Dramatis! Nenek 72 Tahun Dijambret Usai Keluar Kamar Mandi, Pelaku Ternyata Orang Dekat
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 33
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Seorang wanita paruh baya bernama Janem (55), warga Kelurahan Tawanganom, Kecamatan/Kabupaten Magetan, diamankan warga setelah nekat menjambret kalung emas milik mantan majikannya, Selasa (3/3/2026) pagi. Aksi tersebut dilakukan di rumah korban, Sukini (72), warga Kelurahan Sukowinangun.
Insiden berlangsung sekitar pukul 06.30 WIB, ketika korban baru keluar dari kamar mandi dan mendapati seseorang telah masuk ke dalam rumah. Pelaku mengenakan helm, masker, serta sarung tangan hitam, sehingga wajahnya tidak dikenali. Saat korban menanyakan identitasnya, pelaku justru langsung mendekat, mencekik korban, lalu menarik paksa kalung emas seberat 8 gram yang ia kenakan.
Korban, Sukini, mengaku terkejut sekaligus takut saat mendapati pelaku masuk rumah tanpa izin. “Saya curiga karena dia pakai helm dan masker. Begitu saya tanya siapa, dia langsung menarik kalung saya sampai putus. Saya teriak minta tolong, lalu warga datang menangkapnya. Setelah dibuka penutup wajahnya, ternyata dia orang yang pernah saya pekerjakan,” kata Sukini.
Usai merampas perhiasan senilai sekitar Rp9 juta itu, pelaku melarikan diri ke arah Jalan Raya Mayjen Sungkono. Korban berteriak meminta pertolongan, sehingga warga sekitar bergegas melakukan pengejaran. Pelaku akhirnya berhasil ditangkap tak jauh dari lokasi. Ketika penutup wajah dilepas, warga terkejut karena mengenali pelaku sebagai mantan pekerja korban yang dulu membantu berjualan nasi.

Dalam upaya kabur, pelaku sempat membuang kalung emas ke sebuah taman di tengah jalan. Barang bukti itu berhasil ditemukan warga sebelum pelaku diserahkan kepada polisi.
Cucu korban, Febri Susila Aji, mengatakan dirinya ikut mengejar pelaku saat mendengar teriakan neneknya. “Saya ikut mengejar, tapi pelakunya sempat lari ke jalan raya. Syukurlah warga bisa menangkapnya dan menemukan kalung nenek,” ujar Febri.
Kapolsek Magetan, AKP Ika Wardani, menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari korban.
“Begitu ada laporan, kami langsung melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi. Dalam waktu singkat pelaku berhasil kami identifikasi dan amankan beserta barang bukti,” ujarnya.
Barang bukti yang diamankan petugas meliputi kalung emas 8 gram dan liontin, helm hitam, sarung tangan hitam, serta masker hitam.
“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang Lebaran saat kasus kriminalitas cenderung meningkat. Hindari memakai perhiasan yang mencolok di tempat umum, dan segera laporkan jika melihat hal mencurigakan,” imbuhnya.
Pelaku kini menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Magetan untuk pendalaman motif, yang diduga kuat berkaitan dengan himpitan ekonomi dan utang pribadi. (kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez


