Berita Terkini
Trending Tags

Pengasuh Ponpes di Ngawi Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Tiga Santriwati

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 1.593
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tiga santriwati laporkan pengasuh ponpes ke Polres Ngawi. (22/5/2026), Foto : Istimewa

Sinergia | Ngawi – Seorang pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Ngawitan Sunan Kalijogo di Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, dilaporkan ke polisi atas dugaan pencabulan terhadap tiga santriwati. Terlapor diketahui adalah DAN (50).

Kasus ini kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ngawi setelah para korban resmi melapor pada Jumat (22/5/2026) pagi. Polisi pun langsung bergerak cepat dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lingkungan pondok pesantren, termasuk memeriksa kamar pribadi terlapor.

Dalam proses olah TKP, petugas dari Satreskrim Polres Ngawi dibantu anggota Polsek Widodaren menyisir sejumlah ruangan di area ponpes untuk mencari petunjuk terkait dugaan tindak pidana tersebut. Hingga pemeriksaan berlangsung, belum ada barang bukti yang diamankan dari lokasi.

Laporan dugaan pencabulan itu diajukan tiga santriwati berinisial P (21), Z (21), dan D (21). Ketiganya datang ke Polres Ngawi didampingi perwakilan organisasi masyarakat Yakuza Maneges Ngawi pimpinan Gus Thuba.

Usai membuat laporan, para korban langsung menjalani visum di RS Widodo Ngawi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Perwakilan Yakuza Maneges Ngawi, Dwi Kurniawan Muarif, mengatakan pihaknya mendampingi ketiga korban untuk melapor karena diduga mengalami tindakan pencabulan oleh pengasuh pondok pesantren.

“Ketiga korban kita dampingi lapor ke Polres Ngawi. Diduga pelaku pengasuh ponpes. Korban juga sudah divisum di Rumah Sakit Widodo Ngawi,” ujarnya.

Berdasarkan pengakuan korban, dugaan pencabulan disebut terjadi berulang kali sejak 2024 hingga 2025. Modus yang digunakan terlapor yakni memanggil korban satu per satu ke sebuah ruangan untuk mengikuti mujahadah atau kegiatan spiritual pada dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Di dalam ruangan tersebut, korban mengaku mendapat perlakuan tidak senonoh, mulai dari perabaan hingga dugaan persetubuhan.

Kapolres Ngawi, Prayoga Angga Widyatama, membenarkan adanya laporan tersebut. Polisi saat ini masih melakukan pendalaman dan memeriksa sejumlah pihak, termasuk terlapor.

Image Not Found
Polisi selidiki dugaan pencabulan santriwati di ponpes wilayah Ngawi. (22/5/2026), Foto : Istimewa

“Dari semalam kita sudah mendapat informasi dari Gus Thuba dan petugas juga sudah cek lokasi. Korban yang melapor sementara tiga santriwati. Terlapor masih kita mintai keterangan,” kata Prayoga.

Setelah dilakukan komunikasi dengan penyidik, terlapor diketahui mendatangi kantor Satreskrim Polres Ngawi dengan didampingi kuasa hukumnya untuk menjalani pemeriksaan.

Sementara itu, informasi yang dihimpun menyebut jumlah korban diduga lebih dari tujuh santriwati. Namun hingga kini baru tiga korban yang berani melapor secara resmi ke pihak kepolisian.

Polisi memastikan proses penyelidikan akan terus dilakukan guna mengungkap seluruh fakta dalam kasus tersebut sekaligus memberikan perlindungan kepada para korban. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stasiun Magetan Makin Sibuk! Ribuan Penumpang Turun Naik, Ini Alasannya!

    Stasiun Magetan Makin Sibuk! Ribuan Penumpang Turun Naik, Ini Alasannya!

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Tidak banyak yang menyangka, Stasiun Magetan yang dahulu bernama Stasiun Barat kini menjelma menjadi simpul penting transportasi kereta api di jalur selatan Jawa. Terletak di Desa Karangsono, Kecamatan Barat, stasiun ini bukan sekadar titik pemberhentian melainkan bagian strategis dari mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi regional. Pada tahun 2025, jumlah penumpang […]

    Bagikan
  • Sering Gedor Gedor Kaca Mobil, Pengemis Tanpa Identitas Disikat Sat Pol PP Madiun

    Sering Gedor Gedor Kaca Mobil, Pengemis Tanpa Identitas Disikat Sat Pol PP Madiun

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Seorang pengemis tanpa identitas yang kerap bertindak meresahkan pengguna jalan di kawasan traffic light Jalan Ahmad Yani, Caruban, berhasil diamankan petugas Satpol PP Kabupaten Madiun. Aksi pengemis tersebut sempat dikeluhkan warga karena dianggap mengganggu ketertiban. Ia dilaporkan sering mencoret hingga menggedor kaca kendaraan di lampu merah, sehingga membuat resah para pengendara. […]

    Bagikan
  • Renovasi Panti Asuhan Kanzul Huda Rampung, Korem 081/DSJ Serahkan Hasil Pembangunan

    Renovasi Panti Asuhan Kanzul Huda Rampung, Korem 081/DSJ Serahkan Hasil Pembangunan

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Korem 081/Dhirotsaha Jaya (DSJ) menuntaskan renovasi Panti Asuhan Kanzul Huda di Desa Gundik, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo. Proyek renovasi yang berlangsung hampir dua bulan itu resmi selesai 100 persen dan diserahkan kepada pengelola panti pada Rabu (10/6/2026). Komandan Korem (Danrem) 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengatakan, renovasi dilakukan untuk meningkatkan kelayakan […]

    Bagikan
  • Agung Tri Winarto Sulap Gorong-Gorong Jadi Kolam Lele, Efisien dan Menguntungkan

    Agung Tri Winarto Sulap Gorong-Gorong Jadi Kolam Lele, Efisien dan Menguntungkan

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Inovasi unik dilakukan oleh Agung Tri Winarto, warga Perumahan Jatiwangi Regency, Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Ia sukses mengembangkan budidaya ikan lele dengan media yang tidak biasa, yakni menggunakan gorong-gorong sebagai pengganti kolam terpal. Agung mulai menjalankan sistem ini sejak satu tahun terakhir. Menurutnya, penggunaan gorong-gorong memiliki banyak keunggulan […]

    Bagikan
  • Rekonstruksi Pembunuhan di Goa Lowo, Suami Perankan 21 Adegan

    Rekonstruksi Pembunuhan di Goa Lowo, Suami Perankan 21 Adegan

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Satreskrim Polres Ponorogo menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan perempuan yang jasadnya ditemukan di kawasan hutan Goa Lowo, Kecamatan Sampung, Kamis (21/08/2025). Tersangka Hartono (38), yang tak lain adalah suami korban, memperagakan 21 adegan mulai dari penjemputan hingga eksekusi korban, Alip Rahayu Arianti (30). Rekonstruksi dilakukan di tiga lokasi. Pertama, di pertigaan Somoroto, […]

    Bagikan
  • Pemkab Ponorogo Targetkan Stunting Turun Jadi 4 Persen

    Pemkab Ponorogo Targetkan Stunting Turun Jadi 4 Persen

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menargetkan angka prevalensi stunting turun hingga 4 persen pada 2025. Saat ini, prevalensi stunting di Bumi Reog masih berada di angka 8 persen atau sekitar 3.000 anak mengalami kekerdilan. Target tersebut disampaikan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dalam pertemuan koordinasi fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) yang digelar Dinas […]

    Bagikan
expand_less