Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

25 Tahun Alami Gangguan Jiwa, ODGJ di Jambon Ponorogo Dikurung dalam Kandang Besi

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • visibility 223
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Suhananto, 45 tahun, yang telah mengalami gangguan jiwa selama lebih dari 25 tahun. Foto : Ega-Sinergia
Image Not Found

Sinergia | Ponorogo — Aparat kepolisian melakukan pengecekan terhadap kondisi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang dikurung di dalam kandang besi di Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. ODGJ tersebut diketahui bernama Suhananto, 45 tahun, yang telah mengalami gangguan jiwa selama lebih dari 25 tahun.

Suhananto dikurung sejak 2014 karena kerap mengamuk dan dinilai membahayakan keluarga serta warga sekitar. Ia ditempatkan di dalam kandang besi berukuran sekitar tiga meter panjang, dua meter tinggi, dan satu setengah meter lebar.

Di dalam kandang tersebut, Suhananto menjalani seluruh aktivitas sehari-hari. Selain tidur dan makan, buang air besar juga dilakukan di dalam kandang melalui sebuah lubang di lantai yang langsung terhubung ke septic tank.

Kasat Binmas Polres Ponorogo, AKP Syaiful Bahri, mengatakan pengecekan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari warga terkait keberadaan ODGJ yang membutuhkan perhatian khusus.

“Kami cek langsung ke lokasi di Desa Sendang, Kecamatan Jambon. Dari informasi warga, ada dua ODGJ yang perlu perhatian khusus,” ujarnya.

AKP Syaiful menegaskan, dalam pengecekan tersebut aparat kepolisian belum didampingi Dinas Sosial. Namun, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur untuk penanganan lanjutan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinsos Provinsi Jawa Timur agar kasus ini bisa segera ditindaklanjuti,” tambahnya.

Saat ini, kepolisian masih menunggu langkah lanjutan dari instansi terkait guna memastikan ODGJ tersebut mendapatkan penanganan yang lebih layak dan manusiawi.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Taman Amankan Ratusan Liter Miras Arjo

    Polsek Taman Amankan Ratusan Liter Miras Arjo

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polsek Taman Polres Madiun Kota melakukan operasi cipta kondisi menjelang bulan puasa tahun 2025 ini. Hasilnya, Polsek Taman menggerebek rumah G.W.A (24) Jalan Swolobumi RT. 8 RW 3 Kelurahan Demangan yang memperjualbelikan minuman keras atau miras pada Jum’at (31/01/2025). Operasi ini atensi dari Kapolres Madiun Kota dalam rangka menyambut bulan […]

    Bagikan
  • Warga Ngawi Bongkar Diduga Makam Palsu Wali Lima

    Warga Ngawi Bongkar Diduga Makam Palsu Wali Lima

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Warga yang tergabung dalam Perjuangan Wali Songo Indonesia (PWI) Ngawi melakukan pembongkaran terhadap lima makam yang selama ini dikenal sebagai makam Wali Lima. Pembongkaran dilakukan karena makam tersebut dinilai tidak memiliki bukti sejarah yang jelas dan bisa menyesatkan banyak orang. Pembongkaran makam dengan pengawalan pihak kepolisian berlangsung di Desa Guyung, Kecamatan […]

    Bagikan
  • Baru Tiga Hari Buka 24 Jam, Indomaret Maospati Jadi Sasaran Perampokan

    Baru Tiga Hari Buka 24 Jam, Indomaret Maospati Jadi Sasaran Perampokan

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi perampokan mengguncang warga Desa Kleco, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Kamis dini hari (04/09/2025). Sasaran kawanan perampok kali ini adalah sebuah gerai Indomaret di Jalan Raya Maospati–Ngawi. Peristiwa tersebut membuat warga geger lantaran baru pertama kali terjadi di kawasan tersebut. Ketua RT setempat, Sugeng, mengatakan ia mendapatkan kabar adanya perampokan sekitar […]

    Bagikan
  • Data Terbaru KAI, Penumpang Daop 7 Madiun Sentuh Angka 31 Ribu di H+1 Lebaran 2026

    Data Terbaru KAI, Penumpang Daop 7 Madiun Sentuh Angka 31 Ribu di H+1 Lebaran 2026

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat lonjakan signifikan volume penumpang pada Minggu (22/3/2026) atau H+1 Idul Fitri 1447 H. Total sebanyak 31.055 penumpang tercatat naik dan turun di seluruh stasiun wilayah ini, menjadi rekor tertinggi selama periode angkutan Lebaran tahun ini.Jumlah tersebut meningkat dibanding periode […]

    Bagikan
  • Bulog dan Pemkot Madiun Salurkan Bantuan Pangan 294,5 Ton Beras dan 58,9 Liter Minyak Goreng

    Bulog dan Pemkot Madiun Salurkan Bantuan Pangan 294,5 Ton Beras dan 58,9 Liter Minyak Goreng

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 377
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Perum Bulog Cabang Madiun dan Pemerintah Kota Madiun melakukan penyaluran bantuan pangan untuk alokasi Februari-Maret 2026. Seperti penyaluran yang dilaksanakan di Kelurahan Manisrejo Kecamatan Taman Kota Madiun pada Senin (9/3/2026). Ratusan warga rela antri untuk mendapatkan giliran pendataan administrasi sekaligus pengambilan 20 kilogram beras dan […]

    Bagikan
  • Soal Penghentian Produksi Beras Premium Bulan Emas, DKPP Madiun : Demi Kepatuhan Aturan

    Soal Penghentian Produksi Beras Premium Bulan Emas, DKPP Madiun : Demi Kepatuhan Aturan

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun menegaskan bahwa penghentian produksi beras premium bermerek Bulan Emas, Palur, Palur Pink oleh CV Martindo Rice bukan karena pelanggaran, melainkan bentuk kepatuhan terhadap regulasi mutu beras. “Sebenarnya tidak ada masalah dengan CV Martindo Rice. Mereka hanya berusaha taat aturan dan memberi contoh […]

    Bagikan
expand_less