Berita Terkini
Trending Tags

Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Magetan Masih Menunggu Keputusan Pemerintah Pusat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 130
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lahan yang disiapkan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan — Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Magetan terus berjalan, meski masih berada pada tahap awal. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Magetan, Muhtar Wahid, menjelaskan bahwa saat ini terdapat dua jalur yang sedang disiapkan pemerintah daerah untuk merealisasikan program pendidikan nasional tersebut.

Muhtar menyebutkan bahwa alternatif pertama ialah menyiapkan SR Rintisan yang direncanakan di Graha Literasi, Kecamatan Plaosan. Proposal rintisan ini masih menunggu penilaian kelayakan dari Kementerian PUPR dan Kementerian Sosial.

“Jika dinilai layak, tahun ini kami berharap SR Rintisan bisa mulai berjalan di Graha Literasi,” ujarnya.

Sembari menunggu proses tersebut, Pemkab Magetan tetap menyiapkan kebutuhan dasar lainnya termasuk penyediaan lahan.

Untuk pembangunan SR permanen, Pemkab menyiapkan lahan seluas enam hektare di Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Karangrejo. Namun, hingga saat ini baru satu hektare yang berhasil diurug. Sisanya akan dikerjakan bertahap.

Muhtar menegaskan bahwa keterbatasan progres bukan karena hambatan anggaran semata, melainkan karena kebutuhan biaya yang cukup besar.

“Satu hektare saja membutuhkan sekitar satu miliar rupiah. Kalau total enam hektare, ya sekitar enam miliar hanya untuk pengurukan,” jelasnya.

Selain pekerjaan fisik, proses dokumen juga masih menjadi fokus pemerintah daerah. Salah satu yang sedang ditunggu adalah pelepasan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) oleh ATR/BPN.

Muhtar mengatakan bahwa proses tersebut sudah diajukan dan tengah diproses.

“Ada moratorium pelepasan LSD secara nasional, tetapi untuk program strategis seperti Sekolah Rakyat mendapat pengecualian. Tinggal menunggu administrasinya,” terangnya.

Sementara itu, dokumen pelepasan LP2B disebut sudah tuntas.

Pembangunan fisik SR sepenuhnya akan dibiayai pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial, dengan nilai anggaran sekitar Rp200 miliar hingga Rp250 miliar. Sementara itu, pemerintah daerah bertanggung jawab pada penyediaan serta penyiapan lahannya.

“Kalau sudah masuk anggaran pusat, pembangunan ditargetkan selesai dalam satu tahun anggaran,” tutur Muhtar.

Dengan progres pengurukan yang berjalan dan proses administrasi yang hampir rampung, Pemkab Magetan berharap pembangunan SR, baik rintisan maupun permanen dapat segera dimulai.(Kus/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut Sampah di Sungai

    Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut Sampah di Sungai

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Penemuan sesosok mayat perempuan tanpa busana menggegerkan warga Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Jasad tersebut ditemukan tersangkut di tumpukan sampah di tepi sungai oleh seorang warga yang tengah berangkat ke sawah. Menurut informasi yang dihimpun, kondisi mayat sudah membusuk dan hanya terlihat sebagian bagian […]

    Bagikan
  • Harga Cabai dan Bawang Merah Naik Jelang Nataru, Pedagang PBM Keluhkan Sepi Pembeli

    Harga Cabai dan Bawang Merah Naik Jelang Nataru, Pedagang PBM Keluhkan Sepi Pembeli

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, harga sejumlah bahan pokok di Kota Madiun mengalami kenaikan cukup signifikan. Kondisi tersebut terpantau di Pasar Besar Madiun (PBM), di mana beberapa komoditas utama mulai melejit dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit yang kini dijual dengan harga […]

    Bagikan
  • Dari Sawah ke Forum Global, Petani Milenial dan Era Baru Teknologi Pertanian Indonesia

    Dari Sawah ke Forum Global, Petani Milenial dan Era Baru Teknologi Pertanian Indonesia

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Perkembangan teknologi pertanian kini membuka babak baru bagi pelaku tani muda di berbagai daerah. Dengan mengadopsi metode budidaya berkelanjutan dan teknologi berbasis data, petani milenial Madiun berupaya membuktikan bahwa masa depan pertanian Indonesia ditentukan oleh kemampuan mereka merangkul inovasi. Husain Fata Mizani, perwakilan Petani Milenial Kabupaten Madiun, menjadi salah satu peserta […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Genjot Hilirisasi Kakao untuk Tarik Investor

    Pemkab Madiun Genjot Hilirisasi Kakao untuk Tarik Investor

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menjadikan kakao sebagai salah satu komoditas unggulan yang akan ditawarkan kepada calon investor. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah produk perkebunan daerah dan memperluas penyerapan tenaga kerja lokal. Sesuai data pada tahun 2024, luas areal kakao di Kabupaten Madiun mencapai 4.407 hektar. Sedangkan untuk produksi […]

    Bagikan
  • Rem Blong di Jalur Lama Sarangan, PNS Asal Tulungagung Tewas di Lokasi

    Rem Blong di Jalur Lama Sarangan, PNS Asal Tulungagung Tewas di Lokasi

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan maut kembali menimpa pengguna jalan di jalur wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Sebuah sepeda motor Yamaha Vixion bernomor polisi AG 2685 RCK mengalami rem blong di Jalan Lama Mandoran–Plaosan, tepatnya di tikungan dekat tempat pencucian kendaraan Dusun Ngerong, Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, pada Minggu malam (2/11/2025). Korban pengendara […]

    Bagikan
  • Dua Pemuda Jadi Sasaran Penyerangan Brutal di Warung Sembako Madiun

    Dua Pemuda Jadi Sasaran Penyerangan Brutal di Warung Sembako Madiun

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Peristiwa penyerangan brutal terjadi di sebuah warung sembako di Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Dua pemuda yang awalnya hanya hendak membeli bensin mendadak diserang secara membabi buta oleh sekelompok orang tak dikenal, Senin dini hari (12/05/2025) sekitar pukul 01.00 WIB. Rekaman CCTV yang beredar menunjukkan suasana mencekam ketika belasan […]

    Bagikan
expand_less