Berita Terkini
Trending Tags

Panen Perdana, Wisatawan Serbu Kebun Kelengkeng Madigondo Magetan, Bisa Petik Sendiri

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 266
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wisatawan bisa petik sendiri buah kelengkeng di Kebun Madigondo Magetan, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kebun kelengkeng yang dikelola Pemerintah Desa Madigondo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, menarik perhatian publik setelah untuk pertama kalinya membuka wisata petik buah. Baru dibuka beberapa jam, 10 dari 120 pohon yang siap panen langsung ludes dipetik pengunjung Rabu (7/1/2026). Wisatawan tidak hanya datang dari Magetan, tetapi juga dari Madiun, Ngawi, hingga sejumlah daerah sekitar.

Lokasi kebun yang berada di tengah hamparan persawahan menjadi daya tarik tersendiri. Pengunjung dapat memetik kelengkeng langsung dari pohonnya sambil menikmati panorama alam yang terbuka dan asri. Kebun seluas setengah hektare yang diberi nama Agro Sport Madigondo ini dikelola secara profesional oleh pemerintah desa.

Ari, salah satu pengunjung asal Madiun, mengaku datang karena penasaran dengan pengalaman memetik kelengkeng langsung dari kebun. “Buahnya segar dan sensasinya beda karena bisa metik sendiri. Dagingnya tebal, manis, dan di sini boleh makan sepuasnya gratis. Yang bayar hanya kalau dibawa pulang, harganya Rp35 ribu per kilo,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pengalaman memilih dan mencicipi buah langsung dari pohon memberikan kepuasan tersendiri dibanding membeli di kios.

Kepala Desa Madigondo, Sulistiono, menjelaskan bahwa konsep wisata petik kelengkeng ini sudah dipersiapkan sejak kebun mulai berproduksi beberapa tahun terakhir. Setiap pohon mampu menghasilkan 30–40 kilogram kelengkeng sekali panen. Untuk menjaga kualitas buah, seluruh area telah dipasang jaring guna menghindari serangan hama, terutama kelelawar buah.

“Kami menamai kawasan ini Agro Sport Madigondo. Pengunjung boleh memetik dan mencicipi kelengkeng langsung dari pohonnya secara gratis. Hanya buah yang dibawa pulang yang dikenai harga Rp35 ribu per kilogram. Respons warga sangat antusias,” jelasnya.

Image Not Found
salah satu jenis buah hasil budidaya di Agro Sport Madigondo, Foto : Kusnanto-Sinergia

Selain itu, pengelola juga menyiapkan edukasi singkat tentang cara memetik yang benar, dibantu tenaga ahli kelengkeng setempat. “Jenis kelengkeng yang kami tanam adalah New Kristal, yang masa berbuahnya bisa diatur sesuai kebutuhan. Hari ini saja sudah sekitar 200 kilogram yang terbawa pulang pengunjung,” tambah Sulistiono.

Sementara, Plt. Camat Takeran, Eko Budiono, menilai bahwa kebun kelengkeng Madigondo memiliki potensi besar untuk mendukung program pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG). “Ini potensi agrobisnis yang luar biasa. Buah kelengkeng dari Madigondo bisa menjadi bagian dari suplai kebutuhan buah dalam program MBG melalui SPPG. Kami akan mendorong agar potensi lokal ini terserap dengan baik,” terangnya.

Tak hanya kelengkeng, ia menilai wilayah Takeran juga memiliki komoditas buah lain seperti melon dan pepaya yang bisa digali lebih jauh untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Pihak kecamatan juga memastikan akan berkoordinasi dengan Forkopimca untuk membantu keberlanjutan program ini.

“Kami ingin potensi lokal benar-benar dimanfaatkan, sehingga ekonomi kerakyatan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • 842 Pekerja PT Global Way Indonesia Terancam PHK Bertahap

    842 Pekerja PT Global Way Indonesia Terancam PHK Bertahap

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — PT Global Way Indonesia (GWI) yang berlokasi di Desa Kedungrejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, akan memangkas 842 pekerja secara bertahap mulai Agustus hingga Oktober 2025. Keputusan ini disampaikan melalui surat pemberitahuan bernomor 29/P/GWIM/VIII/2025 yang diterima Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Madiun. Manajemen GWI menyebut pemutusan hubungan kerja (PHK) […]

    Bagikan
  • Bahana Bersahaja Di Kecamatan Kare Fokus Genjot Ekonomi Lewat Akses Jalan dan Wisata Cokelat

    Bahana Bersahaja Di Kecamatan Kare Fokus Genjot Ekonomi Lewat Akses Jalan dan Wisata Cokelat

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menggelar agenda tahunan “Bahana Bersahaja” (Bakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera) tahun 2026 yang dipusatkan di Desa Bodag, Kecamatan Kare. Acara yang berlangsung selama dua hari, 12-13 Mei 2026 ini, menjadi momentum penting bagi percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan ekonomi masyarakat di wilayah pegunungan. Bupati dan […]

    Bagikan
  • Sungai di Magetan Berubah Jadi Tempat Pembuangan Sampah

    Sungai di Magetan Berubah Jadi Tempat Pembuangan Sampah

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tumpukan plastik, botol bekas, popok bayi hingga sisa makanan kini menghiasi aliran sungai yang membelah Desa Krowe dan Desa Tapen, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan. Air yang seharusnya jernih berubah keruh, memunculkan bau menyengat yang kian meresahkan warga. Di beberapa titik, sampah bercampur dengan tanaman liar membentuk gundukan besar. Kondisi tersebut membuat […]

    Bagikan
  • Bus Mila Tabrak Truk Tronton di Tol Ngawi–Kertosono, Begini Penjelasan PT JNK

    Bus Mila Tabrak Truk Tronton di Tol Ngawi–Kertosono, Begini Penjelasan PT JNK

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus Mila dan truk tronton terjadi di KM 594/B Ruas Jalan Tol Ngawi–Kertosono, Jawa Timur, pada Sabtu (31/1/2026) dini hari. Insiden tersebut mengakibatkan sekitar 20 orang menjadi korban luka, baik ringan maupun berat. Peristiwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 00.11 WIB saat kedua kendaraan melaju dari arah […]

    Bagikan
  • Mantan Mantri BRI Jadi Tersangka Kasus Kredit Fiktif, Kejaksaan Temukan Dugaan Sindikat

    Mantan Mantri BRI Jadi Tersangka Kasus Kredit Fiktif, Kejaksaan Temukan Dugaan Sindikat

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kejaksaan Negeri Ponorogo akhirnya menetapkan satu orang tersangka dalam kasus kredit fiktif di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Pasar Pon, Kecamatan Kota Ponorogo. Tersangka berinisial SPP (32), merupakan warga Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo, dan diketahui pernah bekerja sebagai Account Officer atau Mantri di unit BRI tersebut. Penetapan tersangka dilakukan pada […]

    Bagikan
  • Desa Sumberdodol Magetan Masuk 10 Besar Desa Wisata Terbaik Nasional versi BRIliAn 2025

    Desa Sumberdodol Magetan Masuk 10 Besar Desa Wisata Terbaik Nasional versi BRIliAn 2025

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Desa Sumberdodol, Kecamatan Panekan, kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Desa ini berhasil masuk dalam jajaran 10 besar Desa Wisata Terbaik Nasional dalam ajang Program Desa BRIliAn 2025 yang diselenggarakan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI). Tak main-main, Sumberdodol harus bersaing dengan 106 desa lainnya dari seluruh Indonesia. Program Desa BRIliAn […]

    Bagikan
expand_less