Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Angka Keluarga Miskin di Madiun Masih Tinggi, Masih Ada Keluarga Belum Nikmati Aliran Listrik

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • visibility 55
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Madiun tahun 2027. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Prosentase penduduk miskin di Kabupaten Madiun tercatat menurun menjadi 10,40 persen pada Maret 2025 atau setara 71,59 ribu jiwa. Meski begitu jumlah tersebut masih tergolong tinggi sehingga diperlukan terobosan dalam upaya pengentasan kemiskinan pada 2026 hingga 2027.

Data tersebut disampaikan dalam Forum Konsultasi Publik  Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Madiun tahun 2027, yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) di Pendopo Muda Graha, Senin (9/2/2026).

Pemkab Madiun menilai pekerjaan rumah masih besar. Data infografis Agustus 2025 menunjukkan jumlah keluarga kategori desil 1 yang masih menempati rumah tidak layak huni (RTLH) dan belum memiliki akses listrik masih tersebar di sejumlah kecamatan. Kecamatan Saradan tercatat sebagai wilayah dengan jumlah keluarga terbanyak, yakni 2.248 keluarga, disusul Pilangkenceng 2.109 keluarga, dan Gemarang 1.472 keluarga.

Sementara itu, terdapat 36 keluarga di Kabupaten Madiun yang belum menikmati aliran listrik, dengan jumlah terbanyak berada di Kecamatan Gemarang, Kare, dan Wungu.

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, penurunan angka kemiskinan menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk bekerja lebih optimal. Ia berharap kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat semakin membaik pada 2027 mendatang.

“Mudah-mudahan tahun 2027 kita bisa lebih baik. Tugas kita memberikan layanan kepada masyarakat sesuai visi dan misi. Kita harus kompak, tidak hanya berpacu pada anggaran, tetapi menghadirkan inovasi yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Hari.

Menurutnya, sejumlah wilayah seperti Saradan, Pilangkenceng, dan Gemarang akan menjadi prioritas penanganan karena masih memiliki angka kemiskinan relatif tinggi, termasuk persoalan anak tidak sekolah. 

Pemkab Madiun juga akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa untuk memperbaiki validitas data sebagai dasar intervensi program.

Image Not Found
Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Madiun tahun 2027. Foto : Tova-Sinergia

Di sisi lain, Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan legislatif dalam mencari terobosan pembangunan daerah. Ia berharap program-program yang dirancang mampu menjawab persoalan kemiskinan secara lebih tepat sasaran.

“Yang perlu ditekankan, pemerintah daerah harus mampu mencari terobosan pembangunan daerah agar upaya pengentasan kemiskinan bisa berjalan lebih optimal,” kata Fery.

Pemkab Madiun menargetkan berbagai program prioritas berbasis inovasi dan kolaborasi lintas sektor dapat mempercepat penurunan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam beberapa tahun ke depan. Diketahui dalam satu tahun terakhir, jumlah penduduk miskin berkurang sekitar 1,56 ribu jiwa. Secara jangka panjang, tren penurunan juga terlihat sejak 2005, di mana jumlah penduduk miskin mencapai 137,5 ribu jiwa dan kini turun menjadi 71,59 ribu jiwa pada 2025.(Tova).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peminat KA BIAS dari Stasiun Caruban Tunjukkan Tren Positif, Jadi Pilihan Warga Madiun

    Peminat KA BIAS dari Stasiun Caruban Tunjukkan Tren Positif, Jadi Pilihan Warga Madiun

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Layanan kereta api (KA) lokal BIAS dari Stasiun Caruban menunjukkan tren positif sejak pertama kali beroperasi pada 17 Agustus 2025. Data PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun mencatat, okupansi penumpang cukup tinggi selama sebulan pertama. “Dalam periode 17 Agustus hingga 16 September 2025, jumlah okupansi keberangkatan dan kedatangan […]

    Bagikan
  • “September Hitam” Aliansi BEM Madiun, Refleksi Tragedi Kemanusiaan dan Tegakkan Demokrasi

    “September Hitam” Aliansi BEM Madiun, Refleksi Tragedi Kemanusiaan dan Tegakkan Demokrasi

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aliansi BEM Madiun menggelar Aksi Simbolik September Hitam sebagai bentuk gerakan kesadaran terhadap pentingnya menegakkan nilai-nilai demokrasi, hukum, dan hak asasi manusia (HAM) pada Kamis (26/09/2025). Aksi ini menjadi refleksi kolektif mahasiswa atas berbagai tragedi kemanusiaan yang terjadi di Indonesia, sekaligus momentum untuk menegaskan komitmen terhadap keadilan sosial. Momen ini […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Dukung Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Sesuai Instruksi Presiden

    Pemkab Madiun Dukung Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Sesuai Instruksi Presiden

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Sinegia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Sosialisasi Koperasi Merah Putih yang di gelar pada, Rabu (30/04/2025) di Pendopo Muda Graha. Pemkab Madiun juga menyatakan dukungannya terhadap pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 yang ditandatangani dan mulai berlaku pada 27 Maret 2025. Program ini menjadi […]

    Bagikan
  • Sering Gedor Gedor Kaca Mobil, Pengemis Tanpa Identitas Disikat Sat Pol PP Madiun

    Sering Gedor Gedor Kaca Mobil, Pengemis Tanpa Identitas Disikat Sat Pol PP Madiun

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Seorang pengemis tanpa identitas yang kerap bertindak meresahkan pengguna jalan di kawasan traffic light Jalan Ahmad Yani, Caruban, berhasil diamankan petugas Satpol PP Kabupaten Madiun. Aksi pengemis tersebut sempat dikeluhkan warga karena dianggap mengganggu ketertiban. Ia dilaporkan sering mencoret hingga menggedor kaca kendaraan di lampu merah, sehingga membuat resah para pengendara. […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Soroti Soal Pekerja Migran Diduga Ditahan di Hong Kong

    DPRD Ponorogo Soroti Soal Pekerja Migran Diduga Ditahan di Hong Kong

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kasus Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Ponorogo di Hong Kong yang diduga ditahan karena keterlibatan dalam pencucian uang, mendapat perhatian dari DPRD Ponorogo. Anggota Komisi D DPRD Ponorogo, Ribut Riyanto, menilai kejadian tersebut menjadi alarm penting bahwa pembekalan bagi calon pekerja migran masih perlu diperkuat sebelum diberangkatkan ke negara penempatan. Ribut […]

    Bagikan
  • Larung Sesaji Tumpeng Agung 1 Suro di Telaga Ngebel, 29 Tumpeng Diperebutkan Warga

    Larung Sesaji Tumpeng Agung 1 Suro di Telaga Ngebel, 29 Tumpeng Diperebutkan Warga

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ribuan warga memadati kawasan Telaga Ngebel, Desa/Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, untuk mengikuti prosesi larung sesaji dalam rangka memperingati 1 Suro atau 1 Muharam, Jumat (27/06/2025). Tradisi tahunan yang telah berlangsung secara turun-temurun ini dimulai pukul 10.00 WIB. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menyiapkan total 30 tumpeng dalam prosesi tersebut. […]

    Bagikan
expand_less