Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Magetan Masih Menunggu Keputusan Pemerintah Pusat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 59
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lahan yang disiapkan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan — Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Magetan terus berjalan, meski masih berada pada tahap awal. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Magetan, Muhtar Wahid, menjelaskan bahwa saat ini terdapat dua jalur yang sedang disiapkan pemerintah daerah untuk merealisasikan program pendidikan nasional tersebut.

Muhtar menyebutkan bahwa alternatif pertama ialah menyiapkan SR Rintisan yang direncanakan di Graha Literasi, Kecamatan Plaosan. Proposal rintisan ini masih menunggu penilaian kelayakan dari Kementerian PUPR dan Kementerian Sosial.

“Jika dinilai layak, tahun ini kami berharap SR Rintisan bisa mulai berjalan di Graha Literasi,” ujarnya.

Sembari menunggu proses tersebut, Pemkab Magetan tetap menyiapkan kebutuhan dasar lainnya termasuk penyediaan lahan.

Untuk pembangunan SR permanen, Pemkab menyiapkan lahan seluas enam hektare di Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Karangrejo. Namun, hingga saat ini baru satu hektare yang berhasil diurug. Sisanya akan dikerjakan bertahap.

Muhtar menegaskan bahwa keterbatasan progres bukan karena hambatan anggaran semata, melainkan karena kebutuhan biaya yang cukup besar.

“Satu hektare saja membutuhkan sekitar satu miliar rupiah. Kalau total enam hektare, ya sekitar enam miliar hanya untuk pengurukan,” jelasnya.

Selain pekerjaan fisik, proses dokumen juga masih menjadi fokus pemerintah daerah. Salah satu yang sedang ditunggu adalah pelepasan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) oleh ATR/BPN.

Muhtar mengatakan bahwa proses tersebut sudah diajukan dan tengah diproses.

“Ada moratorium pelepasan LSD secara nasional, tetapi untuk program strategis seperti Sekolah Rakyat mendapat pengecualian. Tinggal menunggu administrasinya,” terangnya.

Sementara itu, dokumen pelepasan LP2B disebut sudah tuntas.

Pembangunan fisik SR sepenuhnya akan dibiayai pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial, dengan nilai anggaran sekitar Rp200 miliar hingga Rp250 miliar. Sementara itu, pemerintah daerah bertanggung jawab pada penyediaan serta penyiapan lahannya.

“Kalau sudah masuk anggaran pusat, pembangunan ditargetkan selesai dalam satu tahun anggaran,” tutur Muhtar.

Dengan progres pengurukan yang berjalan dan proses administrasi yang hampir rampung, Pemkab Magetan berharap pembangunan SR, baik rintisan maupun permanen dapat segera dimulai.(Kus/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Sita Uang dan Dokumen Penting dari Rumah Kepala DPUPR Kota Madiun

    KPK Sita Uang dan Dokumen Penting dari Rumah Kepala DPUPR Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperluas penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun. Terbaru, penyidik lembaga antirasuah menggeledah rumah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Madiun, Thariq Megah, Kamis (22/1/2026). Penggeledahan berlangsung sejak sekitar pukul 11.00 WIB di sebuah rumah di Jalan Tanjung Manis, Kelurahan Manisrejo, […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Libatkan Anak di Bawah Umur Kembali Terjadi di Magetan

    Kecelakaan Libatkan Anak di Bawah Umur Kembali Terjadi di Magetan

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan maut yang melibatkan pelajar kembali terjadi di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Seorang siswi berinisial CD berusia 16 tahun, warga Desa Kediren, Kecamatan Lembeyan, meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak truk di tanjakan Desa Cileng, Kecamatan Poncol, Sabtu (11/10/2025) siang kemarin. Insiden tragis ini menambah daftar panjang kecelakaan di […]

    Bagikan
  • Satnarkoba Polres Madiun Kota Ungkap Kasus 1,1 Kg Sabu dan 243 Butir Ekstasi

    Satnarkoba Polres Madiun Kota Ungkap Kasus 1,1 Kg Sabu dan 243 Butir Ekstasi

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Madiun Kota berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika dalam jumlah besar. Agus Hepi (49), warga Kelurahan Taman, Kecamatan Taman, Kota Madiun, ditangkap dengan barang bukti 1.164,1 gram sabu-sabu dan 243 butir ekstasi. Kapolres Madiun Kota, AKBP Agus Dwi Suryanto, dalam konferensi pers pada Kamis (10/04/2025), menjelaskan […]

    Bagikan
  • Kesigapan Personil TNI Korem 081/DSJ Membantu Para Pemudik

    Kesigapan Personil TNI Korem 081/DSJ Membantu Para Pemudik

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Korem 081/DSJ mengerahkan personelnya untuk mengamankan arus mudik lebaran tahun ini, salah satunya di kawasan Stasiun Madiun. Tak hanya fokus melaksanakan tugas pengamanan, para prajurit TNI itu juga terlihat sering membantu para pemudik yang kesulitan membawa barang bawaannya. Seperti terlihat pada Minggu (30/03/2025), ratusan penumpang turun di Stasiun Madiun. Personil […]

    Bagikan
  • Tipu Janda Lewat TikTok, Pria 55 Tahun asal Madiun Nyaru Anggota TNI

    Tipu Janda Lewat TikTok, Pria 55 Tahun asal Madiun Nyaru Anggota TNI

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Seorang pria berinisial P (55), warga Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, ditangkap aparat Kepolisian Sektor Maospati karena diduga melakukan penipuan terhadap seorang janda dengan modus menyamar sebagai anggota TNI. Kanit Reskrim Polsek Maospati, Iptu Sardi, menyatakan bahwa pelaku diamankan pada Senin (16/06/2025) di rumahnya di wilayah Kabupaten Madiun. Penangkapan ini merupakan […]

    Bagikan
  • Belasan ASN Pemkab Madiun Tambah Libur Usai Idulfitri, BKPSDM: Sudah Sesuai Ketentuan

    Belasan ASN Pemkab Madiun Tambah Libur Usai Idulfitri, BKPSDM: Sudah Sesuai Ketentuan

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.upaten Madiun — Hari pertama masuk kerja pascalibur panjang Hari Raya Idulfitri 2025, belasan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun diketahui belum kembali ke kantor. Mereka tercatat memperpanjang waktu libur meskipun pemerintah telah menetapkan masa cuti bersama sejak 28 Maret hingga 7 April 2025. Kepala Bidang Pembinaan, Data, dan Kesejahteraan […]

    Bagikan
expand_less