Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Perkuat Pendidikan Karakter, Siswa SMP yang Ikut Demo Dirangkul dan Dibina

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
  • visibility 105
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wali Kota Maidi menegaskan pentingnya peran orang tua dan sekolah dalam membentuk karakter anak sejak dini agar tidak mudah terjerumus dalam pergaulan negatif, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Keterlibatan sejumlah siswa SMP dalam aksi demonstrasi di depan kantor DPRD Kota Madiun pada akhir Agustus 2025 mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Madiun. Wali Kota Maidi menegaskan pentingnya peran orang tua dan sekolah dalam membentuk karakter anak sejak dini agar tidak mudah terjerumus dalam pergaulan negatif. 

“Pengalaman itu mahal dan tidak bisa dibeli. Jangan sampai anak-anak kita terpapar virus negatif dari lingkungan, baik dari rumah, sekolah, maupun teman sebaya,” tegas Maidi saat menjadi narasumber dalam sosialisasi program sekolah dan parenting di Asrama Haji, Senin (22/09/2025).

Maidi menambahkan, anak akan lebih mudah terbawa oleh lingkungannya. Jika pergaulannya positif, anak akan cenderung ikut menjadi baik. Namun sebaliknya, jika lingkungannya buruk, potensi penyimpangan juga meningkat. Karena itu, ia menekankan bahwa orang tua adalah guru pertama di rumah, sementara sekolah menjadi pendidik kedua.

“Kalau sejak awal gagal, memperbaikinya akan jauh lebih sulit. Makanya, pendidikan karakter harus dimulai sedini mungkin. Orang tua harus tahu apa yang dilakukan, sekolah juga harus paham cara menangani anak,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Madiun melalui Dinas Pendidikan akan memperluas program pendidikan karakter ke seluruh sekolah. “Insya Allah, pelan-pelan semua sekolah akan diberikan wawasan yang sama,” pungkas Maidi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, menegaskan bahwa siswa yang sempat ikut aksi demonstrasi tidak akan dibiarkan begitu saja. Pihaknya kini tengah fokus merangkul dan memberikan pendampingan khusus.

“Terkait dengan siswa, memang Dinas Pendidikan Kota Madiun saat ini lagi fokus ke anak-anak yang kemarin melakukan kegiatan kurang baik itu. Banyak di antara mereka hanya ikut-ikutan dan tidak tahu tujuan sebenarnya. Karena itu, anak-anak harus kita rangkul, kita edukasi,” ujar Lismawati.

Ia menjelaskan, setelah kegiatan parenting ini, Dinas Pendidikan akan kembali mengumpulkan siswa-siswa tersebut untuk diberikan pembinaan tentang sikap, etika, serta persiapan menghadapi tantangan masa depan.

“Anak-anak harus tumbuh dengan tangguh, baik secara fisik maupun mental, agar mampu menjadi pemimpin masa depan. Nantinya, mereka yang akan meneruskan estafet kepemimpinan ini, sehingga harus benar-benar siap,” tambahnya.

Dinas Pendidikan juga berencana mengadakan program spesifik yang menyentuh langsung ke siswa SMP, termasuk pembinaan karakter berkelanjutan di seluruh sekolah.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • 38 SPPG Telah Berdiri, Pemkab Madiun Tekankan SOP ketat Pada Mitra

    38 SPPG Telah Berdiri, Pemkab Madiun Tekankan SOP ketat Pada Mitra

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menegaskan pentingnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hingga saat ini, tercatat sudah ada 38 SPPG berdiri di Kabupaten Madiun, sementara kebutuhan ideal mencapai sekitar 53 hingga 54 unit. Penegasan tersebut disampaikan dalam agenda grand launching SPPG Anak Sejahtera Wonoasri yang dikelola […]

    Bagikan
  • Kericuhan Pecah, Dua Kelompok Silat Bentrok di Perbatasan Madiun-Magetan

    Kericuhan Pecah, Dua Kelompok Silat Bentrok di Perbatasan Madiun-Magetan

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Situasi memanas terjadi di kawasan Jalan Raya Gorang Gareng, tepatnya masuk Desa Madigondo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, pada Minggu (20/4/2025). Hal itu dipicu oleh dua kelompok perguruan silat yang terlibat bentrok hebat usai kegiatan Halal Bi Halal. Situasi ini menyebabkan warga sekitar resah dan memilih untuk mencari tempat yang aman. Bentrok […]

    Bagikan
  • Panitia Seleksi Resmi Dibentuk, Siapa Bakal Berebut Kursi Sekda Kabupaten Madiun ?

    Panitia Seleksi Resmi Dibentuk, Siapa Bakal Berebut Kursi Sekda Kabupaten Madiun ?

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun bersiap menggelar seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda). Langkah ini diambil setelah Pemkab Madiun menerima rekomendasi resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sekda merupakan jabatan strategis di lingkungan pemerintahan daerah karena berperan sebagai penggerak utama birokrasi dan koordinator perangkat daerah. Tak heran, […]

    Bagikan
  • Harga Cabai Rawit di Ngawi Menembus Rp120 Ribu per Kilogram, Warga Mengeluh Beban Belanja Saat Ramadan

    Harga Cabai Rawit di Ngawi Menembus Rp120 Ribu per Kilogram, Warga Mengeluh Beban Belanja Saat Ramadan

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Ngawi melonjak tajam pada awal Ramadan. Di Pasar Besar Ngawi, komoditas ini kini dijual Rp120 ribu per kilogram, naik signifikan dari harga sebelumnya Rp95 ribu. Kenaikan tersebut membuat harga cabai setara dengan harga daging sapi yang juga berada di kisaran Rp120 ribu per […]

    Bagikan
  • Teriak “Saya Korban Bupati”, Kades Jenangan Digiring Kejari Ponorogo Karena Tambang Ilegal 

    Teriak “Saya Korban Bupati”, Kades Jenangan Digiring Kejari Ponorogo Karena Tambang Ilegal 

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 427
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kepala Desa Jenangan, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Tony Ahmadi, resmi ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo pada Kamis malam (12/3/2026). Ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penambangan ilegal tanah dan pasir yang diduga merugikan negara hingga ratusan juta rupiah. Penetapan tersangka dilakukan sekitar pukul 21.30 WIB setelah penyidik mengantongi minimal dua […]

    Bagikan
  • Berawal dari Hobi, Dosen di Ponorogo Sukses Tangkar Ratusan Burung Merak

    Berawal dari Hobi, Dosen di Ponorogo Sukses Tangkar Ratusan Burung Merak

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Berawal dari hobi memelihara hewan, Edy Kurniawan (46), seorang dosen Fakultas Teknik di Universitas Muhammadiyah Ponorogo, kini sukses mengelola penangkaran merak yang menampung lebih dari 250 ekor burung merak berbagai jenis. Penangkaran yang berlokasi di Dusun Gentan, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, ini berdiri di atas lahan seluas 2.000 […]

    Bagikan
expand_less