Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Tragis! Usai Mengaji, Dua Bocah di Ponorogo Tenggelam

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 369
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dua bocah tewas tenggelam masuk kekubangan air di Siman, Kabupaten Ponorogo. (8/4/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Peristiwa tragis menimpa dua bocah laki-laki di Desa Madusari, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Rabu (8/4/2026) sore. Keduanya meninggal dunia setelah tenggelam di kubangan air yang berada di lahan kosong tak jauh dari masjid tempat mereka mengaji.

Kedua korban diketahui berinisial MAJ (6), dan MA (6). Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, saat keduanya tengah beristirahat usai mengikuti kegiatan mengaji di masjid.

Diduga, saat waktu istirahat, kedua bocah tersebut bermain di sekitar kubangan air sambil mencari ikan. Namun nahas, keduanya terpeleset dan jatuh ke dalam kubangan yang memiliki diameter sekitar 4 meter dengan kedalaman kurang lebih 2 meter.

Salah satu rekan korban yang mengetahui kejadian tersebut langsung berlari meminta pertolongan kepada warga sekitar. Warga yang datang berusaha menolong, namun saat ditemukan, kedua korban sudah dalam kondisi tenggelam.

Upaya penyelamatan sempat dilakukan. Satu korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RSUD dr. Harjono Ponorogo.

Ayah korban MAJ, Ari Wahyudi, mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadian yang menimpa anaknya. Saat itu, ia sedang berada di rumah dan hanya mengetahui bahwa anaknya sedang mengaji di masjid yang lokasinya tidak jauh dari tempat tinggalnya.

“Sudah ditolong warga, tapi saya bingung harus bagaimana. Akhirnya langsung dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.

Kapolsek Siman, AKP Nanang Budianto, menjelaskan bahwa dari hasil visum sementara tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban. Namun, dari hasil pemeriksaan diketahui terdapat air yang keluar dari mulut dan hidung korban, yang menguatkan dugaan meninggal akibat tenggelam.

“Tidak ditemukan tanda kekerasan. Dari pemeriksaan, ada air keluar dari mulut dan hidung korban,” jelasnya.

Diduga kuat, kondisi tanah yang licin akibat hujan sebelumnya menjadi salah satu faktor penyebab korban terpeleset. Selain itu, kedua korban juga diketahui tidak bisa berenang.

Usai menjalani visum luar, jenazah kedua korban langsung dibawa pulang oleh keluarga untuk disemayamkan dan dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.

Pihak kepolisian mengimbau kepada para orang tua untuk lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di luar rumah, guna menghindari kejadian serupa terulang kembali. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerak Cepat Satreskrim Polres Madiun Kota Bekuk Pelaku Curanmor

    Gerak Cepat Satreskrim Polres Madiun Kota Bekuk Pelaku Curanmor

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia|Kota Madiun – Kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di Jalan Sikatan Kelurahan Nambangan Lor Kecamatan Manguharjo Kota Madiun pada Minggu (26/01/2025) yang sempat viral di media sosial berhasil diungkap jajaran Satreskrim Polres Madiun Kota. Pelaku curanmor yang terekam CCTV warga berhasil dibekuk Desa Cukir Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang pada Senin (27/01/2025) dan Selasa (28/01/2025). Pelaku […]

    Bagikan
  • Adira Finance Expo di Madiun, Hadirkan Promo Pembiayaan hingga Umrah

    Adira Finance Expo di Madiun, Hadirkan Promo Pembiayaan hingga Umrah

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) menggelar media gathering di Kota Madiun, Kamis (9/4/2026), sebagai bagian dari penguatan program loyalitas bertajuk “Umrah Untuk Sahabat” sekaligus pemanasan menuju gelaran Adira Expo Tebar Promo 2026. Kegiatan ini menjadi langkah perusahaan dalam mendekatkan layanan pembiayaan kepada masyarakat. Khususnya di wilayah dengan minat […]

    Bagikan
  • TPA Winongo Bakal Jadi Kebun Buah, Solusi untuk Ketahanan Pangan 

    TPA Winongo Bakal Jadi Kebun Buah, Solusi untuk Ketahanan Pangan 

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, mempunyai gebrakan baru, yaitu dengan memanfaatkan gunung sampah yang ada di TPA Winongo menjadi gunung buah dan piramida. Gebrakan ini menjadi sebuah konsep pertanian perkotaan yang menggabungkan pertanian produktif dengan penanganan sampah berkelanjutan. Menurut Maidi, seluruh tanaman dan infrastruktur penanaman telah siap. Buah-buahan tidak ditanam langsung […]

    Bagikan
  • Sikap Tenang Gus Wahid Hadapi Potensi PAW oleh PKB Magetan

    Sikap Tenang Gus Wahid Hadapi Potensi PAW oleh PKB Magetan

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suhu politik internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Magetan meningkat setelah beredarnya surat resmi Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap anggota DPRD Magetan, Nur Wahid atau yang akrab disapa Gus Wahid. Langkah politik DPC PKB tersebut memunculkan berbagai spekulasi, mengingat nama Gus Wahid dikenal sebagai tokoh berpengaruh di wilayah timur Magetan. Ditemui di […]

    Bagikan
  • 79 Siswa Jalani Observasi Usai Diduga Keracunan Menu MBG

    79 Siswa Jalani Observasi Usai Diduga Keracunan Menu MBG

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Puluhan siswa dari sejumlah sekolah di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, sedang menjalani observasi medis di Puskesmas Gemarang pada Rabu (26/11/2025). Mereka mengalami gejala mual, muntah, hingga pusing setelah menyantap hidangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat jam istirahat. Data yang dihimpun menunjukkan sedikitnya 79 murid dirawat. Mereka berasal dari beberapa […]

    Bagikan
  • Tujuh Tahun Menunggu, TPA Botok Magetan Tak Kunjung Dibangun, Petani Khawatir Jadi Sarang Hama

    Tujuh Tahun Menunggu, TPA Botok Magetan Tak Kunjung Dibangun, Petani Khawatir Jadi Sarang Hama

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Desa Botok, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, hingga kini belum juga terealisasi. Padahal, proses pengadaan lahan untuk proyek tersebut telah dimulai sejak 2019 atau hampir tujuh tahun lalu. Lahan yang disiapkan untuk pembangunan TPA hingga kini belum digunakan untuk pembangunan fisik. Sebagian kawasan […]

    Bagikan
expand_less