Berita Terkini
Trending Tags

Digali Terlalu Dalam? Tanah Longsor di Magetan Tewaskan Pekerja Galian

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • visibility 210
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lokasi pekerja galian tewas tertimbun material tanah longsor dipasang garis polisi untuk penyelidikan. Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan — Seorang pekerja tambang galian tanah di Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, meninggal dunia setelah tertimbun material longsor, Minggu (25/1/2026) pagi. Korban bernama Suyono (40), warga setempat, tewas dalam perjalanan menuju RSUD dr. Sayidiman Magetan setelah sempat ditemukan hidup oleh rekan-rekannya.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 WIB saat enam pekerja memulai aktivitas penggalian tanah yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan batu bata. Tiba-tiba, tebing setinggi sekitar tiga meter dengan panjang lebih dari sepuluh meter runtuh dan menimbun Suyono yang berada tepat di bawahnya.

Rekan korban membutuhkan sekitar 10 menit untuk menemukan dan mengevakuasi Suyono dari timbunan longsor. Meski masih bernapas ketika ditemukan, nyawanya tidak tertolong saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Kepala Desa Sugihwaras, Wignyo Martono, mengungkapkan bahwa aktivitas penggalian tanah di wilayah tersebut merupakan mata pencaharian sebagian warga, khususnya untuk industri batu bata. Namun ia menegaskan bahwa pemerintah desa sebenarnya telah memberikan imbauan agar penggalian tidak melebihi kedalaman satu meter.

“Pemerintah desa sudah mengimbau boleh menggali, tapi maksimal satu meter. Namun tampaknya imbauan itu tidak diindahkan, baik oleh pembeli maupun penjual tanah,” ujar Wignyo.

Terkait kronologi kejadian, Wignyo menjelaskan bahwa enam pekerja sedang menggali tanah saat tebing mendadak longsor dan menimbun korban.

“Saat bekerja, tebing tiba-tiba longsor dan menimbun salah satu pekerja. Rekan-rekannya sempat menolong, tapi korban tertimbun cukup lama sekitar tujuh sampai sepuluh menit,” jelasnya.

Kapolsek Maospati, AKP Vista Dwi Pujiningsih, membenarkan bahwa korban ditemukan dalam kondisi masih hidup sebelum akhirnya meninggal di perjalanan.

“Begitu mendapat laporan, anggota kami bersama Unit Reskrim dan Inafis langsung ke lokasi. Menurut saksi, korban sempat bernapas saat dievakuasi, namun dinyatakan meninggal setelah dibawa ke rumah sakit,” ungkap Vista.

Ia menambahkan bahwa polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta pemeriksaan saksi-saksi. Untuk memastikan identitas dan penyebab kematian, visum juga dilakukan di rumah korban.

“Ketinggian tebing yang longsor sekitar tiga meter. Kejadian murni kecelakaan kerja,” kata Vista.

Usai kejadian, polisi menutup sementara tambang galian tanah tersebut untuk menghindari insiden serupa dan memastikan proses penyelidikan berjalan. (Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Pasang Stiker Penarikan Aset Kios di Bogowonto Culinary Center

    Pemkot Madiun Pasang Stiker Penarikan Aset Kios di Bogowonto Culinary Center

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menunjukkan ketegasan dalam menertibkan aset daerah. Pada Selasa (08/07/2025), tim gabungan dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mendatangi kawasan Bogowonto Culinary Center. Mereka melakukan pemasangan stiker penarikan aset pada sejumlah kios yang menunggak retribusi. Langkah ini merupakan tindak lanjut […]

    Bagikan
  • DLH Madiun Siapkan Verifikasi Adipura 2025, Maksimalkan TPS3R

    DLH Madiun Siapkan Verifikasi Adipura 2025, Maksimalkan TPS3R

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun menggelar rapat persiapan verifikasi lapangan menjelang penilaian akhir Adipura 2025. Pertemuan yang berlangsung Rabu (19/11/2025), dihadiri perwakilan dari seluruh unsur pentahelix Kabupaten Madiun, diantaranya Pemerintah yg dihadiri para Kepala Perangkat Daerah terkait, Semua Camat, Perwakilan Kepala Desa/Lurah, kemudian dari Dunia Usaha diwakili para Adm Perhutani, […]

    Bagikan
  • Bandel ! Proyek Tower Ilegal di Madiun Tetap Ngebut, Satpol PP Ancam Segel Pekan Depan

    Bandel ! Proyek Tower Ilegal di Madiun Tetap Ngebut, Satpol PP Ancam Segel Pekan Depan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Proyek pembangunan tower telekomunikasi di Desa Betek, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, masih terus berjalan meski telah mendapat teguran dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Petugas bahkan menemukan aktivitas pekerja di lokasi pada Jumat (1/5/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Buruh. Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah (PPHD) Satpol PP […]

    Bagikan
  • Berbagi dari Kebun Sendiri, Kisah Keteladanan Sederhana Letda Isdayun

    Berbagi dari Kebun Sendiri, Kisah Keteladanan Sederhana Letda Isdayun

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Di tengah rutinitas militer yang sering identik dengan kedisiplinan dan ketegasan, ada sisi lain yang jarang terlihat dari sosok seorang prajurit. Seperti halnya Letda Cke Isdayun, Paur Penrem 081/DSJ, yang menunjukkan bahwa kepemimpinan juga bisa tumbuh dari kesederhanaan — dan dari sepetak kebun di belakang rumah. Selasa (21/10/2025), selepas olahraga bersama, […]

    Bagikan
  • Sambangi Kota Madiun, Ini Kesan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep

    Sambangi Kota Madiun, Ini Kesan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menyambangi Kota Madiun. Putra bungsu presiden ke-7 RI itu diterima Wali Kota Madiun, Maidi di kantor lapangan Taman Hijau Demangan (THD) pada Rabu (23/4/2025) malam. Maidi pun menyampaikan program kerja yang tengah berjalan dan target pembangunan Kota Pendekar. Kaesang terkesan dengan pembangunan […]

    Bagikan
  • Pembangunan Rumah Wahyu Yang Terbakar Diusulkan Program RTLH

    Pembangunan Rumah Wahyu Yang Terbakar Diusulkan Program RTLH

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat dalam penanganan musibah kebakaran yang menimpa rumah yang ditempati oleh Wahyu Herianto di Jalan Bali Gang II Kelurahan/Kecamatan Kartoharjo pada Rabu (22/01/2025) kemarin. BPBD Kota Madiun pun menyerahkan bantuan berupa sembako, matras, karpet hingga makanan siap saji kepada Wahyu […]

    Bagikan
expand_less