Berita Terkini
Trending Tags

Pasar Murah di Selosari, Warga Antusias Dapatkan Sembako Harga Terjangkau

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
  • visibility 108
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gubernur Jawa Timur hadiri pasar murah yang di gelar oleh Pemprov Jatim, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Ratusan warga memadati Rumah Promosi Kelurahan Selosari, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (05/10/2025), untuk berbelanja kebutuhan pokok dalam pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini sangat ditunggu masyarakat, terutama di tengah naiknya harga sejumlah bahan pangan di pasaran.

Salah satu warga, Erna, mengaku senang bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dari biasanya.

“Saya beli gula, minyak, telur, gandum, sama bawang. Harganya alhamdulillah lebih murah dibanding di pasar. Misalnya telur di pasar bisa Rp28 ribu, minyak Rp19 ribu, sedangkan di sini lebih murah. Saya senang sekali, mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus diadakan,” ujar Erna dengan wajah sumringah.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang turut hadir meninjau kegiatan tersebut menjelaskan bahwa pasar murah merupakan bagian dari program pemerintah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Kita terus berkeliling menyapa masyarakat lewat penyediaan sembako murah. Misalnya, harga beras SPHP yang di pasar bisa Rp13 ribu per kilogram, di pasar murah Pemprov dijual Rp11 ribu karena mendapat subsidi dari pemerintah,” jelas Khofifah.

Ia menambahkan, sejumlah komoditas lain juga dijual di bawah harga pasar.

“Telur dijual Rp22 ribu per kilogram, padahal HET-nya bisa sampai Rp30 ribu. Gula dari Food ID yang HET-nya Rp17.500 dijual Rp14 ribu. Minyak premium yang biasanya Rp16.800 kita jual Rp13 ribu. Bahkan ayam juga dijual Rp33 ribu per kilogram, lebih murah dari harga pasar yang mencapai Rp40 ribu,” terangnya.

Selain menjual bahan pokok, kegiatan pasar murah juga melibatkan pelaku UMKM dan IKM lokal. Produk kuliner dan kerajinan khas Magetan turut dipamerkan, menarik perhatian pengunjung.

“Kulineran Magetan ini keren sekali. Kreatif dan potensial untuk dikembangkan. Kami ingin pasar murah juga menjadi sarana memperkuat pasar bagi produk lokal, termasuk lewat misi dagang antarprovinsi,” tambah Khofifah.

Menurutnya, dalam setiap kegiatan pasar murah, Pemprov Jatim juga menyiapkan bantuan sosial.

“Saya selalu bagikan telur untuk anak-anak dan ibu hamil, serta beras untuk lansia. Ini bagian dari sedekah dan upaya kami memastikan bantuan tepat sasaran,” ujarnya.

Kegiatan pasar murah di Selosari ini menjadi bukti nyata sinergi pemerintah dalam menekan harga bahan pokok sekaligus memperkuat daya beli masyarakat. Warga berharap, kegiatan semacam ini bisa rutin digelar, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan atau ketika harga sembako mulai meningkat.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Keracunan MBG, 18 Siswa SD di Kota Madiun Jalani Perawatan Intensif

    Diduga Keracunan MBG, 18 Siswa SD di Kota Madiun Jalani Perawatan Intensif

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 510
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus dugaan keracunan makanan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi. Kali ini menimpa belasan siswa SDN 1 Demangan, Kota Madiun yang diduga mengalami keracunan massal pada Kamis (16/4/2026). Sebanyak 18 siswa dilaporkan mengalami gejala pusing, mual, hingga muntah tak lama usai makan siang. Insiden ini langsung memicu respons […]

    Bagikan
  • Koper Calon Jamaah Haji Ponorogo Diberi Tanda Unik, dari Boneka hingga Infus agar Tak Tertukar

    Koper Calon Jamaah Haji Ponorogo Diberi Tanda Unik, dari Boneka hingga Infus agar Tak Tertukar

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemandangan unik terlihat di Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Ponorogo, Jumat (24/4/2026) pagi. Ratusan koper milik Calon Jamaah Haji (CJH) yang dikumpulkan sebelum dikirim ke Embarkasi Surabaya tampak dihiasi beragam penanda unik. Mulai dari boneka, plastik kresek, kain, bola tenis, hingga gantungan menyerupai infus dipasang di koper para jamaah. Aksesori […]

    Bagikan
  • Penumpukan Gula di Gudang PG Jadi Sorotan, APTRI Ingatkan Pemerintah Hati-Hati Kelola BUMN Pangan

    Penumpukan Gula di Gudang PG Jadi Sorotan, APTRI Ingatkan Pemerintah Hati-Hati Kelola BUMN Pangan

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Isu penumpukan gula di gudang pabrik gula kembali mencuat. Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Dapil Jawa Timur VIII, Guntur Sasono, menegaskan persoalan tersebut merugikan masyarakat karena berdampak pada harga konsumsi di pasaran. Hal itu ia sampaikan usai menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di Desa […]

    Bagikan
  • Ibu dan Balita Jadi Korban, Tabrakan 2 Motor di Ponorogo Bikin Warga Panik

    Ibu dan Balita Jadi Korban, Tabrakan 2 Motor di Ponorogo Bikin Warga Panik

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Insinyur Juanda, Kelurahan Tonatan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Seorang ibu muda, Yuni Melawati (28), warga Desa Ronosentanan, Kecamatan Siman, mengalami luka setelah motor yang dikendarainya bertabrakan dengan pengendara lain. Peristiwa tersebut juga melibatkan anak […]

    Bagikan
  • Kepala Desa Taji Ajukan Pengunduran Diri, BPD Belum Terima Surat Resmi

    Kepala Desa Taji Ajukan Pengunduran Diri, BPD Belum Terima Surat Resmi

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jabatan Kepala Desa Taji, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, tengah menjadi sorotan setelah Sigit Supriyadi diketahui membuat surat pengunduran diri. Dokumen tersebut ditandatangani pada 19 Desember dan dibubuhi materai sebagai bentuk keabsahan. Dalam isi surat itu, Sigit menegaskan bahwa keputusan mundur dilakukan atas keinginan pribadi tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun. […]

    Bagikan
  • Belajar Meracik Warisan Nusantara, Siswa SMPN 13 Kota Madiun Antusias Kenal Jamu di D’Jamoe

    Belajar Meracik Warisan Nusantara, Siswa SMPN 13 Kota Madiun Antusias Kenal Jamu di D’Jamoe

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – D’Jamoe menjadi ruang belajar berbeda bagi puluhan siswa SMPN 13 Kota Madiun pada Kamis (7/5/2026). Bukan sekadar duduk di kelas, sebanyak 87 siswa bersama guru pendamping mengikuti kegiatan outdoor learning yang mengajak mereka mengenal lebih dekat budaya jamu tradisional Indonesia. Suasana hangat langsung terasa sejak para siswa memasuki area produksi D’Jamoe. Mereka […]

    Bagikan
expand_less