Berita Terkini
Trending Tags

Harga Cabai Rawit di Ngawi Menembus Rp120 Ribu per Kilogram, Warga Mengeluh Beban Belanja Saat Ramadan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • visibility 241
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Harga cabai rawit Di Pasar Besar Ngawi melonjak tajam pada awal Ramadan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Ngawi melonjak tajam pada awal Ramadan. Di Pasar Besar Ngawi, komoditas ini kini dijual Rp120 ribu per kilogram, naik signifikan dari harga sebelumnya Rp95 ribu. Kenaikan tersebut membuat harga cabai setara dengan harga daging sapi yang juga berada di kisaran Rp120 ribu per kilogram.

Sebelum memasuki Ramadan, harga cabai rawit sempat turun dari Rp100 ribu menjadi Rp95 ribu per kilogram. Namun memasuki bulan puasa, harga justru kembali melesat. Bahkan di tingkat eceran, cabai rawit dijual lebih tinggi, yakni antara Rp125 ribu hingga Rp130 ribu per kilogram.

Tidak hanya cabai rawit, cabai merah keriting juga mengalami kenaikan. Dari sebelumnya Rp35 ribu, kini naik menjadi Rp50 ribu per kilogram. Lonjakan ini langsung dikeluhkan warga karena berimbas pada kebutuhan dapur sehari-hari.

Suryani, salah satu warga, mengaku terpaksa mengurangi pembelian. “Cabai mahal sekali, harganya sama seperti daging sapi. Mau tidak mau kami harus mengurangi belanja cabai,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).

Keluhan serupa disampaikan Winarti. Menurutnya, hampir semua kebutuhan dapur mengalami kenaikan. “Yang banyak dikeluhkan warga itu semua harga naik. Tapi kami paham mungkin barangnya memang susah, termasuk cabai yang sekarang tembus Rp120 ribu,” katanya.

Image Not Found
Harga Cabai Rawit di Ngawi Menembus Rp120 Ribu per Kilogram. Foto : Kusnanto-Sinergia

Dari sisi pedagang, kondisi ini sudah berlangsung beberapa hari terakhir. Bagus Widiyantoro, pedagang di pasar, menyebut cabai merupakan komoditas yang paling tinggi kenaikannya. “Ramadan ini cabai yang paling naik, sekarang sampai Rp120 ribu. Padahal sebelumnya Rp100 ribu dan sempat turun ke Rp95 ribu. Komoditas lain seperti telur dan bawang merah juga ikut naik,” jelasnya.

Selain cabai, sejumlah kebutuhan pokok lain juga mengalami kenaikan harga. Telur ayam yang sebelumnya dijual Rp28–29 ribu, kini menjadi Rp31 ribu per kilogram. Daging ayam naik dari Rp40 ribu menjadi Rp42 ribu per kilogram, sementara bawang merah yang semula Rp38 ribu kini mencapai Rp45 ribu per kilogram.

Kenaikan harga bahan pangan di awal Ramadan ini diprediksi masih akan berlanjut, bergantung pada pasokan di tingkat petani dan distribusi ke pasar tradisional.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tipu Janda Lewat TikTok, Pria 55 Tahun asal Madiun Nyaru Anggota TNI

    Tipu Janda Lewat TikTok, Pria 55 Tahun asal Madiun Nyaru Anggota TNI

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Seorang pria berinisial P (55), warga Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, ditangkap aparat Kepolisian Sektor Maospati karena diduga melakukan penipuan terhadap seorang janda dengan modus menyamar sebagai anggota TNI. Kanit Reskrim Polsek Maospati, Iptu Sardi, menyatakan bahwa pelaku diamankan pada Senin (16/06/2025) di rumahnya di wilayah Kabupaten Madiun. Penangkapan ini merupakan […]

    Bagikan
  • Waspada Ular di Pemukiman Warga, Satpol PP-Damkar Terima 40 Laporan

    Waspada Ular di Pemukiman Warga, Satpol PP-Damkar Terima 40 Laporan

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sepanjang April 2025, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kota Madiun menerima lonjakan laporan dari warga terkait kemunculan ular di permukiman. Tak hanya masuk rumah, sejumlah ular dilaporkan memangsa hewan ternak milik warga. Petugas Damkar Kota Madiun, Pandu, mengungkapkan bahwa selama bulan tersebut pihaknya telah […]

    Bagikan
  • Perkara Dugaan Korupsi PSU Perumahan, Pengembang PT PLP Divonis 2 Tahun 10 Bulan Penjara

    Perkara Dugaan Korupsi PSU Perumahan, Pengembang PT PLP Divonis 2 Tahun 10 Bulan Penjara

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Perkara penyalahgunaan prasarana, saranda dan utilitas umum (PSU) Perumahan Puri Asri Lestari Kota Madiun terus bergulir di meja hijau Pengadilan Tipikor Surabaya. 2 terdakwa yakni Han Sutrisno selaku Direktus PT Puri Larasarti Propertindo (PLP) dan Tommy Iswahyudi selaku karyawan PT PLP menghadapi vonis Majelis Hakim pada Jumat (20/06/2025). PT PLP merupakan […]

    Bagikan
  • Oknum Polisi Berpangkat IPTU Terlibat Narkoba, Kapolres Madiun Kota : Dalam Penyelidikan

    Oknum Polisi Berpangkat IPTU Terlibat Narkoba, Kapolres Madiun Kota : Dalam Penyelidikan

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Oknum polisi berinisial Iptu BS anggota Polsek Manguharjo Polres Madiun Kota ditangkap tim Satresnarkoba Polres Madiun Kota. Penangkapan tersebut dilakukan setelah aparat menemukan barang bukti narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 37 gram. Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto, membenarkan kejadian itu. Menurutnya, kasus masih dalam proses penyidikan sehingga belum […]

    Bagikan
  • Sinergi TNI-Polri Patroli Bersama dan Bagikan Bingkisan Kepada Warga Masyarakat

    Sinergi TNI-Polri Patroli Bersama dan Bagikan Bingkisan Kepada Warga Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dalam upaya penguatan sinergi antar TNI-Polri, Komandan Kodim 0804/Magetan bersama Kapolres Magetan mengadakan Patroli bersama di Kecamatan Barat dan Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan Rabu (26/03/2025). Kegiatan ini bagian dari menciptakan situasi dan kondisi yang aman dan nyaman bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Magetan,. Selain untuk menjaga kondusifitas wilayah juga memberikan bingkisan […]

    Bagikan
  • Relokasi Pedagang Pasar Sayur Magetan, Proses Penataan Masih Berjalan Play Button

    Relokasi Pedagang Pasar Sayur Magetan, Proses Penataan Masih Berjalan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana relokasi 164 pedagang yang selama ini berjualan di pelataran Pasar Sayur Magetan memasuki tahap konsolidasi lanjutan. Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) memastikan proses penataan ini tidak hanya memindahkan pedagang ke Los Baru di Jalan Tembus Timur. Namun, juga menyiapkan ekosistem perdagangan yang lebih tertib, nyaman, dan […]

    Bagikan
expand_less