Berita Terkini
Trending Tags

Angka Keluarga Miskin di Madiun Masih Tinggi, Masih Ada Keluarga Belum Nikmati Aliran Listrik

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • visibility 357
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Madiun tahun 2027. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Prosentase penduduk miskin di Kabupaten Madiun tercatat menurun menjadi 10,40 persen pada Maret 2025 atau setara 71,59 ribu jiwa. Meski begitu jumlah tersebut masih tergolong tinggi sehingga diperlukan terobosan dalam upaya pengentasan kemiskinan pada 2026 hingga 2027.

Data tersebut disampaikan dalam Forum Konsultasi Publik  Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Madiun tahun 2027, yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) di Pendopo Muda Graha, Senin (9/2/2026).

Pemkab Madiun menilai pekerjaan rumah masih besar. Data infografis Agustus 2025 menunjukkan jumlah keluarga kategori desil 1 yang masih menempati rumah tidak layak huni (RTLH) dan belum memiliki akses listrik masih tersebar di sejumlah kecamatan. Kecamatan Saradan tercatat sebagai wilayah dengan jumlah keluarga terbanyak, yakni 2.248 keluarga, disusul Pilangkenceng 2.109 keluarga, dan Gemarang 1.472 keluarga.

Sementara itu, terdapat 36 keluarga di Kabupaten Madiun yang belum menikmati aliran listrik, dengan jumlah terbanyak berada di Kecamatan Gemarang, Kare, dan Wungu.

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, penurunan angka kemiskinan menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk bekerja lebih optimal. Ia berharap kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat semakin membaik pada 2027 mendatang.

“Mudah-mudahan tahun 2027 kita bisa lebih baik. Tugas kita memberikan layanan kepada masyarakat sesuai visi dan misi. Kita harus kompak, tidak hanya berpacu pada anggaran, tetapi menghadirkan inovasi yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Hari.

Menurutnya, sejumlah wilayah seperti Saradan, Pilangkenceng, dan Gemarang akan menjadi prioritas penanganan karena masih memiliki angka kemiskinan relatif tinggi, termasuk persoalan anak tidak sekolah. 

Pemkab Madiun juga akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa untuk memperbaiki validitas data sebagai dasar intervensi program.

Image Not Found
Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Madiun tahun 2027. Foto : Tova-Sinergia

Di sisi lain, Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan legislatif dalam mencari terobosan pembangunan daerah. Ia berharap program-program yang dirancang mampu menjawab persoalan kemiskinan secara lebih tepat sasaran.

“Yang perlu ditekankan, pemerintah daerah harus mampu mencari terobosan pembangunan daerah agar upaya pengentasan kemiskinan bisa berjalan lebih optimal,” kata Fery.

Pemkab Madiun menargetkan berbagai program prioritas berbasis inovasi dan kolaborasi lintas sektor dapat mempercepat penurunan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam beberapa tahun ke depan. Diketahui dalam satu tahun terakhir, jumlah penduduk miskin berkurang sekitar 1,56 ribu jiwa. Secara jangka panjang, tren penurunan juga terlihat sejak 2005, di mana jumlah penduduk miskin mencapai 137,5 ribu jiwa dan kini turun menjadi 71,59 ribu jiwa pada 2025.(Tova).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akses Jalan Terputus, Rumah Warga Retak Akibat Longsor di Banaran

    Akses Jalan Terputus, Rumah Warga Retak Akibat Longsor di Banaran

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dampak longsor yang melanda Dusun Gondangsari, Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Ponorogo, masih dirasakan warga hingga Sabtu (22/11/2025). Material longsor yang terjadi sehari sebelumnya menutup total akses jalan utama menuju pemukiman enam kepala keluarga (KK) di lingkungan Coban, sehingga mereka terisolir. Longsor terjadi pada Jumat (21/11) sekitar pukul 13.00 WIB. Tanah sepanjang […]

    Bagikan
  • Sikap Tenang Gus Wahid Hadapi Potensi PAW oleh PKB Magetan

    Sikap Tenang Gus Wahid Hadapi Potensi PAW oleh PKB Magetan

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suhu politik internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Magetan meningkat setelah beredarnya surat resmi Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap anggota DPRD Magetan, Nur Wahid atau yang akrab disapa Gus Wahid. Langkah politik DPC PKB tersebut memunculkan berbagai spekulasi, mengingat nama Gus Wahid dikenal sebagai tokoh berpengaruh di wilayah timur Magetan. Ditemui di […]

    Bagikan
  • Kesigapan Polres Ponorogo Bantu Kendaraan Pemudik yang Mogok

    Kesigapan Polres Ponorogo Bantu Kendaraan Pemudik yang Mogok

    • calendar_month Jumat, 4 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Jumlah kendaraan arus balik di wilayah Kabupaten Ponorogo mulai mengalami peningkatan. Personil Polres Ponorogo telah disiagakan di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi kemacetan hingga gangguan lalu lintas. Seperti kesigapan Polres Ponorogo membantu salah satu pemudik yang mengalami mogok kendaraan di jalur protokol Ponorogo–Madiun pada Jumat (04/04/2025). Ismianto, warga Blora Jawa Tengah, […]

    Bagikan
  • Akhir Pelarian Eko Bayu Pelaku Penusukan Jukir, Diringkus di Gresik

    Akhir Pelarian Eko Bayu Pelaku Penusukan Jukir, Diringkus di Gresik

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pelarian Eko Bayu Riadi, warga Jalan Sendang Barat, Kelurahan/Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun akhirnya berhenti di tangan Satreskrim Polres Madiun Kota. Tersangka menjadi buronan usai peristiwa penusukan juru parkir (jukir) Pasar Besar Madiun (PBM) pada tahun 2024 lalu. Tersangka berhasil dtangkap di Desa Hulaan, Menganti, Gresik pada 6 April lalu. Kapolres […]

    Bagikan
  • Kejati Jatim Turut Kawal Program Asacita Presiden Prabowo

    Kejati Jatim Turut Kawal Program Asacita Presiden Prabowo

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur telah komitmen mengawal prioritas program nasional, termasuk makan bergizi gratis (MBG) dan ketahanan pangan.  Langkah itu ditegaskan Kepala Kejati Jatim, Mia Amiati usai meresmikan gedung baru Kejaksaan negeri Madiun, sekaligus melaksanakan tebar benih bersama jajaran Forpimda Kabupaten Madiun Jawa Timur Selasa kemarin (21/1/2025).  “Kami mendukung […]

    Bagikan
  • Puluhan Santri Ponpes Al-Hijrah Ngawi Masih Jalani Perawatan Usai Keracunan MBG

    Puluhan Santri Ponpes Al-Hijrah Ngawi Masih Jalani Perawatan Usai Keracunan MBG

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebanyak 30 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hijrah, Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, hingga Minggu (15/2/2026) siang masih menjalani perawatan medis akibat dugaan keracunan makanan bergizi gratis (MBG). Para pasien tersebar di tiga puskesmas dan satu rumah sakit rujukan. Puskesmas Padas menjadi fasilitas kesehatan dengan jumlah pasien terbanyak. Sebanyak 19 santri […]

    Bagikan
expand_less