Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Magetan Masih Menunggu Keputusan Pemerintah Pusat

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 335
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lahan yang disiapkan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan — Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Magetan terus berjalan, meski masih berada pada tahap awal. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Magetan, Muhtar Wahid, menjelaskan bahwa saat ini terdapat dua jalur yang sedang disiapkan pemerintah daerah untuk merealisasikan program pendidikan nasional tersebut.

Muhtar menyebutkan bahwa alternatif pertama ialah menyiapkan SR Rintisan yang direncanakan di Graha Literasi, Kecamatan Plaosan. Proposal rintisan ini masih menunggu penilaian kelayakan dari Kementerian PUPR dan Kementerian Sosial.

“Jika dinilai layak, tahun ini kami berharap SR Rintisan bisa mulai berjalan di Graha Literasi,” ujarnya.

Sembari menunggu proses tersebut, Pemkab Magetan tetap menyiapkan kebutuhan dasar lainnya termasuk penyediaan lahan.

Untuk pembangunan SR permanen, Pemkab menyiapkan lahan seluas enam hektare di Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Karangrejo. Namun, hingga saat ini baru satu hektare yang berhasil diurug. Sisanya akan dikerjakan bertahap.

Muhtar menegaskan bahwa keterbatasan progres bukan karena hambatan anggaran semata, melainkan karena kebutuhan biaya yang cukup besar.

“Satu hektare saja membutuhkan sekitar satu miliar rupiah. Kalau total enam hektare, ya sekitar enam miliar hanya untuk pengurukan,” jelasnya.

Selain pekerjaan fisik, proses dokumen juga masih menjadi fokus pemerintah daerah. Salah satu yang sedang ditunggu adalah pelepasan Lahan Sawah Dilindungi (LSD) oleh ATR/BPN.

Muhtar mengatakan bahwa proses tersebut sudah diajukan dan tengah diproses.

“Ada moratorium pelepasan LSD secara nasional, tetapi untuk program strategis seperti Sekolah Rakyat mendapat pengecualian. Tinggal menunggu administrasinya,” terangnya.

Sementara itu, dokumen pelepasan LP2B disebut sudah tuntas.

Pembangunan fisik SR sepenuhnya akan dibiayai pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial, dengan nilai anggaran sekitar Rp200 miliar hingga Rp250 miliar. Sementara itu, pemerintah daerah bertanggung jawab pada penyediaan serta penyiapan lahannya.

“Kalau sudah masuk anggaran pusat, pembangunan ditargetkan selesai dalam satu tahun anggaran,” tutur Muhtar.

Dengan progres pengurukan yang berjalan dan proses administrasi yang hampir rampung, Pemkab Magetan berharap pembangunan SR, baik rintisan maupun permanen dapat segera dimulai.(Kus/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adira Finance Expo di Madiun, Hadirkan Promo Pembiayaan hingga Umrah

    Adira Finance Expo di Madiun, Hadirkan Promo Pembiayaan hingga Umrah

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) menggelar media gathering di Kota Madiun, Kamis (9/4/2026), sebagai bagian dari penguatan program loyalitas bertajuk “Umrah Untuk Sahabat” sekaligus pemanasan menuju gelaran Adira Expo Tebar Promo 2026. Kegiatan ini menjadi langkah perusahaan dalam mendekatkan layanan pembiayaan kepada masyarakat. Khususnya di wilayah dengan minat […]

    Bagikan
  • Geger! SD di Ngawi Diacak-acak Maling, Ternyata Pelakunya Masih Bocah

    Geger! SD di Ngawi Diacak-acak Maling, Ternyata Pelakunya Masih Bocah

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 1.159
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Aksi pencurian menyasar fasilitas pendidikan di SD Negeri Cangakan 2, Desa Cangakan, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi pada Rabu (25/2/2026) dini hari. Sejumlah perangkat pembelajaran berupa satu laptop dan dua chromebook raib digondol kawanan pencuri. Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh petugas kebersihan sekolah pada pagi harinya. Kondisi ruang kantor berantakan, lemari […]

    Bagikan
  • Tragedi Maut di Turunan Kare, Diduga Rem Blong, Pasutri Magetan Tewas Terjun ke Jurang

    Tragedi Maut di Turunan Kare, Diduga Rem Blong, Pasutri Magetan Tewas Terjun ke Jurang

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 738
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan maut terjadi di jalur perbukitan Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Senin (23/3/2026) siang. Sepasang suami istri asal Kabupaten Magetan dilaporkan tewas di lokasi setelah sepeda motor yang mereka kendarai terjun ke jurang. Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 12.45 WIB di Desa Cermo. Kapolsek Kare, AKP Gunawan, membenarkan adanya insiden kecelakaan […]

    Bagikan
  • Pusaran Angin Terekam Warga Sebelum Puting Beliung Menerjang, Puluhan Rumah Rusak

    Pusaran Angin Terekam Warga Sebelum Puting Beliung Menerjang, Puluhan Rumah Rusak

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Sinergia Ngawi – Puluhan rumah warga di Desa Tambakromo, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, mengalami kerusakan setelah angin puting beliung menerjang wilayah tersebut pada Senin (2/3/2026) sore. Peristiwa itu terjadi hanya beberapa menit setelah warga menyaksikan fenomena pusaran angin di langit, yang mereka sebut sebagai Cleret Tahun. Dalam rekaman video milik warga, terlihat pusaran angin berada […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Hadirkan “Sore di Kabupaten”, Event Berkesan dan Ingin Mengulang

    Pemkab Madiun Hadirkan “Sore di Kabupaten”, Event Berkesan dan Ingin Mengulang

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) sukses meluncurkan gelaran baru bertajuk “Sore di Kabupaten” dengan tagline “Merayakan Senja, Menyambut Senin”. Agenda yang digelar di Gedung Padepokan Kampung Pesilat (GPKP) Caruban, yang kini tengah diproyeksikan sebagai destinasi wisata sekaligus pusat aktivitas seni, budaya, dan kepemudaan. Kepala Disparpora Kabupaten […]

    Bagikan
  • Hasil Otopsi Terungkap Luka Sayatan di Leher Nur Aini, Anak Korban Jadi Terduga Pelaku Play Button

    Hasil Otopsi Terungkap Luka Sayatan di Leher Nur Aini, Anak Korban Jadi Terduga Pelaku

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Fakta baru terungkap dalam kasus kematian Nur Aini (55), warga Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Hasil autopsi menyimpulkan korban meninggal akibat luka sayatan di leher hingga kehabisan darah. Selain itu juga disertai sejumlah luka akibat benturan benda tumpul di bagian kepala dan tangan. Autopsi dilakukan oleh tim dokter forensik Labfor […]

    Bagikan
expand_less