Berita Terkini
Trending Tags

Harga Cabai Rawit di Ngawi Menembus Rp120 Ribu per Kilogram, Warga Mengeluh Beban Belanja Saat Ramadan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • visibility 212
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Harga cabai rawit Di Pasar Besar Ngawi melonjak tajam pada awal Ramadan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Ngawi melonjak tajam pada awal Ramadan. Di Pasar Besar Ngawi, komoditas ini kini dijual Rp120 ribu per kilogram, naik signifikan dari harga sebelumnya Rp95 ribu. Kenaikan tersebut membuat harga cabai setara dengan harga daging sapi yang juga berada di kisaran Rp120 ribu per kilogram.

Sebelum memasuki Ramadan, harga cabai rawit sempat turun dari Rp100 ribu menjadi Rp95 ribu per kilogram. Namun memasuki bulan puasa, harga justru kembali melesat. Bahkan di tingkat eceran, cabai rawit dijual lebih tinggi, yakni antara Rp125 ribu hingga Rp130 ribu per kilogram.

Tidak hanya cabai rawit, cabai merah keriting juga mengalami kenaikan. Dari sebelumnya Rp35 ribu, kini naik menjadi Rp50 ribu per kilogram. Lonjakan ini langsung dikeluhkan warga karena berimbas pada kebutuhan dapur sehari-hari.

Suryani, salah satu warga, mengaku terpaksa mengurangi pembelian. “Cabai mahal sekali, harganya sama seperti daging sapi. Mau tidak mau kami harus mengurangi belanja cabai,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).

Keluhan serupa disampaikan Winarti. Menurutnya, hampir semua kebutuhan dapur mengalami kenaikan. “Yang banyak dikeluhkan warga itu semua harga naik. Tapi kami paham mungkin barangnya memang susah, termasuk cabai yang sekarang tembus Rp120 ribu,” katanya.

Image Not Found
Harga Cabai Rawit di Ngawi Menembus Rp120 Ribu per Kilogram. Foto : Kusnanto-Sinergia

Dari sisi pedagang, kondisi ini sudah berlangsung beberapa hari terakhir. Bagus Widiyantoro, pedagang di pasar, menyebut cabai merupakan komoditas yang paling tinggi kenaikannya. “Ramadan ini cabai yang paling naik, sekarang sampai Rp120 ribu. Padahal sebelumnya Rp100 ribu dan sempat turun ke Rp95 ribu. Komoditas lain seperti telur dan bawang merah juga ikut naik,” jelasnya.

Selain cabai, sejumlah kebutuhan pokok lain juga mengalami kenaikan harga. Telur ayam yang sebelumnya dijual Rp28–29 ribu, kini menjadi Rp31 ribu per kilogram. Daging ayam naik dari Rp40 ribu menjadi Rp42 ribu per kilogram, sementara bawang merah yang semula Rp38 ribu kini mencapai Rp45 ribu per kilogram.

Kenaikan harga bahan pangan di awal Ramadan ini diprediksi masih akan berlanjut, bergantung pada pasokan di tingkat petani dan distribusi ke pasar tradisional.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Layanan Adminduk di Kecamatan Kembali Dibuka, Akses Warga Kini Lebih Mudah

    Layanan Adminduk di Kecamatan Kembali Dibuka, Akses Warga Kini Lebih Mudah

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Setelah terhenti sejak Maret 2025, pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) di tingkat kecamatan di Kabupaten Magetan akhirnya kembali berjalan. Mulai November 2025, warga di sejumlah wilayah dapat kembali mengurus berbagai dokumen tanpa harus mendatangi Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Magetan. Disdukcapil Magetan memastikan bahwa dari 18 kecamatan, 10 diantaranya kembali […]

    Bagikan
  • 40 KK di Madiun Terisolir dan 1 Bangunan Rumah Tertimpa Material Longsor

    40 KK di Madiun Terisolir dan 1 Bangunan Rumah Tertimpa Material Longsor

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Sebanyak 40 kepala keluarga (KK) di Dusun Tegir, Desa Padas, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terisolir akibat longsor yang menutup akses jalan utama desa, Rabu (29/10/2025). Longsor dipicu hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak dua hari terakhir. Material longsor berupa rumpun bambu dan tanah menimpa jalan […]

    Bagikan
  • Suara Knalpot Brong di Jalur Sarangan–Cemorosewu Dikeluhkan Wisatawan

    Suara Knalpot Brong di Jalur Sarangan–Cemorosewu Dikeluhkan Wisatawan

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Suasana jalur tembus Sarangan–Cemorosewu, Jawa Timur, berubah drastis pada akhir pekan ini. Biasanya tenang, rute menuju kawasan wisata alam tersebut dipenuhi deru ratusan hingga ribuan motor dua-tak (2-stroke) yang mengikuti Kopdar Camp 78. Alih-alih membawa kesan meriah, kebisingan suara knalpot justru memicu keresahan. Wisatawan asal Solo, Hariyadi, yang sedang menuju […]

    Bagikan
  • Antisipasi Barang Terlarang, Lapas I Madiun Gelar Sidak Kamar Hunian Napi

    Antisipasi Barang Terlarang, Lapas I Madiun Gelar Sidak Kamar Hunian Napi

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban, Lapas Kelas I Madiun melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pada kamar hunian warga binaan, Jumat (02/05/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Lapas I Madiun dalam memberantas peredaran barang terlarang di dalam lapas. Sidak oleh petugas gabungan ini melakukan pemeriksaan secara menyeluruh di sejumlah […]

    Bagikan
  • Kerajinan Kulit Ecoprint Asal Magetan Tembus Pasar Global, Omzet Puluhan Juta per Bulan photo_camera 4

    Kerajinan Kulit Ecoprint Asal Magetan Tembus Pasar Global, Omzet Puluhan Juta per Bulan

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 444
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan tak hanya dikenal dengan panorama alamnya, tetapi juga memiliki potensi besar di sektor industri kreatif. Salah satunya datang dari kerajinan kulit bermotif ecoprint yang kini mulai mencuri perhatian pasar nasional hingga internasional. Teknik ecoprint yang lazim diterapkan pada kain, di tangan pengrajin Magetan justru dikembangkan pada media kulit sapi […]

    Bagikan
  • Relokasi Kios ke Dalam Terminal Purboyo Berbuah Manis, Omzet Pedagang Naik 100 Persen

    Relokasi Kios ke Dalam Terminal Purboyo Berbuah Manis, Omzet Pedagang Naik 100 Persen

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Para pedagang di Terminal Tipe A Purboyo Madiun kini bisa tersenyum. Setelah bertahun-tahun berjualan di luar kawasan terminal, kini kios mereka telah direlokasi ke dalam area terminal. Kebijakan tersebut memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan penghasilan para pedagang. Sudah tiga minggu kios-kios baru tersebut berdiri di dalam terminal dan para pedagang […]

    Bagikan
expand_less