Berita Terkini
Trending Tags

Posisi Hilal Minus 1 Derajat, Awal Ramadan 1447 H Belum Terlihat di Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • visibility 588
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan 1447 Hijriah di Balai Rukyah Ibnu Syatir, Pondok Pesantren Pondok Pesantren Al-Islam Joresan, Kecamatan Mlarak. Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia Kabupaten Kabupaten Ponorogo menggelar rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan 1447 Hijriah, Selasa (17/2/2026).

Pemantauan hilal dilaksanakan di Balai Rukyah Ibnu Syatir, Pondok Pesantren Pondok Pesantren Al-Islam Joresan, Kecamatan Mlarak. Sejak pukul 16.00 WIB, petugas Kemenag bersama sejumlah pihak terkait telah bersiaga di lokasi yang berada di ketinggian sekitar 140 meter di atas permukaan laut.

Sejumlah peralatan observasi dipasang untuk mendukung proses pemantauan. Pengamatan dilakukan saat matahari mulai terbenam. Namun, hingga waktu yang ditentukan, hilal tidak berhasil terlihat.

Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kemenag Ponorogo, Thohari, menyatakan bahwa posisi hilal berada di bawah ufuk. “Hilal tidak terlihat. Posisinya minus satu derajat,” ujar Thohari, Selasa (17/2/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan rukyatul hilal ini dilaksanakan berdasarkan penunjukan Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur terkait pemantauan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah.

Secara nasional, Kemenag bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyiapkan 133 titik pemantauan hilal. Sebanyak 96 titik dipantau oleh Kemenag, sementara 37 titik lainnya oleh BMKG.

Kolaborasi tersebut bertujuan memastikan penetapan awal Ramadan secara astronomis dan syar’i, sehingga masyarakat memperoleh kepastian dalam menyambut bulan suci.

“Di Jawa Timur terdapat 21 titik rukyah, salah satunya di Ponorogo,” kata Thohari.

Berdasarkan data hisab, posisi hilal saat matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia berada di bawah ufuk dengan ketinggian sekitar minus 1 derajat 11 menit 47 detik. Kondisi ini belum memenuhi kriteria imkanur rukyah atau kemungkinan hilal dapat terlihat.

Di lokasi pemantauan Joresan, posisi geografis berada pada lintang 7°55’ LS dan bujur 111°30’ BT, dengan tinggi tempat 140 meter. Ijtimak tercatat terjadi pada Selasa (17/2/2026) pukul 19.01 WIB. Matahari terbenam pada pukul 17.59 WIB, sedangkan bulan terbenam pada pukul 17.55 WIB.

“Sekitar pukul 17.54 WIB, sesuai hasil perhitungan, kami memastikan kepada seluruh saksi bahwa hilal tidak terlihat. Posisinya minus satu derajat,” tegasnya.

Hasil pemantauan tersebut selanjutnya dilaporkan ke Kemenag pusat sebagai bahan sidang isbat penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah.

Terkait potensi perbedaan awal puasa, Thohari mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan toleransi.

“Ramadan adalah momentum mempererat persaudaraan. Perbedaan hendaknya disikapi dengan saling menghormati dan menjaga kerukunan, jangan sampai menjadi pemicu perpecahan,” pungkasnya.(ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPBD Madiun Petakan Wilayah Rawan Kekeringan, Perkuat Mitigasi Hadapi Kemarau Panjang 2026

    BPBD Madiun Petakan Wilayah Rawan Kekeringan, Perkuat Mitigasi Hadapi Kemarau Panjang 2026

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun mulai memperkuat langkah mitigasi menghadapi musim kemarau 2026 yang diprediksi berlangsung lebih panjang dibanding tahun sebelumnya. Sedikitnya 20 titik wilayah telah dipetakan sebagai daerah yang berpotensi mengalami kekeringan. Sementara kawasan hutan di sejumlah kecamatan juga menjadi perhatian khusus karena rawan kebakaran hutan dan lahan […]

    Bagikan
  • Ponorogo Gaspol! 307 Koperasi Merah Putih Resmi Jalan, Kantongi Bonus Rp. 2 Miliar dari Pemprov

    Ponorogo Gaspol! 307 Koperasi Merah Putih Resmi Jalan, Kantongi Bonus Rp. 2 Miliar dari Pemprov

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Koperasi Merah Putih (KMP) resmi mulai beroperasi di 307 desa dan kelurahan di Kabupaten Ponorogo. Peluncuran dilakukan serentak oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, pada Senin (21/07/2025) lalu. Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Agus Pramono, menyampaikan bahwa keberadaan KMP diharapkan mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat desa. “Kami berharap koperasi ini segera berjalan […]

    Bagikan
  • Pemilik Rumah Terbakar Saat Berusaha Padamkan Api di Rumahnya

    Pemilik Rumah Terbakar Saat Berusaha Padamkan Api di Rumahnya

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Nasib nahas menimpa Sugeng Atmojo (55), warga Desa Nambak, Kecamatan Bungkal, Ponorogo. Ia mengalami luka bakar serius saat berusaha memadamkan api yang membakar rumahnya sendiri pada Rabu (8/10/2025) malam. Korban diketahui mengalami luka bakar hingga 75 persen di bagian kaki, dada, dan leher. Sugeng yang tinggal seorang diri berusaha menyelamatkan rumahnya […]

    Bagikan
  • TKD Dipangkas Rp. 243 Miliar, DPRD Ponorogo Ingatkan Pemkab Tak Salah Prioritas

    TKD Dipangkas Rp. 243 Miliar, DPRD Ponorogo Ingatkan Pemkab Tak Salah Prioritas

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemangkasan Transfer Keuangan Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat mendapat perhatian serius dari DPRD Ponorogo. Dewan meminta eksekutif berhati-hati dalam menyusun skala prioritas anggaran, agar program pembangunan tidak terganggu secara signifikan. Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno mengatakan, total pemangkasan TKD mencapai Rp. 243,1 miliar. Jumlah tersebut berasal dari berbagai pos, mulai […]

    Bagikan
  • Lilik Sudaryati Temui Kyai Tantowi di Ponpes Al Fatah, Bahas Surat Presiden 1998 dan Dana Nusantara

    Lilik Sudaryati Temui Kyai Tantowi di Ponpes Al Fatah, Bahas Surat Presiden 1998 dan Dana Nusantara

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Sinergi | Magetan – Figur publik yang populer pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an, Lilik Sudaryati, kembali mencuri perhatian publik setelah melakukan silaturahmi ke Ndalem Umi Fatim Pondok Pesantren Al Fatah, Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Rabu (24/12/2025) pagi. Kunjungannya berlangsung hangat dalam dialog bersama Kyai Tantowi, salah satu sesepuh pesantren tersebut. Pertemuan itu […]

    Bagikan
  • Start Duluan, Tiga Nama Ajukan SKCK untuk Syarat Calon Wakil Bupati Ponorogo

    Start Duluan, Tiga Nama Ajukan SKCK untuk Syarat Calon Wakil Bupati Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Persaingan menuju kursi Wakil Bupati Ponorogo mulai menunjukkan tanda-tanda. Sedikitnya tiga nama telah lebih dulu mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) sebagai salah satu persyaratan pencalonan. Tiga nama tersebut yakni Barno, Kepala Desa Bringinan, Kecamatan Jambon; M. Hasim, advokat asal Desa Bajang, Kecamatan Mlarak; serta Ir. Nyoto Wiyono, mantan birokrat Pemerintah […]

    Bagikan
expand_less