Berita Terkini
Trending Tags

Lapas Kelas I Madiun Jalankan Program Swasembada Pangan, Libatkan Warga Binaan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
  • visibility 124
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gedung Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun, Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun terus berinovasi dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui program swasembada pangan yang melibatkan para warga binaan. Program ini mencakup sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Hal itu bertujuan untuk memberikan keterampilan produktif bagi warga binaan selama menjalani masa pidana.

Kepala Lapas Kelas I Madiun, Andi Wijaya Rivai, menjelaskan bahwa pihaknya memanfaatkan lahan seluas 3.300 meter persegi yang berada di dalam area lapas untuk menjalankan program tersebut. Meski berada di lingkungan tertutup, kegiatan ini tetap mengutamakan keamanan dengan pengawasan ketat serta seleksi terhadap warga binaan yang dilibatkan.

“Kami memperhatikan faktor keamanan secara ketat. Para warga binaan yang terlibat sudah melalui proses penilaian, dan tetap diawasi oleh petugas pengamanan internal,” ujar Andi Wijaya Rivai.

Untuk mengoptimalkan hasil program, Lapas Kelas I Madiun juga menjalin kerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Sejak Maret 2025, berbagai komoditas mulai ditanam, seperti terong, cabai, timun, edamame, hingga melon.

Sementara di sektor peternakan, warga binaan membudidayakan kalkun, mentok, angsa, kelinci, serta ayam. Selain itu, produksi maggot juga dikembangkan sebagai pakan alternatif. Di bidang perikanan, terdapat budidaya ikan lele dan nila.

Kepala Bidang Kegiatan Kerja Lapas Kelas I Madiun, Dadang Firmansyah, menyebut bahwa hasil dari pertanian, peternakan, dan perikanan saat ini difokuskan untuk mencukupi kebutuhan dapur lapas.

“Hasil produksi digunakan untuk kebutuhan makan warga binaan. Harapannya, para warga binaan terbiasa dengan kegiatan ini sehingga saat bebas nanti mereka mampu mengelola lahan kosong menjadi sumber pangan mandiri,” ungkap Dadang.

Program ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembinaan kemandirian warga binaan agar lebih siap kembali ke masyarakat.

Surya – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ancam Anak-Anak, Damkar Ponorogo Evakuasi Sarang Tawon Vespa

    Ancam Anak-Anak, Damkar Ponorogo Evakuasi Sarang Tawon Vespa

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang anak perempuan berusia 10 tahun di Perumahan Royal, Kelurahan Nologaten, Kecamatan Ponorogo, mengalami luka serius akibat disengat tawon vespa saat bermain di halaman rumahnya pada Rabu sore (14/05/2025). Kejadian ini membuat warga setempat resah dan meminta bantuan petugas pemadam kebakaran untuk mengevakuasi sarang tawon. Korban bernama Elsa Ayu Anandita […]

    Bagikan
  • Bulog Pastikan Stok 60 Ribu Ton Beras Aman, Minyakita Ditambah hingga 300 Ribu Liter

    Bulog Pastikan Stok 60 Ribu Ton Beras Aman, Minyakita Ditambah hingga 300 Ribu Liter

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Perum Bulog memastikan ketersediaan bahan pokok strategis di Kabupaten Ponorogo selama Ramadan hingga menjelang IdulFitri dalam kondisi aman dan terkendali. Stok beras yang tersimpan di gudang Bulog Ponorogo saat ini mencapai sekitar 60.000 ton. Kepala Perum Bulog Cabang Ponorogo, Budiwan Susanto, menegaskan jumlah tersebut sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk […]

    Bagikan
  • Ratusan Offroader Jajal Medan Ekstrem Gunung Pandan, Bupati Madiun Ingin Dongkrak Wisata Utara

    Ratusan Offroader Jajal Medan Ekstrem Gunung Pandan, Bupati Madiun Ingin Dongkrak Wisata Utara

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan offroader dari berbagai daerah di Indonesia memadati wilayah lereng Gunung Pandan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, untuk mengikuti ajang perdana bertajuk Jelajah Kampung Pesilat, Sabtu (05/07/2025). Event ini menjadi titik awal eksplorasi kawasan utara Madiun sebagai destinasi wisata berbasis petualangan ekstrem. Sebanyak 200 peserta dari Bekasi, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, […]

    Bagikan
  • Polisi Amankan 7 Anak Pembuat Petasan dan Balon Udara di Sukorejo Ponorogo

    Polisi Amankan 7 Anak Pembuat Petasan dan Balon Udara di Sukorejo Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aparat Polsek Sukorejo mengamankan tujuh anak di bawah umur yang kedapatan membuat petasan dan balon udara tanpa awak di dua desa berbeda, Rabu (18/3/2026). Mirisnya, bahan pembungkus petasan diketahui menggunakan kertas buku pelajaran sekolah. Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat dan orang tua yang resah karena anak-anak mereka kerap berkumpul […]

    Bagikan
  • BPBD Kota Madiun Gandeng Mahasiswa Tanggap Bencana Hindrometeorologi

    BPBD Kota Madiun Gandeng Mahasiswa Tanggap Bencana Hindrometeorologi

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun bersama Stikes BHM Madiun menggelar pelatihan kebencanaan dan evakuasi korban yang dipusatkan di Embung Pilangbango, Kota Madiun, Jawa Timur pada (02/12/2025). Sebelumnya, pada Jumat, 8 November, mahasiswa mendapatkan materi in class di Stikes BHM sebelum peserta menjalani praktik lapangan berupa fire rescue dan […]

    Bagikan
  • Demi Anak Tetap Sekolah, Keringat Perempuan di Balik Manisnya Gula

    Demi Anak Tetap Sekolah, Keringat Perempuan di Balik Manisnya Gula

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di bawah terik matahari, deretan batang tebu menjulang seakan tak habis ditebang. Di sanalah, puluhan perempuan desa berjuang, menggenggam sabit dengan tangan kapalan. Mereka bukan sekadar buruh, tetapi ibu-ibu tangguh yang menjadikan pendidikan anak sebagai alasan utama untuk tetap bertahan. Ngatmi (38), warga Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, sudah setahun terakhir menekuni […]

    Bagikan
expand_less