Muncul ke Publik, Rahma Noviarini Angkat Bicara Soal Penggeledahan KPK di Rumahnya
- account_circle Kriswanto
- calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
- visibility 414
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Satu sosok yang menjadi sorotan dalam pusaran kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi yakni Rahma Noviarini. Hal itu usai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Madiun pada Selasa (27/01/2026) lalu.
Bahkan, dalam penggeledahan rumah di Jalan Setiyaki No. 26 Kelurahan Oro Oro Ombo Kecamatan Kartoharjo tersebut, tim penyidik KPK menyita 2 mobil mewah.
Ditemui awak media usai salah satu event di GOR Wilis Kota Madiun, Rahma mengungkapkan bahwa dirinya akan menunggu hasil penyidikan KPK.
“Nanti kita lihat proses selanjutnya, bagaimana kedepannya,” ujarnya pada Senin (2/2/2026) malam.
Disinggung soal penyitaan 2 unit mobil mewah Pajero dan Mercy, Rahma mengaku saat itu tidak ada di rumah. Saat penggeledahan KPK, dirinya tengah berada di Malang.
“Saya punya rumah di Malang. Jadi saya pulang kesana, saya kembali sudah tidak ada,” ungkap Rahma.
Rahma mengklaim bahwa kedua mobil tersebut merupakan miliknya. Terkait penyitaan yang dilakukan KPK, pihaknya tetap menghormati proses hukum.
“Saya serahkan semuanya. Saya menghormati keputusan KPK untuk penyelidikan,” pungkasnya.
Hingga kini, kedua mobil mewah yang disita tersebut masih berada di Polres Madiun Kota. KPK belum memberikan keterangan resmi keterlibatan Rahma Noviarini terkait kasus dugaan korupsi di Pemkot Madiun yang menjerat 3 tersangka tersebut.(Kris).
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Buyung
