Berita Terkini
Trending Tags

Disembunyikan di Kaki, Penyelundupan HP ke Lapas Madiun Berhasil Digagalkan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • visibility 206
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas Lapas Kelas I Madiun menggagalkan upaya penyelundupan 4 unit HP didalam Lapas. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun menggagalkan upaya penyelundupan barang terlarang berupa empat unit telepon genggam dan empat charger yang dibawa oleh dua orang pengunjung, Kamis (12/2/2026). Barang terlarang tersebut disembunyikan dengan modus ditempel menggunakan lakban pada bagian kaki dan ditutupi celana panjang. Hal itu guna mengelabui petugas saat pemeriksaan.

Upaya penyelundupan terungkap saat petugas melaksanakan pemeriksaan badan terhadap setiap pengunjung yang akan memasuki area lapas. Pemeriksaan dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Petugas mencurigai adanya kejanggalan pada bagian kaki pengunjung. Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, petugas menemukan dan mengamankan barang bukti berupa telepon genggam dan charger yang disembunyikan.

“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kewaspadaan dan kedisiplinan petugas dalam menjalankan prosedur pemeriksaan menjadi kunci utama dalam mencegah masuknya barang terlarang. Kami berkomitmen menjaga Lapas tetap aman dan kondusif,” ujar Kepala Lapas Kelas I Madiun, Andi Wijaya Rivai.

Image Not Found
4 buah HP yang berhasil diamankan Petugas Lapas kelas 1 Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Kelas I Madiun, Andri Setiawan, menegaskan bahwa pengawasan dan pemeriksaan terhadap pengunjung akan terus diperketat. “Pemeriksaan badan maupun barang bawaan pengunjung dilakukan secara rutin dan menyeluruh sebagai langkah deteksi dini untuk menutup celah penyelundupan serta menjaga keamanan lingkungan pemasyarakatan,” katanya.

Pihak Lapas Kelas I Madiun mengimbau masyarakat dan pengunjung untuk mematuhi seluruh aturan yang berlaku serta tidak mencoba membawa barang terlarang ke dalam lapas. Upaya peningkatan pengawasan dan profesionalitas petugas akan terus dilakukan guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban.(Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Bakal Bangun  Rest Area di Perbatasan Nganjuk–Madiun

    Pemkab Madiun Bakal Bangun  Rest Area di Perbatasan Nganjuk–Madiun

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun tengah menyusun dokumen kajian rencana pembangunan rest area di kawasan By Pass perbatasan Madiun – Nganjuk yang terletak di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan. Di lahan seluas sekitar 50.648 meter persegi aset milik PT KAI Daop 7 Madiun bakal terbangun rest area sebagai sarana peristirahatan bagi pengguna jalan […]

    Bagikan
  • Hasil Uji Kasus Dugaan Keracunan MBG di Magetan, Diduga Ada Bakteri dari Alat Masak

    Hasil Uji Kasus Dugaan Keracunan MBG di Magetan, Diduga Ada Bakteri dari Alat Masak

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hasil uji laboratorium terkait kasus dugaan keracunan makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa belasan siswa di SDN 2 Kediren, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, akhirnya terungkap. Pemerintah setempat memastikan tidak ada kandungan bakteri berbahaya dalam makanan yang dikonsumsi siswa. Namun hasil uji ditemukan indikasi kuat adanya kontaminasi dari alat […]

    Bagikan
  • Pengadaan 45 Miliar Rupiah di Dinkes Kabupaten Madiun Disorot, Dinilai Berpotensi Jadi Temuan Audit

    Pengadaan 45 Miliar Rupiah di Dinkes Kabupaten Madiun Disorot, Dinilai Berpotensi Jadi Temuan Audit

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kegiatan pengadaan barang dan jasa di Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun tahun anggaran 2026 senilai sekitar Rp45 miliar disorot. Pengadaan tersebut dinilai berpotensi menjadi temuan audit hingga berujung pada persoalan hukum jika ditemukan unsur pelanggaran. Sorotan itu berkaitan dengan dugaan perbedaan antara pencatatan dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) dan pelaksanaan […]

    Bagikan
  • Dugaan Korupsi Dana BOS, Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo Ditahan

    Dugaan Korupsi Dana BOS, Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo Ditahan

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo — Tabir dugaan korupsi dana bantuan operasional sekolah (BOS) di SMK PGRI 2 Ponorogo akhirnya tersingkap. Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo resmi menahan Syamhudi Arifin, Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo, Senin (28/04/2025). Penahanan tersebut dilakukan setelah yang bersangkutan menjalani pemeriksaan maraton sejak pukul 10.00 WIB. Penyidik akhirnya memutuskan untuk menahan Syamhudi Arifin […]

    Bagikan
  • Lanjutkan Penggeledahan di Kota Madiun, KPK Sasar Kantor DPUPR

    Lanjutkan Penggeledahan di Kota Madiun, KPK Sasar Kantor DPUPR

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan penggeledahan di Kota Madiun pada Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Penyidik lembaga antirasuah kali ini mendatangi Kantor Dinas PUPR Kota Madiun, di Gedung Graha Krida Praja, Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman. Pantauan tim Sinergiamediatama, petugas KPK keluar dari kantor bersama salah satu […]

    Bagikan
  • Jelang Akhir Musim Giling, Gula Petani Masih Menumpuk di Gudang dan Belum Terbayar

    Jelang Akhir Musim Giling, Gula Petani Masih Menumpuk di Gudang dan Belum Terbayar

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Menjelang musim giling tebu berakhir, ribuan ton gula milik petani masih menumpuk di gudang pabrik gula (PG) wilayah Madiun Raya, seperti di PG Purwodadi Magetan dan PG Pagotan. Kondisi ini membuat pembayaran hasil panen petani tertunda karena gula belum terserap pasar. Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia […]

    Bagikan
expand_less