Berita Terkini
Trending Tags

Digali Terlalu Dalam? Tanah Longsor di Magetan Tewaskan Pekerja Galian

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • visibility 163
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lokasi pekerja galian tewas tertimbun material tanah longsor dipasang garis polisi untuk penyelidikan. Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan — Seorang pekerja tambang galian tanah di Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, meninggal dunia setelah tertimbun material longsor, Minggu (25/1/2026) pagi. Korban bernama Suyono (40), warga setempat, tewas dalam perjalanan menuju RSUD dr. Sayidiman Magetan setelah sempat ditemukan hidup oleh rekan-rekannya.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 WIB saat enam pekerja memulai aktivitas penggalian tanah yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan batu bata. Tiba-tiba, tebing setinggi sekitar tiga meter dengan panjang lebih dari sepuluh meter runtuh dan menimbun Suyono yang berada tepat di bawahnya.

Rekan korban membutuhkan sekitar 10 menit untuk menemukan dan mengevakuasi Suyono dari timbunan longsor. Meski masih bernapas ketika ditemukan, nyawanya tidak tertolong saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Kepala Desa Sugihwaras, Wignyo Martono, mengungkapkan bahwa aktivitas penggalian tanah di wilayah tersebut merupakan mata pencaharian sebagian warga, khususnya untuk industri batu bata. Namun ia menegaskan bahwa pemerintah desa sebenarnya telah memberikan imbauan agar penggalian tidak melebihi kedalaman satu meter.

“Pemerintah desa sudah mengimbau boleh menggali, tapi maksimal satu meter. Namun tampaknya imbauan itu tidak diindahkan, baik oleh pembeli maupun penjual tanah,” ujar Wignyo.

Terkait kronologi kejadian, Wignyo menjelaskan bahwa enam pekerja sedang menggali tanah saat tebing mendadak longsor dan menimbun korban.

“Saat bekerja, tebing tiba-tiba longsor dan menimbun salah satu pekerja. Rekan-rekannya sempat menolong, tapi korban tertimbun cukup lama sekitar tujuh sampai sepuluh menit,” jelasnya.

Kapolsek Maospati, AKP Vista Dwi Pujiningsih, membenarkan bahwa korban ditemukan dalam kondisi masih hidup sebelum akhirnya meninggal di perjalanan.

“Begitu mendapat laporan, anggota kami bersama Unit Reskrim dan Inafis langsung ke lokasi. Menurut saksi, korban sempat bernapas saat dievakuasi, namun dinyatakan meninggal setelah dibawa ke rumah sakit,” ungkap Vista.

Ia menambahkan bahwa polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta pemeriksaan saksi-saksi. Untuk memastikan identitas dan penyebab kematian, visum juga dilakukan di rumah korban.

“Ketinggian tebing yang longsor sekitar tiga meter. Kejadian murni kecelakaan kerja,” kata Vista.

Usai kejadian, polisi menutup sementara tambang galian tanah tersebut untuk menghindari insiden serupa dan memastikan proses penyelidikan berjalan. (Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Ponorogo Imbau THM Tutup Selama Ramadan

    Pemkab Ponorogo Imbau THM Tutup Selama Ramadan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Penikmat hiburan malam di Kabupaten Ponorogo harus menunda aktivitasnya selama bulan suci Ramadan. Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengimbau seluruh pengelola tempat hiburan malam (THM) menghentikan operasional sementara selama bulan puasa. Kepala Satpol PP dan Damkar Ponorogo, Eko Edi Suprapto, mengatakan kebijakan tersebut merupakan agenda rutin […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Klaim Angka Kriminal Turun di 2025, Waspadai Kasus Penipuan Online

    Polres Madiun Kota Klaim Angka Kriminal Turun di 2025, Waspadai Kasus Penipuan Online

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota menggelar konferensi pers capaian kinerja sepanjang 2025 di Gedung Kompol Soenaryo pada Senin (29/12/2025). Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi didampingi Wakapolres dan Pejabat Utama (PJU) mengungkapkan angka criminal tercatat 135 kasus, atau turun dibandingkan tahun 2024 yakni 181 kasus. Sementara, tindak pidana korupsi tahun 2025 […]

    Bagikan
  • Wali Kota Maidi Targetkan Kepala Sekolah Tingkatkan Kualitas Pendidikan

    Wali Kota Maidi Targetkan Kepala Sekolah Tingkatkan Kualitas Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menunjukkan komitmennya terhadap keberlangsungan dan peningkatan mutu pendidikan dengan melantik 16 kepala sekolah baru. Acara pelantikan berlangsung khidmat di Gedung Adiwiyata Barat, Dinas Pendidikan Kota Madiun, dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi pada Jumat (23/05/2025). Pelantikan ini dilakukan sebagai respon cepat atas banyaknya kursi kepala […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Catat 26.417 Penumpang pada H+2 Lebaran 2026

    KAI Daop 7 Madiun Catat 26.417 Penumpang pada H+2 Lebaran 2026

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Volume penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun meningkat pada hari kedua Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kenaikan tercatat sekitar 8 persen dibandingkan hari sebelumnya. Berdasarkan data sementara pada Minggu (22/3/2026), total penumpang mencapai 26.417 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 13.846 penumpang […]

    Bagikan
  • Pusaran Angin Terekam Warga Sebelum Puting Beliung Menerjang, Puluhan Rumah Rusak

    Pusaran Angin Terekam Warga Sebelum Puting Beliung Menerjang, Puluhan Rumah Rusak

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia Ngawi – Puluhan rumah warga di Desa Tambakromo, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, mengalami kerusakan setelah angin puting beliung menerjang wilayah tersebut pada Senin (2/3/2026) sore. Peristiwa itu terjadi hanya beberapa menit setelah warga menyaksikan fenomena pusaran angin di langit, yang mereka sebut sebagai Cleret Tahun. Dalam rekaman video milik warga, terlihat pusaran angin berada […]

    Bagikan
  • 2.815 Siswa di Kabupaten Ngawi Sasaran Makan Bergizi Gratis

    2.815 Siswa di Kabupaten Ngawi Sasaran Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya dilaksanakan di wilayah Kabupaten Ngawi mulai Senin (17/2/2025). Pelaksanaan program andalan Presiden dan Wakil Presiden Prabowo – Gibran ini, seperti yang terpantau di SDN 02 Ngawi Purba, Kecamatan Ngawi. Sesuai rencana, 2.815 siswa dari 28 sekolah akan menerima program MBG ini. “Insya Allah akan […]

    Bagikan
expand_less