Berita Terkini
Trending Tags

Tragis! Usai Mengaji, Dua Bocah di Ponorogo Tenggelam

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 267
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dua bocah tewas tenggelam masuk kekubangan air di Siman, Kabupaten Ponorogo. (8/4/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Peristiwa tragis menimpa dua bocah laki-laki di Desa Madusari, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Rabu (8/4/2026) sore. Keduanya meninggal dunia setelah tenggelam di kubangan air yang berada di lahan kosong tak jauh dari masjid tempat mereka mengaji.

Kedua korban diketahui berinisial MAJ (6), dan MA (6). Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, saat keduanya tengah beristirahat usai mengikuti kegiatan mengaji di masjid.

Diduga, saat waktu istirahat, kedua bocah tersebut bermain di sekitar kubangan air sambil mencari ikan. Namun nahas, keduanya terpeleset dan jatuh ke dalam kubangan yang memiliki diameter sekitar 4 meter dengan kedalaman kurang lebih 2 meter.

Salah satu rekan korban yang mengetahui kejadian tersebut langsung berlari meminta pertolongan kepada warga sekitar. Warga yang datang berusaha menolong, namun saat ditemukan, kedua korban sudah dalam kondisi tenggelam.

Upaya penyelamatan sempat dilakukan. Satu korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RSUD dr. Harjono Ponorogo.

Ayah korban MAJ, Ari Wahyudi, mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadian yang menimpa anaknya. Saat itu, ia sedang berada di rumah dan hanya mengetahui bahwa anaknya sedang mengaji di masjid yang lokasinya tidak jauh dari tempat tinggalnya.

“Sudah ditolong warga, tapi saya bingung harus bagaimana. Akhirnya langsung dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.

Kapolsek Siman, AKP Nanang Budianto, menjelaskan bahwa dari hasil visum sementara tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban. Namun, dari hasil pemeriksaan diketahui terdapat air yang keluar dari mulut dan hidung korban, yang menguatkan dugaan meninggal akibat tenggelam.

“Tidak ditemukan tanda kekerasan. Dari pemeriksaan, ada air keluar dari mulut dan hidung korban,” jelasnya.

Diduga kuat, kondisi tanah yang licin akibat hujan sebelumnya menjadi salah satu faktor penyebab korban terpeleset. Selain itu, kedua korban juga diketahui tidak bisa berenang.

Usai menjalani visum luar, jenazah kedua korban langsung dibawa pulang oleh keluarga untuk disemayamkan dan dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.

Pihak kepolisian mengimbau kepada para orang tua untuk lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di luar rumah, guna menghindari kejadian serupa terulang kembali. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Gandeng PPI dan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah

    Pemkot Madiun Gandeng PPI dan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Madiun bekerja sama dengan Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dan Bulog Madiun menggelar Gerakan Pangan Murah di Lapak UMKM Ronggo Kelurahan Kelun pada Kamis (13/3/2025). Kegiatan ini sebagai upaya pemerintah untuk menekan kenaikan harga bahan pokok menjelang Lebaran. Gerakan ini menjadi […]

    Bagikan
  • Puluhan Anak-Anak Seru-seruan “Sinau Tani” dan Panen Semangka

    Puluhan Anak-Anak Seru-seruan “Sinau Tani” dan Panen Semangka

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Di tengah panas matahari pagi, tawa puluhan anak-anak riuh terdengar dari lahan pertanian seluas seratus meter persegi di Desa Singgahan, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun. Dengan tangan kecil yang berlumur tanah, mereka belajar menanam cabai, membuat pupuk organik, hingga memetik buah semangka matang langsung dari kebun. Kegiatan ini bukan sekedar bermain […]

    Bagikan
  • Lonjakan Penumpang Libur May Day, KAI Daop 7 Madiun Perketat Pengecekan Lintas

    Lonjakan Penumpang Libur May Day, KAI Daop 7 Madiun Perketat Pengecekan Lintas

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Lonjakan penumpang terjadi di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun selama libur panjang Hari Buruh 2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat puluhan ribu pelanggan memadati stasiun sejak H-1 libur. Hal itu mendorong peningkatan pengawasan operasional di lapangan. Pada Kamis (30/4/2026), total 17.054 penumpang kereta api jarak jauh tercatat menggunakan […]

    Bagikan
  • Kini Ada Barcode Mempermudah Pencarian dan Menjaga Kerapihan

    Kini Ada Barcode Mempermudah Pencarian dan Menjaga Kerapihan

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Madiun, meresmikan Bazar Ramadhan yang digelar oleh Forum UMKM Kecamatan Manguharjo. Selain itu, Wali Kota juga memberikan penghargaan kepada para pemenang Lomba Kebersihan Makam yang diselenggarakan pada bulan lalu. Lomba kebersihan makam ini bertujuan untuk menjaga kebersihan makam-makam […]

    Bagikan
  • Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Tangki Pertamina di Jalur Plaosan–Sarangan

    Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Tangki Pertamina di Jalur Plaosan–Sarangan

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Plaosan–Sarangan, tepatnya di wilayah Desa Pacalan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Minggu (9/11/2025) sekitar pukul 15.30 WIB. Seorang pengendara sepeda motor bernama Sunu Bagus, warga Jalan Kalimantan, Kelurahan Kepolorejo, Kecamatan Magetan, meninggal dunia di tempat setelah terlindas truk tangki Pertamina. Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, korban […]

    Bagikan
  • Pilkada Magetan Makin Memanas, Pengamat Politik Sebut Suara Paslon 2 Akan Jadi Rebutan di Empat TPS

    Pilkada Magetan Makin Memanas, Pengamat Politik Sebut Suara Paslon 2 Akan Jadi Rebutan di Empat TPS

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan untuk menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) di empat TPS yang menjadi objek sengketa dalam Pilkada Magetan 2024. Terkait putusan tersebut, pengamat politik Nuryanto, memberikan pandangannya tentang dinamika yang akan terjadi pada tahap lanjutan pemilihan ini. “Mencermati bahwa PSU di empat TPS tersebut akan sangat mempengaruhi […]

    Bagikan
expand_less