Berita Terkini
Trending Tags

Harga Cabai Rawit di Ngawi Menembus Rp120 Ribu per Kilogram, Warga Mengeluh Beban Belanja Saat Ramadan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • visibility 156
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Harga cabai rawit Di Pasar Besar Ngawi melonjak tajam pada awal Ramadan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Ngawi melonjak tajam pada awal Ramadan. Di Pasar Besar Ngawi, komoditas ini kini dijual Rp120 ribu per kilogram, naik signifikan dari harga sebelumnya Rp95 ribu. Kenaikan tersebut membuat harga cabai setara dengan harga daging sapi yang juga berada di kisaran Rp120 ribu per kilogram.

Sebelum memasuki Ramadan, harga cabai rawit sempat turun dari Rp100 ribu menjadi Rp95 ribu per kilogram. Namun memasuki bulan puasa, harga justru kembali melesat. Bahkan di tingkat eceran, cabai rawit dijual lebih tinggi, yakni antara Rp125 ribu hingga Rp130 ribu per kilogram.

Tidak hanya cabai rawit, cabai merah keriting juga mengalami kenaikan. Dari sebelumnya Rp35 ribu, kini naik menjadi Rp50 ribu per kilogram. Lonjakan ini langsung dikeluhkan warga karena berimbas pada kebutuhan dapur sehari-hari.

Suryani, salah satu warga, mengaku terpaksa mengurangi pembelian. “Cabai mahal sekali, harganya sama seperti daging sapi. Mau tidak mau kami harus mengurangi belanja cabai,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).

Keluhan serupa disampaikan Winarti. Menurutnya, hampir semua kebutuhan dapur mengalami kenaikan. “Yang banyak dikeluhkan warga itu semua harga naik. Tapi kami paham mungkin barangnya memang susah, termasuk cabai yang sekarang tembus Rp120 ribu,” katanya.

Image Not Found
Harga Cabai Rawit di Ngawi Menembus Rp120 Ribu per Kilogram. Foto : Kusnanto-Sinergia

Dari sisi pedagang, kondisi ini sudah berlangsung beberapa hari terakhir. Bagus Widiyantoro, pedagang di pasar, menyebut cabai merupakan komoditas yang paling tinggi kenaikannya. “Ramadan ini cabai yang paling naik, sekarang sampai Rp120 ribu. Padahal sebelumnya Rp100 ribu dan sempat turun ke Rp95 ribu. Komoditas lain seperti telur dan bawang merah juga ikut naik,” jelasnya.

Selain cabai, sejumlah kebutuhan pokok lain juga mengalami kenaikan harga. Telur ayam yang sebelumnya dijual Rp28–29 ribu, kini menjadi Rp31 ribu per kilogram. Daging ayam naik dari Rp40 ribu menjadi Rp42 ribu per kilogram, sementara bawang merah yang semula Rp38 ribu kini mencapai Rp45 ribu per kilogram.

Kenaikan harga bahan pangan di awal Ramadan ini diprediksi masih akan berlanjut, bergantung pada pasokan di tingkat petani dan distribusi ke pasar tradisional.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Damkar dan Relawan Evakuasi Kambing Tercebur ke Sumur Sedalam 13 Meter

    Damkar dan Relawan Evakuasi Kambing Tercebur ke Sumur Sedalam 13 Meter

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seekor kambing milik Katiyem (70), warga Desa Gerih, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi, tercebur ke dalam sumur sedalam kurang lebih 13 meter. Kambing tersebut biasanya dilepasliarkan di area belakang rumah yang berpagar. Namun, pada Senin (27/10/2025) siang, kambing itu ditemukan dalam kondisi lemas di dasar sumur. “Biasanya memang dilepasliarkan di belakang rumah. […]

    Bagikan
  • Polisi Selidiki Tas Berisi 155 Amunisi Ditemukan di Tol Ngawi–Kertosono

    Polisi Selidiki Tas Berisi 155 Amunisi Ditemukan di Tol Ngawi–Kertosono

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah tas kain berwarna kuning berisi 155 butir peluru ditemukan di KM 604A Tol Ngawi–Kertosono, tepatnya di wilayah Desa Glonggong, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jumat (15/08/2025). Polisi segera melakukan penyelidikan untuk melacak pemilik tas dan asal-usul amunisi tersebut. Kanit Pidum Satreskrim Polres Madiun, Ipda Ichsan Novianto, membenarkan penemuan yang pertama […]

    Bagikan
  • R-APBD 2026, Proyeksi Pendapatan Daerah Rp. 1,108 Triliun, Belanja Daerah Rp. 1,168 Triliun

    R-APBD 2026, Proyeksi Pendapatan Daerah Rp. 1,108 Triliun, Belanja Daerah Rp. 1,168 Triliun

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 Kota Madiun mulai memasuki tahap pembahasan. Hal ini ditandai dengan penyampaian Nota Keuangan Wali Kota Madiun atas Raperda APBD 2026 dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Madiun, Senin (15/09/2025). Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, mengungkapkan proyeksi pendapatan daerah pada tahun […]

    Bagikan
  • Petugas Gabungan Evakuasi Batu Jumbo Timpa Rumah di Slahung

    Petugas Gabungan Evakuasi Batu Jumbo Timpa Rumah di Slahung

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo Minggu (23/2/2025) meninjau batu berukuran jumbo jatuh dari tebing setinggi 50 meter yang longsor menimpa rumah milik Sunarto di Desa Ngilo Ilo, Kecamatan Slahung, Ponorogo, Sabtu (22/02/2025) kemarin. Batu tersebut menyebabkan kerusakan cukup parah. Polres dan BPBD Ponorogo kini fokus pada pemecahan batu tersebut […]

    Bagikan
  • Ribuan ASN Ponorogo Berdesak-desakan Saat Halal Bihalal

    Ribuan ASN Ponorogo Berdesak-desakan Saat Halal Bihalal

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, memadati halaman rumah dinas bupati untuk mengikuti acara halal bihalal yang digelar pada Selasa pagi (08/04/2025). Acara silaturahmi dengan Bupati Sugiri Sancoko dan jajaran pejabat Pemkab itu diwarnai insiden desak-desakan saat para ASN mencoba masuk ke lokasi. Massa ASN yang […]

    Bagikan
  • Kejari Ngawi Tetapkan Seorang Notaris Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Pajak Pembebasan Lahan PT GFT Indonesia

    Kejari Ngawi Tetapkan Seorang Notaris Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi Pajak Pembebasan Lahan PT GFT Indonesia

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi kembali mengungkap perkembangan baru dalam kasus dugaan korupsi terkait pembebasan lahan PT GFT Indonesia Investment. Seorang Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)/Notaris, Nafiatur Rohmah (43), resmi ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan. Nafiatur diduga terlibat dalam manipulasi penerimaan pajak daerah terkait proses pembebasan lahan untuk pembangunan pabrik mainan […]

    Bagikan
expand_less