Berita Terkini
Trending Tags

Harga Cabai Rawit di Ngawi Menembus Rp120 Ribu per Kilogram, Warga Mengeluh Beban Belanja Saat Ramadan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • visibility 263
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Harga cabai rawit Di Pasar Besar Ngawi melonjak tajam pada awal Ramadan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Ngawi melonjak tajam pada awal Ramadan. Di Pasar Besar Ngawi, komoditas ini kini dijual Rp120 ribu per kilogram, naik signifikan dari harga sebelumnya Rp95 ribu. Kenaikan tersebut membuat harga cabai setara dengan harga daging sapi yang juga berada di kisaran Rp120 ribu per kilogram.

Sebelum memasuki Ramadan, harga cabai rawit sempat turun dari Rp100 ribu menjadi Rp95 ribu per kilogram. Namun memasuki bulan puasa, harga justru kembali melesat. Bahkan di tingkat eceran, cabai rawit dijual lebih tinggi, yakni antara Rp125 ribu hingga Rp130 ribu per kilogram.

Tidak hanya cabai rawit, cabai merah keriting juga mengalami kenaikan. Dari sebelumnya Rp35 ribu, kini naik menjadi Rp50 ribu per kilogram. Lonjakan ini langsung dikeluhkan warga karena berimbas pada kebutuhan dapur sehari-hari.

Suryani, salah satu warga, mengaku terpaksa mengurangi pembelian. “Cabai mahal sekali, harganya sama seperti daging sapi. Mau tidak mau kami harus mengurangi belanja cabai,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).

Keluhan serupa disampaikan Winarti. Menurutnya, hampir semua kebutuhan dapur mengalami kenaikan. “Yang banyak dikeluhkan warga itu semua harga naik. Tapi kami paham mungkin barangnya memang susah, termasuk cabai yang sekarang tembus Rp120 ribu,” katanya.

Image Not Found
Harga Cabai Rawit di Ngawi Menembus Rp120 Ribu per Kilogram. Foto : Kusnanto-Sinergia

Dari sisi pedagang, kondisi ini sudah berlangsung beberapa hari terakhir. Bagus Widiyantoro, pedagang di pasar, menyebut cabai merupakan komoditas yang paling tinggi kenaikannya. “Ramadan ini cabai yang paling naik, sekarang sampai Rp120 ribu. Padahal sebelumnya Rp100 ribu dan sempat turun ke Rp95 ribu. Komoditas lain seperti telur dan bawang merah juga ikut naik,” jelasnya.

Selain cabai, sejumlah kebutuhan pokok lain juga mengalami kenaikan harga. Telur ayam yang sebelumnya dijual Rp28–29 ribu, kini menjadi Rp31 ribu per kilogram. Daging ayam naik dari Rp40 ribu menjadi Rp42 ribu per kilogram, sementara bawang merah yang semula Rp38 ribu kini mencapai Rp45 ribu per kilogram.

Kenaikan harga bahan pangan di awal Ramadan ini diprediksi masih akan berlanjut, bergantung pada pasokan di tingkat petani dan distribusi ke pasar tradisional.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bebek Bumbu Hitam Pulung, Perpaduan Rempah Medok dan Aroma Smoky yang Bikin Lidah Ketagihan

    Bebek Bumbu Hitam Pulung, Perpaduan Rempah Medok dan Aroma Smoky yang Bikin Lidah Ketagihan

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kepulan asap dari tungku kayu bakar dan aroma rempah yang menyeruak dari dapur menjadi sambutan pertama saat memasuki Warung Bebek Bumbu Hitam milik Aji Tria Manunggal di Desa Wagirkidul, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. Dalam setahun terakhir, warung ini mencuri perhatian para pecinta kuliner berkat sajian bebek bumbu hitam khas Madura yang […]

    Bagikan
  • Soroti Turunnya Kepercayaan Publik, Anton Solihin Dorong Reformasi DPRD Magetan

    Soroti Turunnya Kepercayaan Publik, Anton Solihin Dorong Reformasi DPRD Magetan

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya mengembalikan kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif menjadi perhatian serius anggota DPRD Magetan, Anton Solihin. Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa itu menilai DPRD harus kembali hadir sebagai institusi yang berpihak pada kepentingan masyarakat melalui kerja nyata, keterbukaan, serta pengawasan yang maksimal terhadap jalannya pemerintahan daerah. Anton menegaskan, politik tidak semata-mata berkaitan […]

    Bagikan
  • Rumah Pria 29 Tahun Sebatang Kara Ludes Terbakar

    Rumah Pria 29 Tahun Sebatang Kara Ludes Terbakar

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – 1 rumah ludes terbakar di Jalan Bali Gang II RT 13 RW 8 Kelurahan/Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun pada Rabu (22/1/2025). Pemilik rumah Wahyu Herianto (29) bisa menyelamatkan diri saat kebakaran terjadi. Wahyu yang tinggal seorang diri di rumah itu nampak shock dan ditenangkan oleh para tetangga. Menurut Teguh Cahyo Adi, […]

    Bagikan
  • Harga Bumbu Dapur Melonjak di Magetan Jelang Nataru, Pedagang Keluhkan Pasar Sepi

    Harga Bumbu Dapur Melonjak di Magetan Jelang Nataru, Pedagang Keluhkan Pasar Sepi

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, sejumlah komoditas bumbu dapur di Pasar Sayur Magetan mengalami kenaikan harga cukup signifikan. Para pedagang menyebut lonjakan ini dipicu oleh intensitas hujan yang mulai tinggi, menyebabkan banyak tanaman rusak dan gagal panen. Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai rawit dari sebelumnya berkisar Rp. 45–50 ribu […]

    Bagikan
  • Kursi Plt Ketua DPRD Magetan Masih Kosong, Tunggu Usulan dari PKB

    Kursi Plt Ketua DPRD Magetan Masih Kosong, Tunggu Usulan dari PKB

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Kabupaten Magetan hingga kini masih menunggu keputusan dan usulan resmi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sebagai partai yang memiliki kursi Ketua DPRD, PKB memiliki kewenangan penuh untuk menentukan siapa anggota fraksinya yang akan ditunjuk sebagai Plt Ketua DPRD. Plt Sekretaris DPRD Magetan, Yok Sujarwadi, […]

    Bagikan
  • Satresnarkoba Polres Madiun Dalami Peran Oknum Anggota Polisi Jadi Pengedar Sabu 

    Satresnarkoba Polres Madiun Dalami Peran Oknum Anggota Polisi Jadi Pengedar Sabu 

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Citra Kepolisian Republik Indonesia kembali tercoreng setelah seorang oknum anggota Polres Madiun Kota berinisial HD ditetapkan sebagai tersangka kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu. HD tak hanya terbukti sebagai pengguna, tetapi juga berperan sebagai pengedar. Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan HD telah ditahan dan saat ini menjalani proses hukum pidana […]

    Bagikan
expand_less