaten Madiun tetap berjalan. Sementara keputusan final berada sepenuhnya di tingkat BGN.

Di sisi lain, SPPG Cinta Anak juga disebut tengah mengajukan Sertifikasi Layak Higienis Sanitasi (SLHS) dan masih menunggu proses penerbitan. “Pada dasarnya kami terus berkoordinasi, namun selebihnya kembali ke BGN,” pungkas Heri.

Hingga kini, publik masih mempertanyakan transparansi pemerintah daerah dan pihak terkait dalam mengungkap penyebab keracunan yang menimpa puluhan pelajar sekolah dasar tersebut. (Tov/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puskesmas Gantrung Bantah Adanya Pengarahan Peserta BPJS PBID Rujukan ke RS Swasta

    Puskesmas Gantrung Bantah Adanya Pengarahan Peserta BPJS PBID Rujukan ke RS Swasta

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 269
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Manajemen Puskesmas Gantrung kecamatan Kebonsari kabupaten Madiun membantah adanya pengarahan rujukan berobat ke rumah sakit swasta di kota Madiun kepada pasien peserta BPJS PBID. Bantahan tersebut disampaikan Kepala puskesmas Gantrung drg. Rucama Tunggul Kuswoyo, ketika ditemui di tempat kerjanya pada hari minggu (5/1/2025) kemarin. “Klarifikasi ini atas berita yang beredar. Berita yang […]

    Bagikan
  • Duh ! Sekolah Rakyat Rintisan Magetan Batal, Ini Alasannya

    Duh ! Sekolah Rakyat Rintisan Magetan Batal, Ini Alasannya

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana Pemerintah Kabupaten Magetan membentuk Sekolah Rakyat (SR) rintisan dipastikan batal. Setelah sebelumnya sempat menyiapkan Gedung Graha Pusat Literasi Plaosan sebagai lokasi sementara, namun kini memilih langsung membangun Sekolah Rakyat permanen dengan skala penuh. Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magetan, Elmy Kurniarto Widodo. Menurutnya, Magetan tidak masuk dalam daerah […]

    Bagikan
  • DPRD Soroti Kinerja BUMD Umbul Yang Tak Maksimal, Dinilai Belum Mampu Hasilkan PAD

    DPRD Soroti Kinerja BUMD Umbul Yang Tak Maksimal, Dinilai Belum Mampu Hasilkan PAD

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun kembali menyoroti kondisi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Umbul Square yang hingga kini belum mampu memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dewan menilai persoalan internal yang berkepanjangan menjadi penyebab utama mandeknya kinerja perusahaan daerah tersebut. Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Madiun, Rudi Triswahono, mengatakan Umbul Square membutuhkan […]

    Bagikan
  • Perlintasan Sebidang Sanankulon-Blitar Ditutup, KAI Daop 7 Tertibkan Jalur Rawan Kecelakaan

    Perlintasan Sebidang Sanankulon-Blitar Ditutup, KAI Daop 7 Tertibkan Jalur Rawan Kecelakaan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Sinergia | Blitar – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menutup perlintasan sebidang tidak resmi di wilayah Sanankulon, Kabupaten Blitar, Selasa (24/2/2026). Penutupan dilakukan sebagai langkah preventif untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api (KA) dan masyarakat. Perlintasan yang ditutup berada di JPL 203 Km 125+8/9, tepatnya di Dusun Sanankulon, Desa Sanankulon, […]

    Bagikan
  • Demo Tak Jadi Digelar di Kejari Magetan, MAKI Ubah Haluan Lapor ke Kejati Jatim

    Demo Tak Jadi Digelar di Kejari Magetan, MAKI Ubah Haluan Lapor ke Kejati Jatim

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana aksi unjuk rasa besar-besaran di halaman Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan yang sebelumnya santer diberitakan, akhirnya tak muncul di lapangan. Massa yang diklaim mencapai ratusan orang tak terlihat dan memunculkan tanda tanya di publik. Batal, ditunda, atau justru hilang momentum. Koordinator MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo, menegaskan bahwa absennya aksi […]

    Bagikan
  • Empat Petarung MMA Kota Madiun Siap Tarung di Kejurprov Bupati Tuban Cup 2025

    Empat Petarung MMA Kota Madiun Siap Tarung di Kejurprov Bupati Tuban Cup 2025

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Empat atlet mixed martial arts (MMA) asal Kota Madiun resmi dilepas menuju Kabupaten Tuban pada Rabu (3/12). Mereka dijadwalkan tampil dalam Kejurprov Bupati Tuban Cup 2025 yang akan berlangsung pada 5–7 Desember mendatang. Ketua IBCA-MMA Kota Madiun, Armaya, menjelaskan bahwa para petarung tersebut merupakan hasil seleksi ketat yang dilakukan di […]

    Bagikan
expand_less