Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Larung Sesaji Tumpeng Agung 1 Suro di Telaga Ngebel, 29 Tumpeng Diperebutkan Warga

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
  • visibility 182
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ratusan warga berebut tumpeng hasil bumi di Telaga Ngebel, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Ribuan warga memadati kawasan Telaga Ngebel, Desa/Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, untuk mengikuti prosesi larung sesaji dalam rangka memperingati 1 Suro atau 1 Muharam, Jumat (27/06/2025). Tradisi tahunan yang telah berlangsung secara turun-temurun ini dimulai pukul 10.00 WIB. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menyiapkan total 30 tumpeng dalam prosesi tersebut.

Sebanyak 29 tumpeng purak berisi hasil bumi dan jajanan khas Ngebel diperebutkan oleh warga, sedangkan satu tumpeng agung dilarung ke tengah telaga sebagai simbol rasa syukur dan doa keselamatan.

Sebelum prosesi larung dimulai, seluruh tumpeng terlebih dahulu dikirab mengelilingi kawasan telaga. Tumpeng agung kemudian diletakkan di atas rakit dan dihanyutkan ke tengah perairan Telaga Ngebel, sementara tumpeng purak langsung diserbu warga yang berharap mendapat berkah.

Suparmi, salah satu warga yang ikut berebut tumpeng, mengaku harus berdesak-desakan demi mendapatkan hasil bumi. Meski demikian, ia merasa senang bisa turut serta dalam tradisi tahunan ini.

“Saya tadi sampai dorong-dorongan, tapi alhamdulillah dapat sayur dan jajanan. Katanya bisa bawa berkah dan keberuntungan,” ujarnya.

Hal serupa diungkapkan Winarti yang datang mengenakan baju oranye. Ia menyebut momen ini sebagai cara menjaga kebersamaan sekaligus melestarikan budaya leluhur. Tumpeng agung yang dilarung diketahui terbuat dari beras merah.

“Beras merah ini nantinya bisa menjadi makanan bagi ikan-ikan di telaga,” jelas warga lainnya yang ikut menyaksikan prosesi.

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menyampaikan bahwa tradisi larung sesaji akan terus dikembangkan. Ke depan, tidak hanya jumlah tumpeng yang akan ditambah, namun juga ragam isinya akan diperluas agar menjadi daya tarik wisata budaya yang lebih besar.

“Tradisi larung sesaji ini diharapkan tidak hanya menjadi ritual seremonial tahunan, namun juga menjadi wujud pelestarian nilai-nilai budaya lokal, serta mendorong pengembangan pariwisata Telaga Ngebel di masa mendatang,” tegasnya.

Acara berlangsung meriah dan tertib, dengan antusiasme warga dan wisatawan yang datang dari berbagai daerah. Selain menjadi simbol spiritual dan budaya, tradisi ini juga menjadi atraksi wisata unggulan yang memperkuat identitas Ponorogo sebagai daerah yang kaya akan kearifan lokal.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Khofifah Apresiasi Sekolah Rakyat di Ponorogo, Motivasi Siswa Jelang Tahun Ajaran Baru

    Gubernur Khofifah Apresiasi Sekolah Rakyat di Ponorogo, Motivasi Siswa Jelang Tahun Ajaran Baru

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa ratusan calon siswa Sekolah Rakyat (SR) di Ponorogo dalam kunjungan kerjanya pada Sabtu (26/07/2025). Didampingi Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan jajaran Forkopimda, Khofifah memberikan motivasi agar para siswa tetap semangat belajar meski harus jauh dari orang tua. Sebanyak 125 calon siswa SR Ponorogo terbagi […]

    Bagikan
  • Sebatas Perbaikan Darurat, Belasan Jembatan di Kabupaten Madiun Tunggu Kepastian Anggaran

    Sebatas Perbaikan Darurat, Belasan Jembatan di Kabupaten Madiun Tunggu Kepastian Anggaran

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Masyarakat Desa Glonggong, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun telah menikmati perbaikan jembatan. Namun saat ini jembatan sepanjang sekitar 50 meter itu hanya bisa dilewati oleh pejalan kaki dan motor roda dua. Hal ini dikarenakan kendala anggaran.  Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun, Astutik Diah Ningsih, […]

    Bagikan
  • Diduga Karena Ugal Ugalan, 3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Ngawi

    Diduga Karena Ugal Ugalan, 3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Ngawi

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Kab Ngawi – Sebanyak 3 kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya Ngawi-Mantingan, masuk Desa Kauman, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Senin (06/01/2025) pukul 02.00 WIB. 3 kendaraan itu antara lain Bus Sugeng Rahayu nopol W 7359 UP, dikemudikan M Fahrul Khoirul (30), warga Kelurahan Trate, Kabupaten Gresik, Bus Sumber Selamat nopol W 7332 UP, dengan […]

    Bagikan
  • Demonstrasi Aliansi Ponorogo Bergerak Batal, Ada Penyusup?

    Demonstrasi Aliansi Ponorogo Bergerak Batal, Ada Penyusup?

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi demonstrasi besar-besaran yang sedianya digelar oleh Aliansi Ponorogo Bergerak di depan Kantor DPRD Ponorogo, Senin (01/09/2025), dipastikan batal dilaksanakan. Pembatalan tersebut diklaim terjadi karena adanya indikasi penyusup yang berusaha masuk dan berpotensi memicu kericuhan. Informasi resmi mengenai penundaan aksi ini disampaikan melalui akun Instagram @aliansiponorogobergerak. Seorang anggota aliansi yang enggan […]

    Bagikan
  • LMBI Seri Pertama 2026 Digelar di Temboro, Magetan, Perkuat Sport Tourism dan Gaungkan Olahraga Tradisi

    LMBI Seri Pertama 2026 Digelar di Temboro, Magetan, Perkuat Sport Tourism dan Gaungkan Olahraga Tradisi

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro kembali dipercaya menjadi tuan rumah Liga Memanah Berkuda Indonesia (LMBI) Seri 1 Tahun 2026. Ajang ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Magetan yang menilai event tersebut berperan penting dalam pengembangan olahraga tradisional, pembinaan atlet, sekaligus penguatan identitas daerah. Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, menyampaikan bahwa penyelenggaraan […]

    Bagikan
  • Harga Telur Lesu, Peternak Ayam Petelur di Magetan Terpaksa Gadai Sertifikat hingga Jual Sapi demi Bertahan

    Harga Telur Lesu, Peternak Ayam Petelur di Magetan Terpaksa Gadai Sertifikat hingga Jual Sapi demi Bertahan

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sejumlah peternak ayam petelur di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali menghadapi tekanan ekonomi setelah penjualan telur mengalami perlambatan dalam beberapa pekan terakhir. Meski harga telur sempat membaik, kondisi tersebut belum mampu menutup kerugian yang telah mereka alami selama berbulan-bulan akibat tingginya biaya produksi dan rendahnya harga jual. Di Kelurahan Alas Tuwo, […]

    Bagikan
expand_less