Berita Terkini
Trending Tags

Angka Keluarga Miskin di Madiun Masih Tinggi, Masih Ada Keluarga Belum Nikmati Aliran Listrik

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • visibility 318
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Madiun tahun 2027. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun — Prosentase penduduk miskin di Kabupaten Madiun tercatat menurun menjadi 10,40 persen pada Maret 2025 atau setara 71,59 ribu jiwa. Meski begitu jumlah tersebut masih tergolong tinggi sehingga diperlukan terobosan dalam upaya pengentasan kemiskinan pada 2026 hingga 2027.

Data tersebut disampaikan dalam Forum Konsultasi Publik  Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Madiun tahun 2027, yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) di Pendopo Muda Graha, Senin (9/2/2026).

Pemkab Madiun menilai pekerjaan rumah masih besar. Data infografis Agustus 2025 menunjukkan jumlah keluarga kategori desil 1 yang masih menempati rumah tidak layak huni (RTLH) dan belum memiliki akses listrik masih tersebar di sejumlah kecamatan. Kecamatan Saradan tercatat sebagai wilayah dengan jumlah keluarga terbanyak, yakni 2.248 keluarga, disusul Pilangkenceng 2.109 keluarga, dan Gemarang 1.472 keluarga.

Sementara itu, terdapat 36 keluarga di Kabupaten Madiun yang belum menikmati aliran listrik, dengan jumlah terbanyak berada di Kecamatan Gemarang, Kare, dan Wungu.

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, penurunan angka kemiskinan menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk bekerja lebih optimal. Ia berharap kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat semakin membaik pada 2027 mendatang.

“Mudah-mudahan tahun 2027 kita bisa lebih baik. Tugas kita memberikan layanan kepada masyarakat sesuai visi dan misi. Kita harus kompak, tidak hanya berpacu pada anggaran, tetapi menghadirkan inovasi yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Hari.

Menurutnya, sejumlah wilayah seperti Saradan, Pilangkenceng, dan Gemarang akan menjadi prioritas penanganan karena masih memiliki angka kemiskinan relatif tinggi, termasuk persoalan anak tidak sekolah. 

Pemkab Madiun juga akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa untuk memperbaiki validitas data sebagai dasar intervensi program.

Image Not Found
Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Madiun tahun 2027. Foto : Tova-Sinergia

Di sisi lain, Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan legislatif dalam mencari terobosan pembangunan daerah. Ia berharap program-program yang dirancang mampu menjawab persoalan kemiskinan secara lebih tepat sasaran.

“Yang perlu ditekankan, pemerintah daerah harus mampu mencari terobosan pembangunan daerah agar upaya pengentasan kemiskinan bisa berjalan lebih optimal,” kata Fery.

Pemkab Madiun menargetkan berbagai program prioritas berbasis inovasi dan kolaborasi lintas sektor dapat mempercepat penurunan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam beberapa tahun ke depan. Diketahui dalam satu tahun terakhir, jumlah penduduk miskin berkurang sekitar 1,56 ribu jiwa. Secara jangka panjang, tren penurunan juga terlihat sejak 2005, di mana jumlah penduduk miskin mencapai 137,5 ribu jiwa dan kini turun menjadi 71,59 ribu jiwa pada 2025.(Tova).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Massa PSHT, Polres Magetan Perketat Pengamanan Lintas Wilayah Play Button photo_camera 3

    Aksi Massa PSHT, Polres Magetan Perketat Pengamanan Lintas Wilayah

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 1.138
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sekelompok massa dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dari berbagai daerah bergerak menuju Padepokan Agung PSHT di Jalan Merak Kota Madiun pada Kamis (5/2/2026). Kedatangan mereka diduga berkaitan dengan gejolak internal organisasi menjelang agenda Parapatan Luhur (Parluh) yang akan digelar oleh PSHT Pusat Madiun. Sebelumnya, aksi demonstrasi penolakan terhadap rencana tersebut […]

    Bagikan
  • Ziarah Makam Pendiri Kota Madiun Awali Hari Jadi ke-108, Ini Daftar Bupati Madiun yang Dimakamkan di Kuncen dan Taman

    Ziarah Makam Pendiri Kota Madiun Awali Hari Jadi ke-108, Ini Daftar Bupati Madiun yang Dimakamkan di Kuncen dan Taman

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menyambut Hari Jadi Kota Madiun ke-108 Tahun 2026, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Madiun melaksanakan ziarah ke Makam Kuncen dan Makam Taman, Jumat (19/6/2026). Kegiatan yang rutin digelar sehari menjelang peringatan hari […]

    Bagikan
  • Sepi Pembeli, Penjualan Gerabah Tradisional di Magetan Merosot Saat Bulan Suro

    Sepi Pembeli, Penjualan Gerabah Tradisional di Magetan Merosot Saat Bulan Suro

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Bulan Suro yang selama ini identik dengan berbagai tradisi adat dan ritual masyarakat Jawa ternyata belum mampu mendongkrak penjualan gerabah tradisional di Kabupaten Magetan. Para pedagang gerabah di kawasan Pasar Sayur Magetan mengaku mengalami penurunan omzet yang cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pantauan di sejumlah lapak gerabah menunjukkan berbagai produk tradisional […]

    Bagikan
  • Pemeriksaan 11 Saksi Warnai Sidang Korupsi Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Jaksa Dalami Komitmen Fee dan Perizinan Proyek

    Pemeriksaan 11 Saksi Warnai Sidang Korupsi Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Jaksa Dalami Komitmen Fee dan Perizinan Proyek

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Sidoarjo – Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya, Kamis (18/6/2026). Agenda persidangan difokuskan pada pembuktian melalui pemeriksaan 11 saksi yang dihadirkan Komisi Pemberantasan Korupsi. Dalam perkara tersebut, Maidi menjalani persidangan bersama terdakwa Rochim Ruhdiyanto. Sidang yang dimulai pukul 09.00 […]

    Bagikan
  • Dampak Hujan dan Angin Kencang Sejumlah Rumah dan Fasilitas Umum Rusak di 3 Kecamatan

    Dampak Hujan dan Angin Kencang Sejumlah Rumah dan Fasilitas Umum Rusak di 3 Kecamatan

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Jumat (17/10/2025) sore, menyebabkan sejumlah rumah warga dan fasilitas umum mengalami kerusakan. Sejumlah pohon tumbang juga menutup akses jalan di beberapa titik. Tim BPBD Kabupaten Madiun bersama masyarakat dan relawan melakukan pembersihan material pohon tumbang serta membantu […]

    Bagikan
  • Tarekat Syattariyah di Magetan Gelar Salat Idul Adha 8 Juni, Potong 23 Hewan Kurban

    Tarekat Syattariyah di Magetan Gelar Salat Idul Adha 8 Juni, Potong 23 Hewan Kurban

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Jamaah Tarekat Syattariyah di Dukuh Bendo, Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, menyelenggarakan salat Idul Adha dan pemotongan hewan kurban pada Minggu, (08/06/2025). Pelaksanaan ini berbeda dua hari dari ketetapan pemerintah yang menetapkan Idul Adha pada 6 Juni. Dalam suasana yang khidmat, jamaah yang mayoritas merupakan penganut Tarekat Syattariyah melaksanakan […]

    Bagikan
expand_less